Sering Marah-Marah Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

0
232
Sering Marah-Marah Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

KESEHATAN,- Manusia dibekali dengan perasaan yang bisa berubah-ubah. Hal yang dapat mengganggu perasaan biasanya dapat membuat emosi dan jika tidak bisa dikontrol akan terluapkan melalui sering-marah-marah.

Marah mungkin hal yang wajar, namun apabila sering meluapkan kemarahan apakah ada efeknya?

Ketika meluapkan semua kemarahan, otot otot pada tubuh akan tegang. Pada kondisi marah tertentu, seseorang bahkan bisa mengalami gangguan pencernaan dan perubahan zat kimia pada otak.

Perubahan pada tubuh tersebut jika berlangsung dalam waktu yang panjang dapat mengganggu kesehatan tubuh lhoh.

Efek Sering Marah-Marah bagi Kesehatan Tubuh

Ketika emosi tidak terkontrol dan terluapkan melalui marah yang tidak terkontrol, maka efek yang ditimbulkan bukan hanya pada psikologis saja, tapi juga akan berefek pada kondisi fisik tubuh. Nah, berikut adalah beberapa dampak marah marah bagi kesehatan tubuh.

1. Sakit Kepala

Sakit kepala bermacam macam, mulai sakit kepala sebelah, migrain atau sakit kepala pada bagian tertentu. Faktor penyebab sakit kepala pun bisa bermacam macam, salah satunya adalah karena marah marah.

Ketika luapan marah terlalu besar, seseorang dapat secara tiba tiba mengalami sakit kepala. Kenapa hal ini terjadi ? Karena ketika marah, otot otot akan berkontraksi dan terjadi perubahan zat kimia pada otak secara signifikan, sehingga menimbulkan sakit kepala.

2. Tekanan darah tinggi

Ketika seseorang marah, tubuh menjadi tegang akibat otot yang berkontraksi. Hal ini dapat membuat tekanan darah menjadi tinggi. Dalam beberapa kasus, orang yang memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi, dapat dengan mudah terkena tekanan darah tinggi ketika sedang marah. Bahkan tekanan darah tinggi dapat menyebabkan stroke.

3. Masalah pencernaan

Efek kemarahan yang diluapkan terlalu sering adalah pada masalah pencernaan. Hal ini diakibatkan dari sistem pencernaan yang berhenti sementara ketika seseorang marah. Jika hal ini berlangsung dalam jangka waktu lama, maka dapat menimbulkan penyakit pencernaan lebih parah lagi.

4. Serangan jantung

Selain depresi, serangan jantung dapat datang tiba-tiba ketika seseorang marah atau menahan emosi yang begitu besar. Meski begitu, meluapkan emosi dengan marah marah bukan hal yang baik dilakukan, justru efeknya sangat fatal bagi penderita penyakit jantung.

Dalam sebuah penelitian terbaru yang telah dipublikasikan dalam The European Heart Journal Acute Cardiovascular Care, seseorang yang sering marah akan meningkatkan resiko hingga 8,5 kali terkena serangan jantung. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here