Berita

Sempat Menguat, Akhirnya Asing Beramai-ramai Lepas Saham UNVR

Reportasee. COM – Saham UNVR merupakan salah satu yang masuk daftar bluechips atau lapis satu.

Saham yang memiliki harga jual tinggi dan banyak diincar para investor.

Saham merupakan salah satu investasi yang sejak lama banyak dipilih.

Meskipun baru beberapa tahun dikenal dan banyak dipilih.

Hal tersebut karena semakin banyak informasi yang didapat mengenai investasi.

Saham tergolong sebagai investasi yang cukup aman serta waktunya dapat disesuaikan.

Dapat digolongkan pada investasi jangka panjang juga pendek.

Sering dikatakan sebagai investasi yang paling aman dan tak mungkin bisa membuat Anda rugi.

Padahal semua investasi ada resiko kerugian baik kecil maupun besar.

Begitu pula dengan investasi di saham yang dikatakan minim resiko.

Sesungguhnya ada saham yang minim resiko dan ada yang tidak.

Karena terdapat beberapa jenis saham.

Seperti saham UNVR yang merupakan jenis atau lapis atas.

Sehingga dinilai pasti menguntungkan karena kondisinya yang cenderung stabil serta termasuk perusahaan yang membagikan deviden.

Menjadi salah satu saham yang paling banyak diincar terutama oleh para spekulan.

Karena meskipun saham ini stabil dan cenderung meningkat tapi adakalanya mengalami koreksi.

Karena investasi saham merupakan transaksi satu arah, Anda perlu menguasai investasi ini terlebih dahulu.

Apalagi jika Anda tak memiliki dana tak terlalu besar, mungkin tak bisa membeli UNVR.

Anda perlu mempelajari dan mengetahui saham yang hendak dibeli.

Agar sesuai dengan rencana investasi.

Anda bisa mendapat keuntungan yang cukup besar, asalkan mengetahui cara yang tepat.

Tapi jangan heran jika kemudian terjadi aksi lepas saham secara besar-besaran.

Bisa jadi itu merupakan aksi spekulan atau karena berita seputar perusahaan milik saham tersebut.

Terkadang isu yang beredar bisa pula menjadikan aksi lepas saham tertentu.

Hal itu pula yang terjadi pada pasar efek jumat kemarin.

Fenomena Asing Lepas Saham UNVR

Saham milik perusahaan Unilever telah dikenal sebagai bluechips.

Salah satu saham yang memiliki harga cukup tinggi juga banyak diincar.

Baik oleh investor atau pun spekukan.

Karena harga suatu saham tak mungkin terus naik tanpa ada koreksi.

Karena investasi di saham merupakan perdagangan satu arah.

Dimana Anda hanya bisa memulai dengan membeli.

Anda yang sebelumnya terbiasa dengan perdagangan dua arah seprti forex, harus belajar kembali.

Di investasi atau transaksi saham, sama dengan forex.

Dimana terdapat faktor-faktor yang mempengaruhu sebuah aksi beli atau pun jual.

Seperti fenomena pada akhir perdagangan minggu ini.

Pada perdagangan hari jumat, terjadi aksi lepas saham UNVR secara besar-besaran oleh pihak asing.

Hal tersebut tentu saja berbeda atau terbalik dengan saham BBRI.

Dimana pada beberapa jari sebelumnya, asing memborong saham bank plat merah tersebut.

Aksi lepas saham tersebut tentu saja cukup membuat harga sahamnya menurun.

Padahal pada perdagangan sebelumnya, UNVR sempat menguat.

Aksi lepas saham ini tentu saja memberikan pengaruh pada pasar saham Indonesia.

Sempat ke zona hijau, akhirnya harus ditutup melemah ke zona merah.

Meskipun ada pula tak semua saham mengalami penurunan.

Ada 168 saham yang mengalami kenaikan dan 301 yang melemah.

Sektor keuangan merupakan yang terbesar mengalami penurunan sebesar 0,99 %.

Sedangkan yang mengalami penguatan adalah sektor industri dasar, sebesar 0,79 %.

Alasan Saham UNVR Banyak Diminati

Memiliki saham sebuah perusahaan tentulah karena tujuan tertentu.

Selain sebagai investasi jangka panjang atau mengharap keuntungan saat harga naik.

Pada perdagangan atau investasi terdapat ratusan saham.

Kesemua saham tersebut terbagi menjadi tiga tingkat atau lapis.

Diantara ketiga lapis saham tersebut, lapis satu atau bluechips yang paling banyak diminati.

UNVR adalah salah satu yang banyak diincar saat mengalami koreksi.

Karena perdagangan saham ini selalu diawali dengan membeli, sehingga umumnya menunggu sebuah koreksi.

Hal tersebut biasa dilakukan pada saham-saham besar.

Berbeda jika Anda ingin bermain cepat atau pun tik tak.

Namun, jika ingin aman dan stabil, UNVR salah satunya. S

elain karena kondisi perusahaan serta tak terlalu fluktuatid.

UNVR juga membagikan deviden kepada semua pemegang sahamnya.

Hal inilah yang menjadi kelebihan sekaligus daya tariknya.

Apalagi Unilever merupakan perusahaan besar yang produknya digunakan oleh banyak orang.

Bukan hanya perusahaan di Indonesia saja tapi telah mendunia.

Berbagai produk yang dihasilkannya berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari.

Sehingga akan sulit dibayangkan jika nantinya mengalami kebangkrutan karena produknya.

Kecuali karena hal besar lain yang tak terduga.

Saham perusahaan ini memiliki harga yang cukup tinggi dan setiap ada koreksi pasti akan langsung diikuti aksi beli.

Apalagi perusahaan ini memiliki keuntungan cukup besar sehingga deviden yang dibagikan pun tak sedikit.

Apa Itu Deviden

Anda yang terbiasa bermain atau mengikuti perdagangan saham, pasti tak asing dengan istilah deviden.

Meskipun deviden tak dimiliki oleh semua saham yang ditransaksikan di bursa.

Hanya beberapa perusahaan besar yang membagikan deviden kepada pemegang saham.

Anda yang memiliki saham UNVR akan mendapatkan juga deviden dari perusahaan tersebut.

Deviden sendiri adalah bentuk keuntungan atau laba besar sebuah perusahaan yang telah dibukukan.

Deviden yang dibagikan kepada pemegang saham setelah dilakukan perhitungan.

Perhitungannya adalah setelah laba bersih dikurangi laba yang ditahan.

Sedangkan laba yang ditahan merupakan laba yang digunakan untuk melakukan pelebaran atau ekspansi usaha serta lainnya.

Besar yang deviden yang nantinya akan diterima merupakan hasil pembagian terhadap jumlah saham yang ada.

Dengan demikian semakin besar saham yang Anda miliki, akan semakin besar juga deviden yang akan diterima nantinya.

Tak heran jika kemudian saham UNVR banyak diminati dan diincar karena termasuk yang membagikan deviden.

Daftar Perusahaan Yang Membagikan Deviden

Bagi Anda yang menyukai bertransaksi saham bluechips pasti mengetahui mengenai deviden.

Meskipun tak semua perusahaan pemilik saham tersebut membagikan deviden.

Dari sekian banyak perusahaan dilantai bursa, hanya beberapa saja.

Deviden merupakan salah satu yang menjadi tujuan investor atau pelaku pasar.

Selain keuntungan dari selisih harha jual dan beli atau capital gain.

Begitu pula dengan para pemegang saham UNVR di bursa efek Indonesia.

Meskipun pada akhir perdagangan jumat kemarin mengalami kelemahan.

Dengan menurutnya harga saham tersebut akibat dari aksi lepas saham oleh pihak asing.

Saham dari Unilever ini tetap memiliki daya tarik lainnya yaitu deviden.

Bukan hanya Unilever saja, berikut ini beberapa perusahaan yang melakukan pembagian deviden.

1. Astra Agro Lestari Tbk atau AALI

2. Asuransi Bina Dana Arta Tbk atau ABDA

3. Adhi Karya (persero) Tbk atau ADHI

4. AKR Corporindo Tbk atau AKRA

5. Aneka Tambang (persero) Tbk atau ANTM

6. Aqua Golden Missisipi Tbk atau AQUA

7. Astra Graphia Tbk atau ASGR

8. Astra Internasional Tbk atau ASII

9. Astra Otoparts Tbk atau AUTO

10. Sepatu Bata Tbk atau BATA

11. Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk atau BBRI

12. Bank Central Asia Tbk atau BBCA

13. Bank Negara Indonesia Tbk atau BBNI

14. Bank Danamon Tbk atau BDMN

15. Bank Mandiri (persero) Tbk atau BMRI

16. Gudang Garam Tbk atau GGRM

17. Kalbe Farma Tbk atau KLBF

18. Perusahaan Gas Negara (persero) Tbk atau PGAS

19. Timah (persero) Tbk atau TINS

20. Telekomunikasi Indonesia (persero) Tbk atau TLKM

21. Unilever Indonesia Tbk atau UNVR


Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Back to top button