Sejarah Jawa Barat Ibu Kota Bandung

0
165
Sejarah Jawa Barat Ibu Kota Bandung

Sejarah Jawa Barat. Jangan sekali kali melupakan sejarah. Itulah ungkapan yang dilontarkan oleh Presiden Soekarno. Artinya, seseorang tidak boleh melupakan dimana ia berasal. Jangan sampai terjadi seperti pepatah yang mengatakan “kacang lupa akan kulitnya”.

Bagi anda yang berada di Jawa Barat, maka harus mengenal sejarah Jawa Barat. Dan bagi anda yang bukan penduduk Jawa Barat bisa mempelajari asal usul Jawa Barat.

Jawa Barat yang beribukota di Bandung memiliki karakter dan ciri khas. Terutama kota Bandungnya dengan sejumlah tempat wisata, kuliner, hotel, pusat belanja dan bisnis. Seperti Gedung Sate, ITB, dll.

Jika dahulu ibukota propinsi Jawa Barat, Bandung terkenal kumuh. Sekarang berbeda sejak kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang dilanjutkan oleh Ridwan Kamil.

Kota Bandung menjadi lebih bersih rapi dan maju. Dan menjadi salah satu kota ternyaman di Indonesia.

Sejarah Jawa Barat Penjajahan Belanda

Berbicara mengenai sejarah Jawa Barat maka kita akan kembali meninjau kepada masa lalu yakni sebelum terbentuknya pemerintahan propinsi Jawa Barat dan setelahnya.

Kilas balik di tanggal 8 Maret 1942 merupakan terjadinya peristiwa berakhirnya penjajahan Belanda di Indonesia dan digantikan oleh penjajahan Jepang.

Pada mulanya kedatangan bala tentara Jepang ke tanah air mendapatkan respon sangat baik dari masyarakat Indonesia. Karena negara Jepang menganggap negara Indonesia sebagai adik saudara.

Dan bangsa Indonesia menganggap negara Jepang sebagai satu saudara se Asia yang akan membantu negara Indonesia menjadi negara merdeka, adil dan makmur. Namun kenyataannya berlainan.

Indonesia menjadi sapi perah bala tentara Jepang. Hasil pertanian, perkebunan hingga hasil hutan banyak dibawa ke Jepang sebagai logistik untuk bela tentara Jepang.

Romusha

Begitupula orang Indonesia banyak dijadikan tenaga kerja yang dikenal romusha untuk bekerja pada proyek pembangunan infrastruktur jalan tanpa upah dan tak manusiawi.

Sebagian gadis Indonesia dijadikan budak seks yang menambah kebencian bangsa Indonesia terhadap pendudukan Jepang di Indonesia.

Akibat penjajahan Jepang membawa kesengsaraan bagi rakyat Indonesia sangat besar.

Pada tahun 1944 terjadi berbagai peristiwa pemberontakan dari rakyat Indonesia di sejumlah daerah. Seperti pemberontakan PETA yang dipelopori oleh anak muda bernama Supriyadi.

Dalam perang di Asia Timur Raya yang terus bergelora, bala tentara Jepang mengalami beberapa kekalahan secara berurutan.

Pemerintahan Jepang mengumumkan akan membantu rakyat Indonesia untuk membentuk negara merdeka jika mereka bersedia membantu Jepang dalam peperangan di Asia Timur Raya.

Kekalahan Jepang

Kondisi bala tentara Jepang semakin memburuk. Kekalahannya dalam sejumlah pertempuran membuat sebagian rakyat Jepang mengalami keputusasaan.

Tanggal 7 Agustus 1945, untuk mewujudkan janjinya maka Pemerintah Jepang membentuk sebuah lembaga untuk mempersiapkan kemerdekaan negara Indonesia yang dikenal PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia).

Adapun yang menjadi Ketua PPKI adalah Ir Soekarno. Dan Wakil Ketua PPKI adalah Drs Moehammad Hatta. Pada rapat PPKI yang pertama disepakati rencana untuk memproklamirkan kemerdekaan negara Indonesia.

Pada tanggal 14 Agustus 1945 terjadi pengeboman kota Nagasaki dan Hiroshima di Jepang yang membuat pemerintahan militer Jepang menyerah tanpa syarat kepada pihak sekutu.

Tanggal 16 Agustus 1945 di negara Indonesia terjadinya kekosongan kekuasaan. Para pemuda Indonesia memaksa Ir Soekarno untuk memproklamirkan kemerdekaan negara Indonesia.

Ir Soekarno dan Moehammad Hatta

Hingga para pemuda terpaksa menculik Ir Soekarno dan Drs Moehammad Hatta untuk dibawa ke Rengasdengklok untuk menyatakan kemerdekaan Indonesia.

Pada tanggal 17 Agustus 1945, Ir Soekarno dan Drs Mohammad Hatta sebagai perwakilan bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaan negara Indonesia. Dengan demikian, Indonesia resmi menjadi negara berdaulat dan merdeka.

Setelah menjadi negara merdeka, PPKI mengadakan rapat yang menetapkan Ir Soekarno sebagai presiden RI dan wakil presiden Drs Mohammad Hatta.

Kemudian disusunlah 12 kementerian dan ditetapkan 8 propinsi yang tergabung di negara Indonesia yaitu propinsi Sunda Kecil, Maluku, Sulawesi, Borneo, Sumatera, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Mr. P. Sutarjo Kartohadikusumo

Setiap propinsi dikepalai oleh Gubernur. Dan propinsi Jawa Barat dikepalai oleh Gubernur pertama bernama Mr. P. Sutarjo Kartohadikusumo.

Itulah sejarah Jawa Barat singkat yang berdiri pada tanggal 19 Agustus 1945. Pada awalnya kedudukan Gubernur Jawa Barat berada di Jakarta.

Namun sejak bulan September 1945, Jawa Barat memiliki ibukota tersendiri yakni Bandung dan kedudukan Gubernur Jawa Barat pindah ke kota Bandung sebagai pusat pemerintahan propinsi Jawa Barat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here