Peta Kabupaten Ciamis dan Sejarahnya

0
430
Sejarah dan Perubahan Peta Kabupaten Ciamis

JABAR,- Peta Kabupaten Ciamis mengalami perubahan. Perubahan itu terjadi sejak pemekaran Banjar pada 11 Desember 2002 dan pemekaran Pangandaran pada 25 Oktober 2012. Wilayah Kecamatan di Kabupaten Ciamis jumlahnya sebanyak 27 wilayah. Sedangkan jumlah desa sebanyak 265 desa. Pusat pemerintahan Kabupaten Ciamis berada di wilayah Kecamatan Ciamis.

Kabupatén Ciamis sendiri merupakan sebuah kabupaten di wilayah Provinsi Jawa Barat. Kabupaten ini berada di bagian tenggara wilayah Jawa Barat. Di sebelah utara, kabupaten ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan.

Di bagian timur, berbatasan dengan wilayah Kabupaten Cilacap dan Kota Banjar. Di bagian selatan, berbatasan dengan Kabupaten Pangandaran. Dan di bagian barat berbatas dengan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

Sejarah Ciamis

Seorang sejarawan bernama W.J Van der Meulen, menyebutkan bahwa pusat Kerajaan Galuh berada di wilayah Kawali. Dia berpendapat, kata “Galuh” berasal dari kata “Sakaloh” yang artinya “dari sungai aslinya”. Sedangkan di lidah Banyumas, kata ini menjadi “segaluh”. Dan dalam bahasa sansekerta, kata “galuh” berarti sejenis batu permata atau puteri raja yang belum menikah.

Referensi mengenai sejarah ini berasal dari historiografi tradisional berisi mitos, dongeng dan legenda. Sumber bacaan yang dijadikan referensi diantaranya “Carios Wiwitan Raja-raja di Pulo Jawa”, “Wawacan Sajarah Galuh”, dan juga naskah “Sejarah Galuh bareng Galunggung”, “Ciung Wanara”, “Carita Waruga Guru”, dan “Sajarah Bogor”.

Sumber bacaan berupa naskah ini kebanyakan ditulis pada abad ke 18 sampai abad ke 19. Sebagian naskah lagi, seperti “Sanghyang Siksakanda ‘Ng Karesian”, dan “Carita Parahyangan” ditulis tidak jauh dari masa Kerajaan Galuh.

Tim Peneliti Sejarah Galuh tahun 1972, mengungkapkan, Kerajaan Galuh berdiri tidak lepas dari tokoh ratu pertama, yakni Ratu Galuh. Di wilayah Galuh sendiri terdapat banyak nama kerajaan.

Berikut ini diantaranya;

  1. Kerajaan Galuh Sindula, berlokasi di Lakbok dan beribukota Medang Gili (tahun 78 Masehi).
  2. Kerajaan Galuh Rahyang, berlokasi di Brebes dengan ibukota Medang Pangramesan;
  3. Galuh Kalangon, berlokasi di Roban, dan beribukota Medang Pangramesan.
  4. Galuh Lalean, berlokasi di Cilacap dan beribukota di Medang Kamulan.
  5. Galuh Pataruman, berlokasi di Banjarsari dan beribukota di Banjar Pataruman.
  6. Galuh Kalingga, berlokasi di Bojong dan beribukota di Karangkamulyan.
  7. Galuh Tanduran atau Pangauban, berlokasi di Pananjung dan beribukota di Bagolo.
  8. Galuh Kumara, berlokasi di Tegal dan beribukota di Medangkamulyan.
  9. Galuh Pakuan, beribukota di Kawali.
  10. Pajajaran, berlokasi di Bogor dan beribukota Pakuan.
  11. Galuh Pataka, berlokasi di Nanggalacah dan beribukota Pataka.
  12. Kabupaten Galuh Nagara Tengah, berlokasi di Cineam dan beribukota Bojonglopang kemudian Gunungtanjung.
  13. Kabupaten Galuh Imbanagara, berlokasi di Barunay (Pabuaran) dan beribukota di Imbanagara.
  14. Kabupaten Galuh, berlokasi di Cibatu dan beribukota di Ciamis (sejak tahun 1812).

Informasi mengenai sejarah kerajaan galuh sampai perubahannya menjadi Kabupaten Ciamis, termasuk tokoh raja-raja, kemudian Bupati Galuh hingga Bupati Ciamis sudah banyak diulas di banyak media, mulai dari blog, media elektronik maupun cetak.

Informasinya bisa dicari di Peta Kabupaten Ciamis atau di google dengan kategori Berita Ciamis. Atau dengan mengakses media-media lokal yang ada di Kabupaten Ciamis. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here