Sejarah Bali dari Kerajaan Hingga Masa Kini

0
142
Sejarah Bali dari Kerajaan Hingga Masa Kini

Reportasee.com,- Kondisi Bali saat ini tentu saja tidak lepas dari sejarah bali dan perkembangannya yang sangat panjang. Terbentuknya kultur budaya di Bali yang sangat kompleks seperti sekarang mengindikasikan bahwa Bali mengalami proses perubahan yang panjang dan rumit.

Masa Kerajaan Majapahit

Sebelum dikuasai oleh Kerajaan Majapahit, Pulau Bali sudah di pimpin oleh Kerajaan Bedahulu. Namun, Bali berhasil di pegang oleh Majapahit setelah Patih Gajah Mada melakukan ekspedisi ke Bali untuk memerluas daerah kekuasaan Majapahit.

Sejarah Bali terus berlanjut hingga Bali di perintah oleh Sri Kresna Kepakisan. Sampai pada tahun 1680-an, Kerajaan di Bali terpecah menjadi beberapa Kerajaan kecil seperti Kerajaan Badung, Mengwi, Bangli, Buleleng, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Tabanan dan Denpasar.

Baca: Bali Island, Pesonanya yang Begitu Menawan

Intervensi Belanda pada tahun 1846

Pada tahun 1800-an, Bali masih dikuasai oleh beberapa kerajaan yang masih bertahan. Sebelum akhirnya, Kerajaan kerajaan di Bali mendapat pengaruh intervensi oleh Belanda yang melakukan ekspedisi perdagangan di beberapa wilayah Nusantara, tak terkecuali dengan Bali.

Belanda melalui asosiasi dagangnya, VOC, merasa beberapa peraturan kerajaan di Bali menghalangi tujuan mereka untuk mengeksploitasi SDA di Bali saat itu. Terjadinya hubungan antara Bali dengan Belanda dalam hal perdagangan membuat Bali cukup dikenal diberbagai daerah diluar Nusantara.

Kekalahan perang antara kerajaan-kerajaan di Bali dengan Belanda, membuat Bali sepenuhnya jatuh ketangan Belanda. Hal ini juga mengakhiri pemerintahan kerajaan di Bali. Secara administratif, Bali masuk kedalam daerah kekuasaan  Belanda ketika menduduki wilayah di Indonesia.

Sejarah Bali setelah Indonesia Merdeka

Setelah Indonesia sepenuhnya merdeka dari Belanda, Bali pun ikut berpindah tangan dari Belanda ke pemerintah Indonesia. Meski tidak lagi menjadi Pulau yang dipimpin oleh raja, Bali tetap menjaga kebudayaannya sejak zaman kerajaan.

Bahkan sebelum Indonesia menjunjung tinggi Bhineka Tungga Ika, Bali sudah menerapkan itu semua dalam bentuk sikap toleransi antar umat beragama, budaya dan norma sosial.

Hingga pada akhirnya, Bali terkenal ke berbagai belahan dunia dan sering dikunjungi turis setiap tahunnya. Keterbukaan masyarakat Bali terhadap wisatawan luar menyebabkan pengaruh yang cukup besar terhadap keragaman warga Bali khususnya akulturasi budaya. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here