Saturnus Miliki Medan Magnet Seperti Madu

0
591
Saturnus Miliki Medan Magnet Seperti Madu
Foto : Saturnus

Reportasee.comSaturnus memiliki medan magnet seperti madu. Penelitian ini dikemukakan oleh pesawat ruang angkasa Cassini yang masuk ke Planet tersebut pada 2017 silam.

Dilansir dari Space, medan magnet aneh yang dimiliki Saturnus membentuk bagian dalamnya serupa dengan madu. Cassini telah mengakhiri misi penjelajahan mereka yang berlangsung hampir dua dekade terakhir.

Penelitian terakhir itu telah terbukti sangat bermanfaat bagi para ilmuwan. Beberapa di antaranya kini telah menggunakan data dari transmisi terakhir Cassini untuk membuat penemuan luar biasa tentang Saturnus.

Baca:   Fosil Dinosaurus Baru-baru Ini Ditemukan di Prancis

Salah satu penemuan yang menonjol yaitu interior cair raksasa gas itu mungkin kental dan mengalir layaknya madu.

Raksasa gas ini memiliki inti logam padat yang dikelilingi oleh lapisan bahan berbatu. Pada gilirannya, itu dikelilingi oleh lapisan hidrogen logam cair yang diselimuti oleh lapisan hidrogen cair.

Ketika Cassini Tiba di Saturnus

Ketika Cassini terjun pertama kali ke Saturnus, ia mengukur medan gravitasi Planet.

Di bagian luarnya itu adalah lapisan gas berselimut angin kencang dikenal sebagai aliran jet yang berputar-putar di sekitar atmosfer Planet tersebut.

Baca:   Jenis Badai Baru Saturnus Bingungkan Astronom

Dengan menggunakan pengukuran itu, para ilmuwan menentukan bahwa aliran jet berhenti sekitar 8.500 kilometer (5.281 mil) di dalam Planet itu. Tetapi tidak ada yang tahu mengapa angin berhenti pada kedalaman tertentu.

Ini merupakan beberapa studi yang layak kita ketahui tentang Planet tersebut sebelum Cassini keluar dari misi ruang angkasa.

Studi Baru Tentang Saturnus

Tahun ini, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Physical Review Fluids, tim peneliti internasional merinci model teoritis Planet tersebut yang menurut mereka dapat memberikan jawabannya.

Baca:   Venus Diselimuti Bercak Gelap Misterius

“Jauh ke dalam Saturnus yang tekanannya tinggi, gas menjadi cairan yang menghantarkan listrik dan lebih kuat dipengaruhi oleh medan magnet Planet ini,” kata peneliti Navid Constantino dalam siaran pers Physical Review Fluids.

Ia pun menegaskan, cairan pengaliran listrik yang mengalir akan menekuk atau mengubah medan magnet. Mereka menunjukkan bahwa distorsi medan magnet membuat cairan lebih kental seperti madu.

“Temuan kami memberikan cara yang menjanjikan untuk menafsirkan data dari misi Planet dan menawarkan pemahaman yang lebih baik tentang Planet-Planet di Tata Surya,” tambahnya. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here