Samsung Message Guard: Cegah Serangan Tanpa Klik

Fitur Samsung Message Guard merupakan salah satu pembaharuan One UI 5.1 perusahaan Samsung yang menakjubkan.

Memang pembaruan One UI 5.1 samsung menghadirkan pencapaian yang cukup untuk mengatasi firmware ponsel tersebut.

Tak heran jika One UI 5.1 hadir dengan berbagai fitur terbaru dan menyempurnakan layanan yang sudah ada sebelumnya.

Menariknya lagi, One UI 5.1 juga dapat meningkatkan keamanan terhadap serangan siber lewat tambahan terbaru yang bernama Samsung Message Guard.

Kehadiran Fitur Tambahan Samsung Message Guard

Sebagai informasi, untuk saat ini fitur Samsung Message Guard baru tersedia untuk seri Samsung Galaxy S23.

Kendati demikian, perusahaan mengatakan bahwa Message Guard akan dirilis secara bertahap ke smartphone lainnya.

Bukan itu saja, Samsung juga menyebut bahwa Message Guard akan dirilis oleh Tablet Galaxy yang menjalankan One UI 5.1 pada akhir tahun ini.

Dengan fitur tersebut, Samsung menggambarkan eksploitasi tanpa klik sebagai ancaman keamanan siber terbaru.

Sebab eksploitasi sejenis itu memungkinkan penyerang melampirkan kode berbahaya ke gambar, lalu mengirimkannya ke ponsel pengguna.

Tak sampai di situ, serangan juga bisa menginfeksi perangkat pengguna bahkan tanpa berinteraksi dengan lampiran gambar maupun membuka pesan sekalipun.

Memang serangan seperti itu tak tercatat terjadi di smartphone maupun tablet Galaxy.

Kendati demikian, perusahaan Samsung ingin satu langkah lebih maju dalam soal keamanan seluler.

Apalagi faktanya ancaman tersebut terus saja berkembang di kalangan pengguna ponsel.

Di situlah elemen Samsung Message Guard yang baru dirilis akan berperan melindungi ponsel.

Message Guard Menjebak Ancaman Sebelum Membahayakan

Sebagai informasi, Message Guard seperti kotak pasir yang canggih atau disebut oleh perusahaan sejenis karantina virtual.

Sistem tersebut menjebak gambar yang diterima oleh pengguna di dalam kotak pasir yang diisolasi perangkat lainnya.

Bukan itu saja, sistem satu ini menganalisa gambar sedikit demi sedikit dalam lingkungan yang tak terkendali.

Hal ini akan mencegah potensi kode berbahaya mengakses file dalam penyimpanan ponsel atau berinteraksi dengan sistem operasi.

Samsung menuturkan, pelanggaran data sudah menjadi semakin umum, dengan tingkatan lebih dari 3 kali lipat antara tahun 2013 dan 2021.

Di luar eksploitasi tanpa ada klik, perusahaan Samsung berupaya menjaga keamanan pengguna smartphone dan tablet Galaxy lewat platform Knox.

Sistem keamanan Samsung yang terakhir mencegah serangan lewat format video dan audio.

Karena itulah, Message Guard merupakan tambahan terbaru untuk serangkaian keamanan seluler Samsung.

Fitur ini juga upaya selangkah lebih maju Samsung untuk melindungi para pengguna Galaxy secara preemtif dari serangan di dunia maya.

Fitur One UI 5.1 yang Mengejutkan

Tak hanya Message Guard, pembaruan One UI 5.1 dari Samsung turut menghadirkan fitur menarik lainnya.

Salah satu fitur menarik tersebut yaitu perubahan pada UI terkecil dan terus berbeda sampai saat ini.

Itu merupakan perubahan yang bisa diberi label eye candy atau easter egg untuk para penggunanya.

Bukan itu saja, perubahan tersebut juga bisa membantu pengguna untuk membedakan antara perangkat audio Bluetooth yang saling terhubung.

Masih berkaitan dengan UI di pembaruan teranyar, pengguna akan menemukan penggeser volume dengan tampilan yang berubah.

Kini, ponsel Galaxy yang mengeluarkan audio ke Galaxy Buds menampilkan penggeser volume di hendset yang disertai dengan ikon kecil berbentuk buds.

Selain itu, ketika menyambungkan ponsel ke speaker eksternal atau soundbar, pengguna masih mendapat ikon Bluetooth dengan ikon penggeser volume seperti biasanya.

Apa pun perubahan pada One UI 5.1, para pengguna jelas menganggap fitur Samsung Message Guard merupakan update terbaik.


Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Back to top button