Ratu Tisha Mundur dari Jabatan Sekjen PSSI, Kenapa?

0
370
Ratu Tisha Mundur dari Jabatan Sekjen PSSI, Kenapa?
Foto: Ratu Tisha (Merdeka)

Reportasee.com – Ratu Tisha mengundurkan diri dari jabatan Sekretaris Jendral Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Senin (13/04/2020).

Pengunduran diri, berupa rekaman suara (podcast) berlatar buku, tersebut diunggah melalui akun Instagram @ratu.tisha.

Lewat tulisan, Tisha juga mengaku bersyukur pernah mendapatkan kesempatan melayani para anggota PSSI, mulai dari pemain, wasit, pelatih, match commissioner, instruktur dan juga para pecinta bola.

Kabar pengunduran diri tersebut juga menjawab absennya Tisha di sejumlah kegiatan PSSI beberapa waktu belakangan ini.

Pastinya, keputusan pengunduran diri Ratu Tisha dari posisi begitu mengejutkan dua persepakbolaan tanah air.

Beberapa pihak pun menyoroti keputusan Tisha mengundurkan diri dari PSSI. Komentar tersebut tayang di sejumah media-media olahraga.

Siapkan Pengganti Ratu Tisha

Sementara itu, Anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani, menilai posisi Sekjen yang kosong pasca ditinggal mundur Tisha harus segera diisi. Ia pun menyarankan PSSI untuk segera menggelar rapat.

Baca:   Biodata Ratu Tisha, Mantan Sekjen PSSI

Hasani mengaku belum tahu pasti siapa yang bakal menggantikan posisi Ratu Tisha. Namun ia berharap pengganti Tisha lebih baik.

Pada kesempatan itu, Hasani juga menyayangkan keputusan Tisha mengundurkan diri dari Sekjen PSSI. Ia pun berharap yang terbaik untuk masa depan Tisha.

Dari pantauan Reportasee.com, Ratu Tisha sebenarnya punya rekam jejak bagus, salah satunya menempati jabatan Sekjen PSSI. Sayangnya, dia memutuskan mundur dari jabatan tersebut.

Ratu Tisha Bukan Orang Baru di Dunia Bola

Berdasarkan catatan, Tisha menjabat secara resmi Sekjen PSSI sejak Bulan Juli 2017. Ia menggantikan Ade Wellington yang juga memutuskan mundur dari posisi yang sama pada Bulan April 2017.

Baca:   Biodata Ratu Tisha, Mantan Sekjen PSSI

Ratu Tisha lolos menjadi Sekjen PSSI setelah mengikuti serangkaian tes yang waktu itu disiapkan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi.

Tisha menjadi perempuan satu-satunya calon Sekjen PSSI. Beruntungnya, dia mampu mengalahkan para pesaing yang ingin menduduki jabatan tersebut.   

Setelah terpilih, dalam sejarah organisasi sepakbola Indonesia, Tisha menjadi wanita pertama yang menjabat posisi Sekjen PSSI.

Di dunia bola, Ratu Tisha bukanlah orang baru. Dia merupakan pendiri Labbola, lembaga data dan statistic pertandingan.

Tidak hanya itu, Tisha juga sebelumnya menjabat Direktur Kompetisi di PT. Liga Indonesia Baru (LIB). Kemudian, Direktur Kompetisi PT. Gelora Trisula Semesta (GTS).

Selanjutnya, operator Indonesian Soccer Championship (ISC) tahun 2016. Dia juga menjadi Direktur Kompetisi pada kejuaraan pramusim Piala Presiden 2017.

Baca:   Biodata Ratu Tisha, Mantan Sekjen PSSI

Tugas Tisha sebagai Sekjen PSSI cukup berat. Dia harus mengurusi internal PSSI, juga mengurusi jaringan persepakbolaan di dunia, termasuk AFC dan juga FIFA.

Belum lagi mengurusi segala hal yang berhubungan dengan pertandingan sepakbola, serta kebutuhan Timnas Indonesia.   

Perempuan Pertama asal Indonesia di AFC

Di luar itu, Ratu Tisha merupakan orang Indonesia pertama yang menjadi anggota Komite Kompetisi di AFC. Dia terpilih menjadi anggota Komite Kompetisi di AFC pada Agustus 2019.

Isu pemecatan Tisha dari posisi Sekjen PSSI sempat muncul pada tahun 2018, atau sejak Mohamad Iriawan menduduki posisi Ketua PSSI.

Kabar pemecatan tersebut dibantah langsung waktu itu oleh Wakil Ketua PSSI Joko Driyono. Sejak itulah, Ratu Tisha terbilang jarang tampil mewakili PSSI di hadapan media. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.