28.9 C
Indonesia
Kamis, Desember 12, 2019
No menu items!

Problematika Sistem Zonasi Pada PPDB

Wajib Baca

Lionel Messi Rajai Hattrick LaLiga Santander

Reportasee.com,- Lionel Messi kembali menjadi raja Hattrick LaLiga Santander. Ia telah menampilkan sihirnya dengan mencetak 3 gol...

Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom

Reportasee.com, Jakarta, - Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom. Vivo menyatakan ponsel...

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple...

Reportasee.com,- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi sudah diberlakukan dan berlalu. Ini merupakan tindak lanjut dari Permendikbud nomor 17 tahun 2017 pasal 15 yang mengamanatkan supaya sekolah menerima minimal 90% peserta didik dari zona dimana sekolah itu berada.

Sedangkan 10% lainnya akan dibagi menjadi 5% untuk peserta didik berprestasi dan 5% untuk peserta didik perpindahan antar daerah atau luar negeri.

Kesenjangan antara sekolah yang favorit dengan yang biasa saja menjadi alasan kenapa pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI menerapkan kebijakan baru di PPDB tahun pelajaran 2018/2019. Poinnya adalah pemerataan pendidikan di Indonesia.

Baca:   Terkait PPDB Sistem Zonasi, Pemprov Jatim Minta Maaf 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadzir Effendy, mengatakan, “sistem zonasi dan rotasi guru dilakukan untuk pemerataan pendidikan.”

Hal itu dipaparkan Muhadzir saat menjadi pembicara dalam Tablig Akbar dan Silaturahmi warga Muhammadiyah di Lapangan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada hari Minggu, 28/7/2019 seperti dilansir dari kompas.com.

Yang menjadi dasar hukum bagi pemerintah menggelar PPDB dengan sistem zonasi adalah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 51 tahun 2018 yang menggantikan Permendikbud nomor 17 tahun 2017.

Permendikbud ini merupakan penyederhanaan dari peraturan sebelumnya dan memperbaiki beberapa ketentuan yang mengatur prosedur pelaksanaan PPDB.

Baca:  PPDB Sistem Zonasi di Surabaya Diprotes Wali Siswa

Dengan sistem zonasi, sekolah harus memprioritaskan calon peserta didik yang memiliki tempat tinggalnya lebih dekat dengan sekolah yang dituju.

Sistem zonasi dalam PPDB merupakan upaya pemerintah yang bertujuan untuk pemerataan pendidikan. Langkah berikutnya, menindaklanjuti sistem zonasi akan ada kebijakan-kebijakan lain yang salah satunya adalah merotasi guru. Jadi dengan demikian diharapkan tidak akan ada lagi “pengkastaan” antara sekolah favorit dan tidak.

Pemberlakuan kebijakan sistem zonasi oleh pemerintah yang mengharuskan calon peserta didik mendaftar di sekolah yang memiliki radius terdekat dengan tempat tinggalnya.

Hal tersebut berlaku di tahun ini bagi semua jenjang pendidikan dasar, dan yang membuat kekhawatiran bagi para orang tua adalah jika putra putrinya tidak bisa melanjutkan studinya pada sekolah yang dituju. Mau kemanakah mereka?

Baca:  Viral Anak SD Bakar Piagam Karena Gagal Masuk Sekolah Favorit

Permasalahan tersebut muncul dikarenakan penyebaran sekolah negeri yang tidak merata di tiap kecamatan dan desa/ kelurahan, sementara banyak daerah yang pembagian zonasi pada awalnya, didasarkan pada wilayah administrasi kecamatan.

Dengan situasi tersebut ada calon siswa yang tidak terakomodir, karena tidak bisa mendaftar ke sekolah negeri manapun. Sementara di lain pihak ada sekolah yang kekurangan siswa, karena letaknya jauh dari pemukiman penduduk atau lokasi sekolah negeri yang berdekatan.

Terlepas dari pro dan kontra sistem zonasi, semoga hal tersebut tidak akan melalaikan tugas tenaga pendidik itu sendiri sebagai aparatur yang bertugas mendidik calon generasi bangsa. ***

Penulis : Heri Indarto, S.Pd.,M.Pd
*Guru SDN Wanareja 02, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

Lionel Messi Rajai Hattrick LaLiga Santander

Reportasee.com,- Lionel Messi kembali menjadi raja Hattrick LaLiga Santander. Ia telah menampilkan sihirnya dengan mencetak 3 gol...

Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom

Reportasee.com, Jakarta, - Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom. Vivo menyatakan ponsel terbarunya, X30, akan diumumkan pada...

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple mengungkapkan telah meningkatkan privasi di...

Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban

Jakarta, Reportasee.com, - Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan kota baru sedang disiapkan...

FPSH HAM Jabar Diagendakan Bertemu Presiden

Reportasee.com - Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) Jawa Barat akan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -