28.4 C
Indonesia
Senin, November 18, 2019
No menu items!

PPDB Sistem Zonasi di Surabaya Diprotes Wali Siswa

Wajib Baca

Ivan Rakitic Inginkan Pergi Dari Barcelona

Reportasee.com,- Ivan Rakitic ingin segera pergi dari FC Barcelona dalam waktu dekat. Sejatinya, pemain berusia 31 tahun...

NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi

Reportasee.com, - NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi. NASA secara resmi menamai sebuah batu...

Hisense Siapkan Baterai Jumbo Kapasitas 10.010 mAh

Reportasee.com, - Hisense Siapkan Baterai Jumbo Berkapasitas 10.010 mAh. Hisense memang nyaris tidak terdengar lagi gaungnya di...

PENDIDIKAN,- PPDB Sistem Zonasi. Sejumlah wali murid keluhkan aturan baru tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sistem Zonasi 2019 di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (19/06/2019).

Mengutip dari Kabarjatim, Rabu (19/06/2019), ratusan emak-emak yang mendominasi aksi demonstrasi mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk segera menghapus aturan tersebut.

Mereka menilai bahwa PPDB Sistem Zonasi terkesan amburadul. Mereka berorasi dengan kompak sambil meneriakkan “Hapus Zonasi” berulang kali. Pada aksinya, mereka juga mengibarkan spanduk bertema “Hapus PPDB Sistem Zonasi”.

Sistem Zonasi itu dianggap tidak cukup layak untuk diterapkan. Ha itu mengingat tidak adanya kesetaraan antara siswa yang mampu dan yang kurang mampu. Salah satu contoh siswa yang berprestasi di sekolah terdahulu. Mereka tidak kan bisa masuk ke sekolah terfavorit lantaran tidak terjaring zona daerah.

Menurut peserta aksi, ini merupakan hal yang patut dipertimbangkan, baik oleh Pemprov Jawa Timur, Mendikbud dan pihak yang terkait.

“Kami ingin aturan baru ini segera dihapus. Karena Sistem Zonasi bukan jalan terbaik, melainkan pendidikan akan semakin merosot,” Kata Sumarni, seorang wali murid ketika berorasi.

Sumarni juga menambahkan, para siswa di masa depan tidak akan mudah mencari ilmu yang layak bila aturan ini masih berlaku.

Kebijakan Baru

Secara resmi, PPDB Sistem Zonasi adalah kebijakan baru yang diberlakukan pemerintah pusat dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Sesuai dengan hasil rapat paripurna, aturan baru ini hanya berlaku untuk beberapa tahun kedepan. Masih belum bisa dipastikan apakah aturan ini tetap berlaku atau kembali pada aturan sebelumnya.

Meski begitu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur diminta untuk mengurungkan aturan baru tersebut demi kemajuan generasi penerus bangsa, khususnya di Jawa Timur.

Luntang Lantung

Sementara wali murid yang lain, Teguh Priatmoko, menegaskan bahwa aksi demonstrasi tersebut tidak direncanakan, melainkan secara spontan. Ia mengaku bahwa PPDB Sistem Zonasi membuat para wali murid resah dan gelisah.

“Kami hanya ingin suatu kepastian apakah para siswa bisa lolos sistem tersebut. Pasalnya masih belum ada jawaban mereka diterima atau tidak,” ujar Teguh. ***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

Ivan Rakitic Inginkan Pergi Dari Barcelona

Reportasee.com,- Ivan Rakitic ingin segera pergi dari FC Barcelona dalam waktu dekat. Sejatinya, pemain berusia 31 tahun...

NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi

Reportasee.com, - NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi. NASA secara resmi menamai sebuah batu es kecil di luar Pluto....

Hisense Siapkan Baterai Jumbo Kapasitas 10.010 mAh

Reportasee.com, - Hisense Siapkan Baterai Jumbo Berkapasitas 10.010 mAh. Hisense memang nyaris tidak terdengar lagi gaungnya di Indonesia, meskipun ponsel besutannya tampak...

Liverpool Kalahkan Manchester City Dengan Skor 3 – 1

Reportasee.com,- Liverpool berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor akhir 3 - 1. Partai ke-13 Liga Primer Inggris itu telah memanas di Anfield...

Ampuh! Cara Menghilangkan Bau Ketiak

Reportasee.com - Ternyata, cara menghilangkan bau ketiak sangatlah mudah. Tapi, biar hasilnya efektif dan permanen, sebaiknya kamu mengenali sumber yang penyebab ketiak kamu menjadi...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -