28.8 C
Indonesia
Senin, Desember 9, 2019
No menu items!

Polres Ciamis Bongkar Jaringan Pengedar Narkoba di Lapas Ciamis

Wajib Baca

Lionel Messi Rajai Hattrick LaLiga Santander

Reportasee.com,- Lionel Messi kembali menjadi raja Hattrick LaLiga Santander. Ia telah menampilkan sihirnya dengan mencetak 3 gol...

Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom

Reportasee.com, Jakarta, - Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom. Vivo menyatakan ponsel...

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple...

Reportasee.com – Kepolisian Resort/ Polres Ciamis berhasil membongkar jaringan pengedar narkoba di Lembaga Pemasyarakatan/ Lapas Ciamis.

Hal itu terungkap setelah oknum petugas Lapas Ciamis berhasil ditangkap atas dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso, saat menggelar konferensi pers, Kamis (07/11/2019), mengungkapkan, oknum petugas Lapas Kelas IIB Ciamis berhasil ditangkap Satnarkoba saat akan menyelundupkan sabu seberat 50,1 gram.

Petugas yang nyambi jadi jaringan pengedar narkoba tersebut, kata Bismo, ditangkap di halaman depan Lapas, tepatnya di sebuah warung. Rencananya, barang haram tersebut akan diselundupkan pelaku ke dalam area Lapas.

Selain oknum petugas Lapas, Polres Ciamis juga berhasil menangkap pembawa sabu berinisal AF (32), warga Bandung.  

Menurut Bismo, oknum petugas lapas berinisal AG, berperan sebagai penyalur narkoba ke dalam area Lapas. Sedangkan AF, penyuplai atau pembawa narkoba yang akan diperjualbelikan di area Lapas.   

AA dan AF rencananya akan mengantarkan sabu kepada warga binaan Lapas, yakni AS dan RC. Menurut kedua pelaku, sabu seberat 50,1 gram tersebut dihargai Rp. 90 juta.  

Bismo menegaskan, tersangka AG dan AF dijerat Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara.

Sementara itu, Kasi Binadik Lapas Kelas IIB Ciamis, Zainal Arifin, tidak menyangkal penangkapan salah satu oknum pegawai di lingkungannya terkait kasus jaringan pengedar narkoba.  

Zainal mengaku, pihaknya kecolongan dengan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, AG merupakan pegawai senior yang sudah bertugas sejak tahun 1990.

Menurut Zainal, pihaknya tidak menyangka AG terlibat kasus jaringan pengedar narkoba tersebut. Terkait sanksi, Zainal menyerahkan keputusan kepada pimpinan institusi dan pengadilan. ***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

Lionel Messi Rajai Hattrick LaLiga Santander

Reportasee.com,- Lionel Messi kembali menjadi raja Hattrick LaLiga Santander. Ia telah menampilkan sihirnya dengan mencetak 3 gol...

Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom

Reportasee.com, Jakarta, - Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom. Vivo menyatakan ponsel terbarunya, X30, akan diumumkan pada...

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple mengungkapkan telah meningkatkan privasi di...

Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban

Jakarta, Reportasee.com, - Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan kota baru sedang disiapkan...

FPSH HAM Jabar Diagendakan Bertemu Presiden

Reportasee.com - Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) Jawa Barat akan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -