
Suasana sore hari menjelang waktu berbuka puasa di depan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Ciamis mendadak riuh dan dipenuhi ratusan kendaraan pada Rabu (11/3/2026).
Kehadiran puluhan personel berseragam lengkap di jalan raya sempat membuat sejumlah pengendara memperlambat lajunya karena mengira ada pemeriksaan surat-surat kendaraan.
Namun, ketegangan itu seketika berubah menjadi senyum semringah saat menyadari bahwa agenda sore itu adalah Polres Ciamis Berbagi Takjil secara gratis.
Kegiatan sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan tepat di momen ngabuburit tersebut disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh para pengguna jalan.
Ratusan pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas menerima paket hidangan berbuka puasa yang diserahkan langsung oleh jajaran kepolisian.
Tentu saja, kegiatan ini tidak dilakukan sendirian. Aksi simpatik ini melibatkan kolaborasi lintas sektoral yang solid.
Mulai dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Polkom Binda, jajaran Bhayangkari, hingga para tokoh pemuda, masyarakat, dan tokoh agama di lingkungan Kabupaten Ciamis.
Sinergi Lintas Sektor dalam Agenda Polres Ciamis Berbagi Takjil
Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., yang memimpin langsung turun ke jalan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna filosofis yang dalam.
Ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk nyata kepedulian aparat serta upaya konkret dalam mempererat jalinan silaturahmi antara kepolisian dengan masyarakat luas di bulan suci Ramadan.
“Alhamdulillah, hari ini kami bersama berbagai elemen masyarakat membagikan kurang lebih seribu paket takjil kepada warga yang melintas di depan jalan raya Mapolres Ciamis,” ujar AKBP Hidayatullah di sela-sela pembagian takjil.
Mudah-mudahan, AKBP Hidayatulloh berharap, apa yang pihaknya lakukan ini bisa menjadi ladang ibadah dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan menuju rumah.
Menurutnya, pelibatan para tokoh masyarakat dan agama dalam agenda Polres Ciamis Berbagi Takjil ini bertujuan untuk menunjukkan kepada publik bahwa keharmonisan di Tatar Galuh terbangun karena fondasi kebersamaan yang kuat antar-elemen.
Momen Lucu Polres Ciamis Berbagi Takjil: Dari Takut Dirazia Menjadi Senyum Bahagia
Respon masyarakat terhadap kegiatan simpatik di jalan protokol tersebut terbilang sangat positif dan diwarnai berbagai momen unik.
Tidak sedikit pengendara motor yang secara jujur mengaku sempat kaget dan berniat memutar balik kendaraannya karena khawatir terkena tilang.
Menurutnya, ada juga beberapa masyarakat yang sempat kaget dan terlihat ragu, mungkin awalnya mereka mengira ada razia lalu lintas gabungan.
Namun, setelah mengetahui kami hanya membagikan takjil dan menyapa mereka, raut wajah mereka berubah drastis.
“Mereka justru sangat senang, tersenyum, dan mengucapkan banyak terima kasih,” kenang Kapolres sambil tersenyum menceritakan reaksi spontan warga.
Perubahan persepsi dari rasa takut menjadi rasa simpatik inilah yang menjadi salah satu tujuan utama dari community policing (pemolisian masyarakat).
Kedekatan emosional ini sangat dibutuhkan untuk membangun tingkat kepercayaan publik (public trust) terhadap institusi Polri.
Edukasi Kamtibmas di Tengah Tradisi Ngabuburit
Lebih lanjut, momentum keramaian sore itu tidak hanya dimanfaatkan untuk membagikan makanan semata.
Jajaran kepolisian juga menjadikannya sebagai sarana edukasi dan sosialisasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara humanis.
Mengingat tingginya volume kendaraan saat jam ngabuburit, risiko kecelakaan lalu lintas cenderung meningkat. Oleh karena itu, edukasi langsung di jalanan dinilai sangat efektif.
Pihaknya juga secara langsung menyampaikan imbauan lisan kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara.
“Jangan terburu-buru atau ngebut di jalan hanya karena mengejar waktu azan Magrib. Utamakan keselamatan diri dan orang lain, bukan kecepatan,” tegas AKBP Hidayatullah memberikan pesan edukatifnya.
Sentuhan Hangat Bhayangkari dalam Menyemarakkan Ramadan
Di barisan yang sama, peran aktif Bhayangkari Cabang Ciamis juga menjadi sorotan. Kehadiran para istri polisi ini memberikan sentuhan yang lebih lembut dan hangat dalam kegiatan Polres Ciamis Berbagi Takjil tersebut.
Ketua Bhayangkari Cabang Ciamis beserta para anggota pengurus tampak antusias membagikan bingkisan kepada anak-anak kecil yang dibonceng oleh orang tuanya.
“Bhayangkari juga secara proaktif ikut berbagi takjil kepada masyarakat. Meskipun isi dan kemasannya mungkin berbeda-beda dan bervariasi, namun tujuannya tetap satu dan sama, yaitu berbagi kebahagiaan serta meraih keberkahan bersama di bulan Ramadan ini,” tambah Kapolres.
Sebagai penutup, seluruh jajaran kepolisian menaruh harapan besar agar kegiatan humanis semacam ini dapat memperkuat soliditas kemitraan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan warga sipil.
“Kami sangat berharap kebersamaan yang indah ini dapat terus terjaga ke depannya, sehingga visi menciptakan Ciamis yang harmonis, aman, dan sejahtera bisa terus terwujud nyata,” pungkasnya.





