Polda Jatim Libatkan 6 Juta Pendekar IPSI

0
73
Polda Jatim Libatkan 6 Juta Pendekar IPSI
Foto : Kapolda Jatim Berfoto Bersama dengan Pengurus IPSI se Jawa Timur

JATIM,- Segala cara telah dilakukan oleh Kepolisian Daerah Jawa Timur/ Polda Jatim demi terwujudnya rasa aman dan tentram di daerahnya. Salah satu cara yang dilakukan yaitu mengajak sejumlah pendekar dari perguruan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Melansir dari Kabarjatim, Rabu (19/06/2019), cara ini sangat jitu. Sebab sudah ada kurang lebih 6 juta pendekar di Jawa Timur.

“Ini sangat luar biasa. Jika para pendekar dari perguruan tersebut bersatu, NKRI akan semakin kuat,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, di Mapolda Jatim, Rabu (19/06/2019).

Luki sangat yakin dengan bersatunya para pendekar tersebut, maka Jatim akan terhindar dari segala tindak kriminal yang sejauh ini masih terjadi. Selain itu, Jawa Timur akan aman dan damai di tahun mendatang.

Maka dari itu, Luki meminta semua pendekar se-Jawa Timur untuk saling berkomitmen demi mewujudkan rencana tersebut. Ia tak mau terjadi lagi kericuhan seperti beberapa waktu lalu.

Membasmi provokator

Rencana untuk mengajak para pendekar tentu sangat wajib dilakukan. Karena belakangan ini sering terjadi kerusuhan yang didalangi oleh para provokator tak bertanggung jawab.

“Kami akan terus mengusut kasus-kasus kriminal yang masih belum rampung hingga ke akar-akarnya. Hal ini sengaja dilakukan agar Jawa Timur kedepan lebih asri dan damai,” ungkap Jendral Bintang 2 itu.

Tak hanya itu, Luki juga ingin Jawa Timur kedepan menjadi salah satu contoh sebagai wilayah terbaik dan juga aman dari kasus kriminal.

Melindungi Masyarakat

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur yang juga Ketua IPSI Jatim, Supratomo, menegaskan, pihaknya sungguh-sungguh berkomitmen untuk mengabdi kepada Negara.

Beberapa contohnya yaitu meraih prestasi di bidang kejuaraan pencak silat, mengamankan wilayah sekitar dan lain sebagainya.

“Ini adalah hal yang patut diteruskan, sebab pencak silat adalah warisan nenek moyang terdahulu dan juga benteng budaya bangsa,” ucap Supratomo.

Harapan kedepan, budaya ini akan terus dilestarikan demi mewujudkan berbagai macam prestasi di bidang pencak silat Indonesia hingga ke tingkat Internasional. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here