29.9 C
Indonesia
Rabu, Desember 11, 2019
No menu items!

Perseid Akan Turunkan Hujan Meteor Tahun Ini

Wajib Baca

Lionel Messi Rajai Hattrick LaLiga Santander

Reportasee.com,- Lionel Messi kembali menjadi raja Hattrick LaLiga Santander. Ia telah menampilkan sihirnya dengan mencetak 3 gol...

Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom

Reportasee.com, Jakarta, - Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom. Vivo menyatakan ponsel...

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple...

Reportase.com,- Perseid yang cerah akan menurunkan hujan meteor tahun ini. Namun beberapa penelitian mengatakan, mereka akan tersapu oleh bulan yang dekat ke purnama selama puncaknya.

Melansir dari Kompas.com, Minggu (11/08/2019), menurut pakar meteor NASA, Bill Cooke, Perseid yang turun diperkirakan berjumlah 10 hingga 15 per jam atau mungkin lebih sedikit pada puncaknya, yaitu malam 12 – 13 Agustus 2019.

Ia juga menambahkan, tahun-tahun tanpa cahaya bulan mereka tampak jauh lebih tinggi. Sementara pada tahun-tahun ledakan (seperti pada 2016), angka tersebut bisa mencapai antara 150 – 200 hujan meteor per jam.

“Sayangnya, bulan akan sangat dekat pada malam puncak yang akan menghapus hujan meteor yang lebih redup,” kata Cooke kepada Space.com, Minggu (11/08/2019).

Baca : Meteor Bukan Suatu Ancaman Bagi Bumi

Perseid kaya akan bola api, jadi para penduduk Bumi bisa melihatnya. Meski begitu, mereka tidak akan melihat pertunjukan di malam hari ketika bulan belum ada.

“Ini tidak akan menjadi penghancuran total, karena Perseid memiliki banyak meteor cerah, tetapi cahaya bulan akan merusak sebagian besar pertunjukannya,” tambahnya.

Kapan Bisa Melihatnya?

Bumi akan melewati jalur Komet Swift-Tuttle dari 17 Juli hingga 24 Agustus, dengan puncak hujan ketika Bumi melewati daerah paling padat dan paling berdebu. Hal itu terjadi pada 12-13 Agustus.

Itu berarti para penduduk akan melihat meteor terbanyak dalam waktu singkat di dekat puncak itu. Akan tetapi, mereka masih bisa mengabadikan beberapa aksi dari hujan meteor yang terkenal sebelum atau setelah peristiwa itu terjadi.

Mereka dapat melihat hujan meteor terbaik di belahan Bumi utara dan turun ke lintang selatan-tengah. Dan semua yang dibutuhkan untuk menangkap pertunjukan adalah kegelapan, tempat yang nyaman untuk duduk dan sedikit kesabaran.

Baca : Johannes Kepler dan Obsesi Besarnya Terhadap Mars

Apa yang Menyebabkan Perseid?

Comet Swift-Tuttle adalah objek terbesar yang diketahui berulang kali melewati Bumi, nukleusnya sekitar 16 mil (26 kilometer) lebarnya.

Terakhir melewati Bumi selama orbitnya di sekitar matahari pada tahun 1992, dan waktu berikutnya diperkirakan pada tahun 2126.

Hal itu tidak akan dilupakan, karena Bumi melewati debu dan puing-puing yang ditinggalkannya setiap tahun sehingga menciptakan hujan meteor tahunan. ***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

Lionel Messi Rajai Hattrick LaLiga Santander

Reportasee.com,- Lionel Messi kembali menjadi raja Hattrick LaLiga Santander. Ia telah menampilkan sihirnya dengan mencetak 3 gol...

Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom

Reportasee.com, Jakarta, - Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom. Vivo menyatakan ponsel terbarunya, X30, akan diumumkan pada...

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple mengungkapkan telah meningkatkan privasi di...

Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban

Jakarta, Reportasee.com, - Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan kota baru sedang disiapkan...

FPSH HAM Jabar Diagendakan Bertemu Presiden

Reportasee.com - Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) Jawa Barat akan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -