28.9 C
Indonesia
Senin, Desember 16, 2019
No menu items!

Penyakit Paru-Paru Akibat Vaping di Amerika, Pasien Ngeluh Sakit Dada

Wajib Baca

Vivo Y dan Vivo V Series, Harga Terbaru & Spesifikasi 2019

GADGET,- Harga Hp Vivo Y dan Vivo V Series, Hadiah Terbaru Desember 2019. Nama smartphone Vivo telah...

Toyota Yaris “GR Yaris” Launching Januari 2020 di Tokyo Auto Salon

Reportasee.com, - "GR Yaris" di Tokyo Auto Salon 2020, Toyota Yaris yang terbaru tengah diketahui kini sudah...

3 Tips Trik Sederhana Cegah Ular Masuk ke Rumah

Reportasee.com, Jakarta - 3 Tips Trik Sederhana Cegah Ular Masuk ke Rumah. Musim hujan, saatnya telur-telur ular,...

Reportasee.com,- Berbagai bentuk penelitian mengenai kesehatan, yang bisa saja terganggu karena bahaya Vaping memang menjadi alasan, tentang mengapa banyak peneliti di dunia melakukan penelitian kasus ini. Di Amerika contohnya, yang saat ini sedang marak penyakit paru-paru akibat vaping, di beberapa rumah sakit.

Awalnya memang kasus ini hanya ditemukan pada beberapa negara bagian di Amerika, akan tetapi lama kelamaan banyaknya pasien yang mendatangi beberapa rumah sakit di Amerika, sempat membuat beberapa peneliti penasara. Pasalnya beberapa pasien tersebut kebanyakan, datang dengan keluhan yang sama, bahkan keluhan yang dialami pasien butuh waktu yang lama untuk diteliti.

Dengan kejadian ini, CNN Survey of State Health Department melakukan penelitian ke beberapa tempat, dengan hasil yang belum begitu jelas. Masalahnya adalah, beberapa ahli yang meneliti kasus ini, belum bisa menyimpulkan hasil yang sangat signifikan.

Lebih Dari Sebelas Kasus di Beberapa Wilayah Amerika

Sampai saat ini ada lebih dari 15 negara bagian di Amerika, yang telah menemukan keluhan penyakit lebih dari 120 kasus, dengan jenis penyakit yang sama juga rasa sakit yang sama terkati dengan Vaping ini. Beberapa kasus memang teridentifikasi lebih dari belasan dari satu negara bagian, sehingga hal ini membuat para ahli dan peneliti di Amerika mengkhawatirkannya.

Pada hasil survey yang dilakukan, ternyata ada lebih dari 15 kasus yang terjadi di Wiscoin dengan 15 kasus lainnya yang masih di survey. Di bagian California ada lebih dari 19 kasus, 11 di New York, dan 10 di Illionis dan 12 lainnya masih dalam investigasi.

Dengan adanya kejadian ini, beberapa negara bagian seperti Florida, Lowa, Pennsylvania dan daerah lainnya, termasuk Texas mengkonfirmasi adanya bahaya ini. Dengan anjutan untuk melakukan penelitian lebih, apalagi dengan jumlah pasien yang ditakutkan akan semakin bertambah. Anehnya setiap kasus yang terdaftar, semuanya selalu memiliki keluhan yang sama dari setiap pasien, sehingga hal ini membuat bingung beberapa pihak rumah sakit berikut para ahli.

Salah seorang komisi kesehatan dari New York DR. Howard Zuker menyatakan bahwa, “laporan terakhir tentang penyakit ini, berasal dari beberapa orang yang menggunakan produk rokok elektronik atau Vapor, di New York itu sendiri masih melakukan penelitian mengenai hal ini, tentang efek samping dari produk Vapor bagi kesehatan Paru-Paru.”

Vaping as the Death Cause

Banyak Penelitian yang Belum Terjawabkan

Setelah terjadi beberapa kasus di Amerika, apalagi dengan banyaknya pengguna dari produk Vape ini, membuat beberapa warga Amerika yang menganggap bahwa rokok elektronik ini lebih aman dibandingkan rokok biasa, membuat dirinya terjebak. Akan tetapi, dari kejadian ini masih belum jelas jika penyakit yang dialami oleh beberapa pasien, memang di identifikasi karena penggunaan rokok elektronik ini.

Bahkan pada akhirnya karena menunggu penelitian yang lama, jumlah pasien dalam rumah sakit karena kasus yang sama semakin bertambah. Hal ini membuat beberapa rumah sakit harus bekerjasama, untuk menentukan hasil penelitian yang optimal.

Terdapat Pasien yang Harus Dirawat Berminggu-Minggu

Untuk daerah bagian Minnesota, disana departmen kesehatan memberikan laporan bahwa, ada pasien yang sampai harus dirawat selama berminggu-minggu. Tentunya rasa sakit yang dialaminya juga cukup komplex, dimana dirinya merasakan sesak nafas, panas, batuk, dehidrasi, pusing, sakit pada bagian dada, dan lain sebagainya.

Pernyataan dari pasien tersebut nyatanya belum bisa menentukan hasil penelitian yang jelas, terkait penyebab rokok elektronik atau vape ini terhadap gangguan kesehatannya. Dengan demikian beberapa peneliti menyimpulkan, jika penyakit yang dialami beberapa pasien termasuk untuk penelitian dampak dari rokok elektronik ini cukup sulit untuk dianalisis. Apalagi dengan infeksi yang sama dengan hampir semua pasien di setiap rumah sakit, bahkan menyebabkan beberapa komplikasi. ***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

Vivo Y dan Vivo V Series, Harga Terbaru & Spesifikasi 2019

GADGET,- Harga Hp Vivo Y dan Vivo V Series, Hadiah Terbaru Desember 2019. Nama smartphone Vivo telah...

Toyota Yaris “GR Yaris” Launching Januari 2020 di Tokyo Auto Salon

Reportasee.com, - "GR Yaris" di Tokyo Auto Salon 2020, Toyota Yaris yang terbaru tengah diketahui kini sudah disiapkan oleh Toyota global.

3 Tips Trik Sederhana Cegah Ular Masuk ke Rumah

Reportasee.com, Jakarta - 3 Tips Trik Sederhana Cegah Ular Masuk ke Rumah. Musim hujan, saatnya telur-telur ular, termasuk ular kobra menetas. Anakan...

Sherina Unggah Foto Dengan Derby Romero, Petualangan Sherina 2 Reborn?

Jakarta, Reportasee.com, - Sherina Unggah Foto Dengan Derby Romero, Petualangan Sherina 2 Reborn?. Sherina Munaf tiba-tiba membuat heboh warganet dengan unggahan fotonya...

Lionel Messi Rajai Hattrick LaLiga Santander

Reportasee.com,- Lionel Messi kembali menjadi raja Hattrick LaLiga Santander. Ia telah menampilkan sihirnya dengan mencetak 3 gol kemenangan FC Barcelona vs Real...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -