32 C
Indonesia
Sabtu, September 18, 2021
BerandaBeritaPenyakit Jamur Kulit, Kenali Jenis dan Pencegahannya

Penyakit Jamur Kulit, Kenali Jenis dan Pencegahannya

Reportasee.com – Penyakit Jamur Kulit, Kenali Jenis dan Pencegahannya. Peradangan jamur kulit merupakan penyakit pada kulit yang diakibatkan oleh peradangan jamur. Di badan manusia, jamur dapat berkembang di zona yang lembap, misalnya di lipatan kulit (contohnya ketiak), sela- sela jari, serta organ seksual. Jamur ialah organisme yang dapat hidup di air, tanah, udara, apalagi di badan manusia.

Jenis Penyakit Jamur Kulit

Peradangan jamur kulit di bagi jadi sebagian tipe, antara lain ialah peradangan yang meluas, ialah:

  • Kurap (tinea). Kurap merupakan tipe peradangan jamur kulit meluas, yang dapat terjadi di bermacam zona badan, seperti di tubuh (tinea corporis), kulit kepala (tinea capitis), selangkangan (tinea cruris), ataupun di kaki (tinea pedis).
  • Jamur kuku (tinea unguium). Peradangan jamur (mikosis) ini terjalin di kuku, baik di tangan ataupun di kaki. Sama seperti kurap, jamur kuku juga dapat meluas.
  • Panu (tinea versicolor). Panu merupakan tipe peradangan jamur yang melanda susunan atas kulit. Peradangan ini tidak meluas.
  • Ruam popok (diaper rash). Ruam popok merupakan iritasi kulit yang umum terjadi pada balita, salah satu penyebabnya merupakan peradangan jamur.
  • Kandidiasis. Ini adalah tipe peradangan jamur kulit yang bisa melanda beberapa zona lembap, seperti ketiak, selangkangan, sela- sela jari, zona lipatan buah dada, serta lipatan perut.

Pencegahan Peradangan

Pencegahan peradangan jamur kulit bisa di coba dengan melaksanakan beberapa langkah simpel, tetapi bergantung kepada tipe peradangan yang dirasakan. Berikut ini akan di paparkan beberapa langkah penangkalan pada tiap- tiap tipe peradangan jamur kulit.

Pencegahan kurap

Jaga kebersihan kulit kepala dengan teratur keramas, supaya bebas dari kurap kepala. Sebaliknya untuk menghindari kurap kaki, mencuci kaki dengan sabun tiap sehabis kembali dari bepergian. Jangan lupa untuk langsung mengeringkan kaki paling utama pada sela- sela jari. Ingatlah untuk tidak berbagi pemakaian kaos kaki serta sepatu dengan orang lain, dan senantiasa kenakan sandal di sarana umum.

Langkah pencegahan lain yaitu dengan menjemur ataupun mengeringkan sepatu tiap selesai di pakai. Perihal ini untuk menjauhi keadaan lembap pada sepatu, yang merangsang pertumbuhan jamur. Tidak hanya itu, pilih kaos kaki berbahan katun ataupun wol, serta cepat ganti apabila basah.

Pencegahan jamur kuku

Jamur kuku dapat di cegah dengan menjadikan kuku senantiasa pendek. Kuku yang pendek akan lebih gampang dibersihkan serta bebas dari luka. Metode lain buat menghindari jamur kuku yaitu dengan tidak berbagi perlengkapan manikur serta pedikur, kurangi pemakaian kuku palsu serta perona kuku, dan senantiasa memakai alas kaki di luar rumah. Tidak hanya itu, senantiasa keringkan kaki apabila basah, paling utama bagian sela- sela jari.

Pencegahan panu

Panu bisa di cegah dengan melindungi kulit senantiasa kering ketika berada di wilayah lembap ataupun panas. Tidak hanya itu, jangan berbagi handuk, baju, serta tempat tidur dengan orang lain, paling utama yang di ketahui mengidap panu.

Pencegahan ruam popok

Untuk menghindari ruam popok, jangan memasang popok sangat kencang pada balita. Apalagi di sarankan buat membiarkan balita sesekali tidak menggunakan popok. Senantiasa bersihkan bokong balita dengan air tiap mengganti popok, kemudian keringkan dengan handuk yang berbahan lembut. Jauhi pemakaian alkohol ataupun parfum sebagai pembersih bokong balita.

Pencegahan kandidiasis

Kandidiasis mulut bisa di cegah dengan melindungi kebersihan mulut, antara lain dengan menyikat gigi ataupun memakai benang gigi. Berkumur tiap selesai makan, memakai kortikosteroid inhaler juga sangat dianjurkan.

Sebaliknya buat menghindari kandidiasis pada Miss V, jauhi pemakaian baju yang ketat. Jangan memakai baju dalam dari bahan yang daya serapnya kurang, seperti nilon serta poliester. Hendaknya, pakai baju dalam berbahan katun yang gampang meresap keringat.

Jauhi pemakaian sabun ataupun pembersih kewanitaan yang memiliki pewangi, sebab dapat menyebabkan iritasi serta mengusik tingkatan keasaman Miss V. Cukup bilas bagian luar Miss V dengan air serta sabun lembut tanpa isi detergen.

Berita Terkait

TERPOPULER