Penduduk Jawa Barat Usia Produktif dan Non Produktif

0
150
Penduduk Jawa Barat Usia Produktif dan Non Produktif
Foto : Ilustrasi Kerumunan Penduduk

JABAR,- Penduduk Jawa Barat saat ini mencapai 48,6 juta jiwa yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat.

Dari jumlah tersebut, sekitar 33,16 juta jiwa termasuk usia produktif. Dan sisanya sebesar 15,52 juta jiwa penduduk merupakan kalangan usia yang tak produktif.

Dari sinilah, sangat jelas usia produktif di Propinsi Jawa Barat dua kali lipat lebih besar dari non produktif.

Kalangan orang yang berada di usia yang tidak produktif menjadi beban bagi orang-orang yang produktif bekerja. Ketergantungannya mencapai 47 persen.

Tingkat ketergantungan penduduk Jawa Barat sebesar 47 persen. Artinya bahwa per 100 orang usia produktif di Jawa Barat mempunyai tanggungan beban membiayai usia tidak produktif sebesar 47 orang.

Propinsi Jawa Barat yang memiliki luas sekitar 35.377.76 km persegi merupakan wilayah yang nyaman didiami. Baik oleh kalangan usia produktif di kisaran umur 15 tahun sampai 65 tahun. Ataupun kalangan usia tidak produktif di kisaran umur 0-14 tahun dan 65 tahun ke atas.

Dan perbandingan kepadatan penduduk Jawa Barat adalah setiap 1.473 orang perkilometer persegi.Berdasarkan jenis kelamin, penduduk Jawa Barat yang berjumlah 48,6 juta jiwa terdiri dari kalangan kaum laki-laki dan wanita.

Di propinsi Jawa Barat jumlah populasi penduduk pria lebih banyak ketimbang penduduk berjenis kelamin wanita. Jumlah penduduk pria mencapai 24,6 juta jiwa penduduk. Sedangkan penduduk berjenis perempuan di Jawa Barat hanya 24 juta jiwa penduduk.

Perbandingan kaum laki-laki dan perempuan di Jabar sebesar 103 persen. Dalam arti, setiap ada 103 pria maka ada 100 wanita.

Jika digolongkan berdasarkan kategori umur atau usia maka populasi paling banyak ditempati kalangan dengan usia 0 sampai 4 tahun. Y terdiri dari 2,1 juta jiwa wanita dan 2,2 juta jiwa berjenis kelamin pria.

Penduduk Jawa Barat

Penduduk Jabar tersebar tidak merata. Ada daerah kota atau kabupaten yang masih sedikit maupun lengang penghuninya. Dan ada pula kota atau kabupaten di Jawa Barat yang dipenuhi para penduduk.

Untuk kabupaten yang memiliki tingkat kepadatan penduduk tertinggi ditempati oleh Kabupaten Bogor mencapai 11 persen. Disusul oleh kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bekasi.

Untuk kota atau kabupaten yang mempunyai jumlah penduduk paling sedikit ditempati oleh Sukabumi, Cirebon dan Banjar.

Sementara itu, kota di Jawa Barat yang mempunyai penduduk terbanyak ditempati oleh kota Bandung dengan jumlah 2.417.584 jiwa. Dan di urutan kedua, kota Bekasi dengan jumlah penduduk mencapai 2.378.211 jiwa.

Dari total 48,6 juta jiwa penduduk Jabar, terbagi ke dalam berbagai profesi dan pekerjaan. Yang paling banyak profesi penduduk Jawa Barat adalah petani. Sekitar 85 persen masyarakat Jawa Barat mengandalkan perekonomian dari kegiatan bertani.

Khususnya tanaman padi atau pesawahan yang tersebar luas di kota dan kabupaten di propinsi Jawa Barat. Sedangkan sisanya sebanyak 15 persen berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS), pegawai honorer, guru, pengrajin, nelayan, buruh pabrik, buruh serabutan dan pebisnis.

Untuk mendapatkan penghasilan tambahan, mayoritas petani di Jawa Barat yang mayoritas etnis sunda dan berbahasa daerah sunda melakukan kegiatan beternak kecil-kecilan. Seperti ternak ayam, sapi, domba, kambing, ikan dll.

Selain itu pula sering membuat kerajinan tangan. Misalkan bordir pakaian, membuat anyaman dan lain-lain. Data jumlah penduduk Jabar tersebut bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI. ***

Penduduk Jawa Barat Usia Produktif dan Non Produktif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here