27.5 C
Indonesia
Senin, Oktober 14, 2019
No menu items!

Pelecehan Seksual Terjadi Lagi di Kabupaten Mojokerto

Wajib Baca

Aplikasi Support Fitur Dark Mode,Ada WhatsApp

Jakarta, Reportasee.com, -- Aplikasi Support Fitur Dark Mode,Ada WhatsApp. Beberapa aplikasi akan merilis aplikasi mereka yang sudah...

Cara Kupas Kulit Tomat Lebih Praktis Dan Mudah

Tomat merupakan salah satu buah-buahan yang menjadi bahan wajib untuk prmbuatan saus tomat yang sering dipakai pada...

Manfaat Madu Untuk Kecantikan Yang Begitu Variatif

Madu memiliki banyak manfaat yang sangat baik untuk tubuh ketika dikonsumsi secara rutin. Selain dapat meningkatkan kekebalan...

Kasus pelecehan seksual kini terjadi lagi pada 3 wanita pekerja Pabrik Kerupuk di Keluhaan Pulorejo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Dan pelaku yang menjadi aktor tersebut yaitu salah seorang pengawas Pabrik yang berinisial ECN (55).

Kronologi terjadinya peristiwa itu bermula saat pelaku tengah mengawasi kinerja para pekerja wanita di beberapa titik baik di bidang bahan mentah hingga bahan jadi.

Dan secara tiba-tiba sang pelaku mendatangi para korban dan melangsungkan aksinya dengan meremas bagian terlarang para wanita itu.

Menurut keterangan para korban yang enggan disebut namanya, sang pelaku tak menunjukkan adanya tanda-tanda kejahatan yang terjadi saat dirinya mengawasi kinerja para pekerja yang lain.

Semua itu berjalan kondusif dari awal kerja. Nah, selang beberapa saat, tibalah sang pelaku yang melakukan aksi tak senonoh itu hingga membuat ramai semua pekerja Pabrik di Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Dirinya juga menambahkan bahwa sang pelaku tidak hanya melakukan hal tersebut pada salah satu pekerja, melainkan sudah ada beberapa pekerja lain yang telah dilecehkannya.

Akan tetapi beberapa dari mereka masih tak berani melawan atas kejadian itu. Mungkin karena mereka takut atau apa, yang pasti sebelum kejadian ini terungkap, hal tersebut aman-aman saja.

Kanit Reskrim Polsek Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, AIPTU Ngumar Supandi, membenarkan bahwa jika ada hal yang merugikan terjadi.

Para warga diminta untuk melapor ke Kantor Polisi terdekat agar kejadian tersebut teratasi dengan segera.

Setelah terciduk, sang pelaku telah diketahui keterangannya yang merupakan penduduk asli Kelurahan Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Selama bertugas, ia ditempatkan di mess Pabrik di daerah Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Dan pada akhirnya para korban bersedia untuk tidak menuntut sang pelaku atas kejadian tersebut. Dengan catatan, asalkan kejadian tak pantas itu tidak terulang kembali di kemudian hari.

Hal ini mungkin cukup wajar dilakukan agar tetap menjaga nama baik warga sekitar, terutama pihak Pabrik Gula, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. ***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Terbaru

Aplikasi Support Fitur Dark Mode,Ada WhatsApp

Jakarta, Reportasee.com, -- Aplikasi Support Fitur Dark Mode,Ada WhatsApp. Beberapa aplikasi akan merilis aplikasi mereka yang sudah...

Cara Kupas Kulit Tomat Lebih Praktis Dan Mudah

Tomat merupakan salah satu buah-buahan yang menjadi bahan wajib untuk prmbuatan saus tomat yang sering dipakai pada makanan-makanan tertentu khususnya makanan-makanan dari...

Manfaat Madu Untuk Kecantikan Yang Begitu Variatif

Madu memiliki banyak manfaat yang sangat baik untuk tubuh ketika dikonsumsi secara rutin. Selain dapat meningkatkan kekebalan dan kesehatan tubuh seseorang, madu...

Tips Jadi Pejuang Anti Hoaks Di Whatsapp Untuk Anda

Sebagai pengguna smartphone, Anda pasti tidak asing dengan aplikasi whatsapp. Whatsapp adalah aplikasi yang memungkinkan penggunanya bisa berbicara dengan pengguna lainnya melalui media smartphone. Dengan...

IJTI Tapal Kuda: Ya Liputan, Ya Sigap Tangani Bencana

Reprotasee.com - Rapat Kerja (Raker) Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Tapal Kuda diadakan di Hotel Luminor Jember, Minggu (14/10/2019).
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -
%d blogger menyukai ini: