32 C
Indonesia
Thursday, January 23, 2020
No menu items!

Pelaku Kasus Penipuan Rekrutmen Pegawai Pertamina Dilaporkan ke Polisi

Wajib Baca

Hewan Laut Termahal di Dunia?

Reportasee.com - Hewan Laut Termahal di Dunia? Di dunia ini banyak sekali hewan-hewan yang hidup dan menjadi...

Tanda Tubuh Kekurangan Sayuran ini Mungkin Sering Anda Alami

Reportasee.com - Tanda Tubuh Kekurangan Sayuran ini Mungkin Sering Anda alami. Seperti yang kita ketahui, mengkonsumi sayuran...

Cara Menyimpan Bawang Merah Agar Tidak Busuk

Reportasee.com - Cara Menyimpan Bawang Merah Agar Tidak Busuk. Semua orang pastinya sudah tahu bahwa bawang merah...

Riyan Saputra, seorang model freelance di ibukota Jakarta, melaporkan Fitri Wahyuni dan Muhammad Bisri Havil, warga Kedunghalang, Bogor, ke Polresta Depok. Laporan itu terkait dugaan Kasus Penipuan Rekrutmen Pegawai Pertamina.

Pasalnya, Fitri dan Havil berjanji memberikan pekerjaan di PT Pertamina jika Riyan menyerahkan sejumlah uang. Menindaklanjuti hal itu, Riyan pun sudah memberikan uang secara bertahap dengan total nilai sebesar Rp. 20.800.000.  

Sayangnya, sampai sekarang janji yang disampaikan Fitri dan Havil tidak kunjung terbukti. Riyan tidak kunjung mendapatkan panggilan dari PT Pertamina. Dia pun akhirnya menyadari telah ditipu oleh kedua pelaku. Dia memutuskan membawa kasus itu ke jalur hukum.  

Dapat Info

Pada 15 Februari 2019, Riyan mendapatkan informasi mengenai rekrutmen pegawai pertamina dari status akun bernama Fitri Than (nama asli Fitri Wahyuni). Setelah membaca informasi itu, Riyan tergiur dan menghubungi pemilik akun.  

“Lalu saya menghubunginya untuk memastikan pekerjaan itu lewat inbox. Setelah mendapatkan respon, saya tinggalkan nomor telepon. Selang berapa lama, penelepon atas nama Fitri menghubungi. Komunikasi dilanjutkan melalui whatsapp,” katanya.

Dalam komunikasi tersebut, kata Riyan, Fitri menyarankan dirinya menghubungi Muhammad Bisri Havil (pacar Fitri). Alasannya, Havil yang lebih mengetahui informasi soal rekrutmen pegawai Pertamina.  

Singkat cerita, Riyan mengaku langsung menghubungi Havil untuk memastikan soal informasi rekrutmen pegawai Pertamina. Havil dengan humble memberikan respon cepat dan memperkenalkan diri sebagai Operasional Niaga Pertamina.  

“Lewat whatsapp, Havil menjelaskan mengenai mekanisme alur rekrutmen pegawai Pertamina. Havil meminta uang pangkal sebesar Rp. 6 juta, agar ditransfer ke rekening BCA miliknya (27 Januari). Alasannya sebagai bukti keseriusan ingin bergabung di Pertamina,” katanya.

SK Segera Turun

Beberapa hari kemudian, lanjut Riyan, Havil menginformasikan bahwa surat keputusan (SK) akan segera turun (10 Februari). Dia kembali meminta uang sebesar Rp. 9 juta. Uang tersebut akan diserahkan ke bagian HRD ditujukan untuk keperluan pemberkasan pegawai baru.

Namun, kata Ryan, Havil kemudian memberikan informasi adanya pengunduran waktu rekrutmen pegawai Pertamina. Hal itu setelah SK yang dijanjikan tidak turun pada tanggal yang telah ditentukan.

“Saya pun bersedia menunggu. Pada saat menunggu, Havil kembali menghubungi, dan meminta saya mentransfer kekurangan uang sebesar Rp. 5,8 juta. Uang itu digunakan untuk meluluskan test medical check up,” katanya.

Bukti Transfer ke Pelaku Kasus Penipuan Rekrutmen Pegawai Pertamina

Transfer Lagi

Setelah uang ditransfer, kata Riyan, Havil kembali meyakinkan bahwa dirinya dalam waktu dekat akan segera diterima berkerja di Pertamina. Setelah waktu yang dijanjikan tiba, lagi-lagi Havil menyampaikan adanya pengunduran waktu dari bagian HRD.

“Karena menunggu terlalu lama, akhirnya saya memutuskan kembali ke dunia model. Havil protes karena saya kembali ke dunia model. Saya dan Havil sempat berdebat soal ini. Entah apa alasannya, menurut saya konyol,” kata Riyan.  

Riyan menambahkan, Havil kembali menjanjikan setelah Pemilu Presiden dirinya pasti bekerja di Pertamina. Havil beralasan, rekrutmen pegawai Pertamina diundur karena menghadapi suasana pemilu.

Tapi setelah selesai Pemilu, bahkan hingga Idul Fitri, Riyan mengaku tidak kunjung ada panggilan bekerja dari Pertamina sebagaimana dijanjikan Havil. Akhirnya, Riyan memutuskan melapor ke Polresta Depok.

Berharap Ditindaklanjuti

Laporan Kasus Penipuan Rekrutmen Pegawai Pertamina

“Saya berharap, kasus ini segera ditindaklanjuti. Pelakunya segera ditangkap. Agar tidak ada lagi korban kasus penipuan rekrutmen pegawai Pertamina,” katanya.

Sampai berita ini tayang, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan BUMN terkait dugaan Kasus Penipuan Rekrutmen Pegawai Pertamina. Termasuk informasi soal penangkapan pelaku dugaan Kasus Penipuan Rekrutmen Pegawai Pertamina dari kepolisian. ***

- Advertisement -
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

Hewan Laut Termahal di Dunia?

Reportasee.com - Hewan Laut Termahal di Dunia? Di dunia ini banyak sekali hewan-hewan yang hidup dan menjadi...

Tanda Tubuh Kekurangan Sayuran ini Mungkin Sering Anda Alami

Reportasee.com - Tanda Tubuh Kekurangan Sayuran ini Mungkin Sering Anda alami. Seperti yang kita ketahui, mengkonsumi sayuran memiliki beragam nutrisi yang baik...

Cara Menyimpan Bawang Merah Agar Tidak Busuk

Reportasee.com - Cara Menyimpan Bawang Merah Agar Tidak Busuk. Semua orang pastinya sudah tahu bahwa bawang merah merupakan bahan dapur yang sering...

Manfaat Sinar Matahari Untuk Kesehatan

Reportasee.com - Manfaat Sinar Matahari Untuk Kesehatan. Panasnya matahari juga memiliki sejumlah manfaat untuk manusia. Meskipun disisi lain...

Disbudpora Ciamis Siap Seleksi Calon Pemuda Pelopor

Reportasee.com – Untuk meminimalisir kenakalan remaja bersifat negatif yang kerap terjadi, pihak Dinas Kebudayaa Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis tengah mempersiapkan program...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -