Pegawai Disdukcapil Ciamis Kena OTT

0
186
Ilustrasi Praktek Pungli Pegawai Disdukcapil Ciamis
Foto : Ilustrasi

CIAMIS,- Pegawai Disdukcapil Ciamis Kena OTT Tim Saber Pungli. Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). OTT dilakukan langsung oleh personil Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat dan Polres Ciamis, Rabu (15/05/2019).

Dalam OTT tersebut, dua pegawai berstatus honorer berinisial M dan S berhasil diamankan. Keduanya kedapatan mengutip sejumlah uang dari warga yang mengajukan pengurusan KTP-Elektronik.  

Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Hendra Virmanto, kepada media menjelaskan, dua oknum pegawai honorer Disdukcapil melakukan pungutan liar (pungli). Korbannya warga yang sedang mengurusi KTP-Elektronik untuk persyaratan paspor naik haji.  

Menurut Hendra, kedua pelaku sudah diamankan dan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan oleh Tim Saber Pungli Polda Jawa Barat. Nanti hasilnya, akan diserahkan ke Polres untuk ditindaklanjuti.  

Hendra menjelaskan, kedua pelaku mengutip uang sebesar Rp. 100 ribu kepada korban untuk mengurusi satu KTP Elektronik. Kebetulan, korban saat itu ingin mengajukan pembuatan lantaran KTP Elektronik miliknya hilang.  

Sekjen HMI Apresiasi Kinerja Tim Saber Pungli

Di tempat terpisah, Sekjen Himpunam Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciamis, Jejen Zainal Muttaqin, memberikan apresiasi kepada Tim Saber Pungli dari Polda Jabar dan Satreskim Polres Ciamis.

Apresiasi dari Sekjen HMI tersebut diberikan atas keberhasilan Tim Tim Saber Pungli dari Polda Jabar dan Satreskim Polres Ciamis melakukan OTT terhadap pegawai Disdukcapil Kabupaten Ciamis.  

Jejen berharap, oknum pegawai pelaku Pungli mendapatkan sanksi tegas dan memberikan efek jera. Dengan begitu, tidak terjadi lagi aksi Pungli di lingkungan Disdukcapil Kabupaten Ciamis dan instansi lainnya.

“Ini harusnya jadi peringatan keras bagi pegawai lainnya di lingkungan instansi manapun,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Jejen mengaku, HMI Cabang Ciamis akan mengawal proses penanganan kasus tersebut. Pihaknya tidak ingin, kasus itu ramai di awal dan berakhir seperti angin lalu.  

“Karena jika demikian, kasus Pungli serupa akan kembali terulang lagi,” katanya.

Jejen juga mengimbau masyarakat untuk berani melapor kepada pihak berwajib seandainya menemukan praktek-praktek Pungli. Khususnya Pungli yang dilakukan pegawai pemerinah terkait dengan pelayanan publik.    

Menurut Jejen, praktek Pungli di lingkungan Disdukcapil berawal dari kelalaian sesama pegawai untuk saling mengawasi, mengontrol serta mengingatkan. Dia yakin, praktek Pungli tersebut mencoreng nama baik institusi dan pemerintah daerah.

“Kalau pegawainya sadar hukum, saling mengontrol satu sama lain, ini (Pungli) tidak akan terjadi. Bukan hanya kedua oknumnya saja, tapi lingkungan kerjanya juga,” tandasnya. Pegawai Disdukcapil Ciamis Kena OTT Tim Saber Pungli. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here