26.4 C
Indonesia
Sabtu, September 21, 2019
No menu items!

OBPS Tingkatkan Budaya Literasi di Cintajaya Lakbok Ciamis

Wajib Baca

Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu

Reportasee.com, Kepulauan Seribu, - Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu. Oceanik Folk Festival...

Era Revolusi Industri 4.0, Kenali Peluang Profesi Baru Ini

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini sudah mencapai era revolusi industry 4.0. Keadaan seperti ini membuat banyaknya...

Daftar Kuliner Dari Betawi Yang Serba Nikmat

Indonesia memang kaya dengan keindahan alam dan kelezatan khas makanan di setiap daerah. Wisatawan baik dalam negeri...

Reportasee.com – Untuk meningkatkan budaya literasi di kalangan anak-anak desa, Pak Senan mendirikan Omah Baca Pak Senan (OBPS).

Pensiunan PNS tersebut mendirikan OBPS di salah satu ruangan rumahnya, di Dusun Sidamukti, RT 03 RW 01, Desa Cintajaya, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis.

OBPS didirikan pada 20 Mei 2018. OBPS bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak di desa terhadap buku dan bahan bacaan lain.

“Budaya literasi di desa belum tumbuh. Selain itu, akses mereka terhadap bahan bacaan masih belum bagus. Belum lagi, di era milenial sekarang ini, anak-anak dan remaja menghadapi ‘serbuan’ gadget, game, dan media sosial,” ujar Asep Mulyana, pegiat OBPS.

Asep berharap kehadiran OBPS bakal merangsang gairah membaca buku di kalangan anak-anak di desa tersebut.

Menurut Asep, OBPS berawal dari sebuah ruangan kecil bekas warung milik Pak Senan. Warung itu rusak akibat angin puting-beliung yang menerjang Kecamatan Lakbok tahun lalu.

Keluarga Pak Senan merenovasi dan “menyulap” warung itu menjadi taman bacaan masyarakat yang diberi nama OBPS.

Setelah lebih dari setahun berdiri, anak-anak di Dusun Sidamukti dan sekitarnya menyambut kehadiran OBPS dengan antusias.

Hampir setiap sore anak-anak datang untuk membaca buku. Tidak hanya dari Dusun Sidamukti saja, mereka juga datang dari dusun sebelah.

Lalu dari mana OBPS memperoleh buku bacaan?

“Kami belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. Sementara ini buku-buku yang ada di OBPS bersumber dari koleksi pribadi dan sumbangan para pegiat literasi,” tambah Asep.

OBPS sendiri sudah berjejaring dengan beberapa komunitas literasi, misalnya Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Jawa Barat, FTBM Ciamis, dan Ruang Baca Komunitas (RBK) Kota Banjar.

OBPS juga terlibat sebagai peserta pada kegiatan Kemah Literasi yang diselenggarakan oleh FTBM Ciamis pada 2018.

Namun demikian, karena keterbatasan sumber daya, OBPS ini masih belum memiliki program yang baku untuk membina anak-anak.

Sejauh ini, hanya Pak Senan dan istrinya yang setia memberikan bimbingan dan mengajari anak-anak untuk membaca buku.

Keluarga Pak Senan berharap kedepannya akan ada tambahan sumber daya, sehingga OBPS mampu berkontribusi, bukan saja menumbuhkan gairah membaca anak-anak desa, tetapi bahkan mendorong lahirnya budaya literasi di desa.  ***

Penulis:
Karizal Tri Sabana

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu

Reportasee.com, Kepulauan Seribu, - Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu. Oceanik Folk Festival...

Era Revolusi Industri 4.0, Kenali Peluang Profesi Baru Ini

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini sudah mencapai era revolusi industry 4.0. Keadaan seperti ini membuat banyaknya peluang profesi baru semakin banyak...

Daftar Kuliner Dari Betawi Yang Serba Nikmat

Indonesia memang kaya dengan keindahan alam dan kelezatan khas makanan di setiap daerah. Wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri banyak yang...

Jus buah sehat yang juga bermanfaat untuk kencantikan

Menjadi cantik pasti idaman bagi seluruh kaum wanita. Skincare dan perawatan tubuh selalu ada untuk mempercantik diri. Selain menggunakan skincare dan perawatan tubuh yang...

Daftar Makanan Penyebab Kulit Menua

Penuaan merupakan salah satu hal yang dihindari karena bisa membuat penampilan tidak menarik lagi. Banyak masyarakat terutama wanita untuk mencegah penuaan...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -