Obat Tramadol Viral, Pereda Nyeri yang Bisa Bikin Nge-fly

Advertisement

Jika mendengar istilah obat tramadol mungkin saja sudah tidak asing di kalangan masyarakat Indonesia.

Namun, jika melihat seperti apa tramadol itu sendiri tergolong jarang karena bukan termasuk obat yang bisa ditemukan di warung terdekat.

Biasanya tempat untuk membeli obat tramadol yaitu di apotek terdekat dengan indikasi sakit tertentu.

Tak heran ada cuitan yang menyebut dia menemukan sebungkus obat di saku celana adiknya dan tidak tahu obat apa itu sebenarnya.

Pengunggah cuitan itu lantas terkejut ketika banyak warganet yang kemudian menjawab bahwa obat tersebut adalah tramadol.

Advertisement

Pemilik akun dan warganet pun tak habis pikir karena ada obat seperti itu bisa berada di dalam saku celana adiknya.

Viral Temuan Obat Tramadol di Saku Adik

Pengunggah yang menanyakan jenis obat yang dia temukan di saku celana adiknya adalah akun bernama @convofs pada beberapa waktu lalu.

Pada postingannya tersebut, memang hanya terlihat potongan kemasan obat yang terpotong bagian merknya.

Namun, di kemasan obat yang berisi dua butir itu masih terlihat jelas tulisan HCL serta garis berwarna kuning dan hijau.

Sementara itu, di bagian kanan dan atas bungkus obat terlihat sobek yang mengartikan sudah dibuka dan tampaknya telah dikonsumsi.

Sang kakak yang menemukan obat itu lantas curiga dan kemudian menanyakannya lewat Twitter.

Salah seorang warganet dengan nama akun @C4PSLOCKHQQ menjawab, kalau melihat dari bungkusnya yang terpotong tampak seperti tramadol HCL.

Ia pun menjelaskan itu adalah obat-obatan tertentu dengan indikasi untuk Pereda nyeri.

Bukan itu saja, pengguna Twitter tersebut menuturkan efek samping dari tramadol yakni membuat kecanduan dan ngefly.

Akun @C4PSLOCKHQQ kemudian menyarankan agar sang pengunggah mengedukasi adiknya sehingga ia tidak menyalahgunakan obat tersebut.

Senada dengan akun tersebut, banyak juga warganet yang mengatakan bahwa obat yang ditemukan di saku adiknya adalah tramadol HCL.

Salah satu warganet bahkan mengatakan biasanya penggunaan tramadol secara sembarangan yaitu untuk mabok teler.

Bahkan ada juga warganet yang mengklaim tongkrongan adik sang pengunggah sudah tidak benar.

Apakah Tramadol Berbahaya?

Jika melihat dari semua balasan dari warganet, tramadol mengindikasikan jika itu bukanlah obat sembarangan.

Memang, tramadol sendiri merupakan jenis obat-obatan yang harus dikendalikan atau berada di bawah pengawasan dokter.

Sebagai informasi, tramadol juga bukan termasuk obat yang cocok untuk anak-anak.

Bahkan tak semua orang cocok untuk mengkonsumsi tramadol sekalipun digunakan untuk pengobatan yang benar.

Cara penggunaan tramadol yaitu dengan menelannya utuh, atau menyuntikkannya melalui jarum suntik.

Ini mengartikan pasien yang membutuhkan tramadol tak boleh meminum obat ini dengan mengunyah ataupun menghaluskannya.

Hal tersebut bertujuan agar pasien terhindar dari overdosis yang cukup fatal.

Tramadol sendiri pada pada dasarnya merupakan obat yang berguna untuk mengatasi rasa nyeri alias anti nyeri.

Banyak orang yang sering kali menyalahgunakan tramadol karena mudah ditemukan dan beredar bebas di platform sosial media.

Harga tramadol sendiri relatif terjangkau, namun tetap saja berbahaya apabila kecanduan.

Kendati demikian, orang-orang lebih banyak yang menggunakan tramadol untuk membuat dirinya kecanduan.

Para kalangan remaja terbukti sering kali menyalahgunakan tramadol karena efeknya mirip seperti heroin.

Walaupun begitu, pihak BNN bukan termasuk dalam daftar larangan pihak BNN lantaran bukan termasuk narkotika.

Oleh sebab itulah, pada dasarnya penggunaan tramadol harus dengan adanya resep dokter.

Terlebih, ada efek samping dari konsumsi tramadol antara lain maag, gatal-gatal, susah buang air besar, memicu kantuk, pusing, sampai sakit kepala.

Sayangnya, sampai saat ini banyak anak remaja yang bisa dengan bebas membeli obat tramadol.

Show More
Advertisement