Mobile

Nothing Phone 2 Akan Kalah dari Rival Andalannya?

Aqsa Guest House
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
Aqsa Guest House
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024
PMB Unigal 2024

Seri smartphone yang menarik perhatian banyak orang baru-baru ini adalah Nothing Phone 2 terbaru.

Ponsel tersebut kabarnya hadir di acara Mobile World Congress 2023 yang diselenggarakan beberapa waktu lalu.

Dari informasi yang beredar, Nothing Phone 2 akan rilis dengan jeroan teranyar namun tampaknya kalah dari pesaing andalannya.

Perkenalan Nothing Phone 2 di MWC 2023

CEO ponsel Nothing Phone yakni Carl Pei menarik banyak orang dalam acara Mobile World Congress 2023 beberapa waktu lalu.

Ia menarik atensi banyak orang saat naik panggung untuk mengumumkan seri ponsel keluaran perusahaan selanjutnya yakni.

Dalam penuturannya saat itu, seri ponsel perusahaan selanjutnya akan rilis dengan chipset seri Snapdragon 8 kelas atas.

Sebenarnya, itu bukan ungkapan yang para penggemar harapkan untuk kelanjutan Nothing Phone.

Sebab banyak orang yang justru menganggap fisik Nothing Phone akan menjadi daya tarik nyata smartphone dalam acara tersebut.

Informasi terbaru justru mengumumkan bahwa pengumuman Pei mungkin atau kurang signifikan dibandingkan perkiraan sebelumnya.

Bahkan ada pengguna internet yang menemukan bahwa eksekutif Qualcom Alex Katouzian yang mungkin keliru mengungkapkan chipset untuk Nothing Phone 2 mendatang.

Pasalnya dalam unggahan di Linkedin yang sudah diedit terungkap bahwa seri tersebut akan memakai chipset Snapdragon 8 generasi pertama.

Ini jelas berbeda jauh dengan ungkapan sebelumnya yang menyebut Nothing Phone II akan rilis dengan Snapdragon 8 Gen 2 kelas atas.

Hal tersebut tentu membuat publik bertanya-tanya apa yang terjadi pada seri baru Nothing Phone mendatang.

Prosesor Sebenarnya untuk Nothing Phone II

Sebagai informasi, ponsel baru Nothing Phone II akan memakai chipset Snapdragon 8 Plus Gen 1.

Diketahui, prosesor tersebut muncul pada akhir tahun 2022 untuk beberapa ponsel berkualitas tinggi.

Ponsel dengan chipset Snapdragon 8 Plus Gen 1 ada Samsung Galaxy Z Fold 4 dan OnePlus 10 T.

Walaupun bukan chipset terbaru, kedua ponsel tersebut mempunyai kinerja yang sangat baik di mata penggunanya.

Fakta ini juga mengatakan bahwa Nothing Phone II tak akan mempunyai prosesor yang cocok dengan smartphone android terbaik tahun 2023.

Adapun jajaran ponsel tersebut mencakup Samsung Galaxy S23 Ultra dan OnePlus 11.

Di samping itu, banyak orang yang menyebut bahwa chipset Snapdragon 8 Plus Gen 1 akan mengalami peningkatan nyata.

Hal itu terungkap jika melihat dari sudut pandang kinerja chipset untuk ponsel terbarunya.

Adapun peningkatan nyata Snapdragon 8 Plus Gen 1 bisa terlihat atas Snapdragon 778 G Plus yang ada di Nothing Phone 1.

Selain itu, chipset tersebut juga ada di beberapa smartphone terbaik yang terus memakai perangkat keras Qualcomm 2022 dengan begitu baik.

Dalam praktiknya, Nothing Phone II seharusnya terasa sama kuatnya seperti smartphone Samsung terbaik tahun 2022.

Karena itu banyak yang berharap ponsel tersebut hadir dengan performa dan kemampuan pencitraan jauh lebih unggul daripada pendahulunya.

Apalagi, adopsi Nothing Phone II terhadap chipset akan berlangsung dengan Snapdragon 8 Plus Gen 1 bukan Gen 2.

Sebenarnya chipset Snapdragon 8 Plus Gen 1 akan menguntungkan seri Nothing Phone II dari segi harganya.

Dengan membiarkan Nothing Phone menekan harga komponen, maka perusahaan mungkin bisa menawarkan smartphone premium pertama.

Apalagi ponsel tersebut seharusnya menjadi smartphone bonafit dengan harga yang memotong pesaing top of the line lainnya.

Walaupun kenyataannya begitu, tetap saja harga Nothing Phone 2 tak akan murah bagi pengguna.

Sebab label harga Nothing Phone 2 pasti lebih mahal dan tinggi dibandingkan pendahulunya yakni Nothing Phone 1.


Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Lanjutkan Membaca
Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca