Nikmati Hamparan Cahaya Lampu Kota di Puncak Jamiaki Ciamis

0
771
Nikmati Hamparan Cahaya Lampu Kota di Puncak Jamiaki Ciamis

Reportasee.com,- Puncak Jamiaki yang terletak di Desa Medanglayang, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, tengah menjadi salah satu target wisata alam yang viral di kalangan masyarakat lokal maupun dari luar daerah Kabupaten Ciamis.

Puncak elok Jamiaki yang memang bagian dari lokasi kawasan Gunung Sawal memiliki daya tarik pesona yang menyuguhkan panorama alam di siang hari dan malam hari ditemani udara sejuk untuk berkemping ria melepas penat dari aktifitas kerja.

Bagi masyarakat yang notabene bukan pendaki dan tidak memiliki perlengkapan untuk berkemah tidak perlu khawatir, karena pengelola sudah menyiapkan segala keperluan selama di puncak. Mulai dari sumber air, fasilitas MCK, pedagang makanan, tour guide dan fasilitas rekreasi lainnya.

Baca : Lagi Hits! Tempat Wisata Terbaru di Ciamis

Puncak Jamiaki Ciamis

Dadang, pengunjung asal Banagara, Ciamis, menuturkan, ketinggian Puncak Jamiaki sekitar 1020 Mdpl, dengan jalur pendakian sekitar 1,5 km. Setelah mendaftar di pos pemantau, jalur langsung menanjak, cukup menguras energi.

“Tapi setelah sampai di puncak, lelahpun buyar semerta dibalut udara segar nan asri dengan suguhan panorama indah yang memanjakan mata,” katanya, Kamis (22/8/2019).

Dadang menyebut, pengelolaan wisata dengan swadaya masyarakat ini sangat bagus dan perlu, mengingat Kabupaten Ciamis memiliki potensi alam yang wajib dikembangkan menjadi potensi-potensi penggerak perekonomian di masyarakat.

Baca : Pengalaman Mengunjungi Tempat Wisata di Jawa Barat

Hamparan Lampu Perkotaan

“Melihat hamparan lampu perkotaan kelap kelip seperti bintang saat malam, memberikan keindahan tersendiri. Suasana pegunungan alam bebas cukup terasa, fasilitas pendukung tetap ada,” ungkap Dadang.

Sekretaris pengelola Puncak Jamiaki Nanang mengatakan Puncak Jamiaki awalnya merupakan kawasan lahan kebun warga. Lalu menajadi Spot strategis. Setiap akhir pekan rata-rata 70 pengunjung yang berkemah, bisa sampai 200 orang pada waktu tertentu.

“Jadi dulu kalau mau mengumpulkan hasil panen warga disini sering menginap di kebun. Dan ditemukan keindahan menatap kawasan kota Tasik dan Ciamis pada malam hari,” ujar Nanang.

Pengelolaan kawasan wisata alam Jamiaki sejauh ini telah memberdayakan 75 orang warga. Mereka bertugas mulai dari petugas parkir, tiket, tour guide, kebersihan dan lainnya. Setiap jaga 15 orang bergantian dari 5 RT yang ada di kampung.

“Pendakian relatif tak terlalu berat, bahkan sebagai pendaki pemula masih sanggup melewati jalur itu, namun saat ini masih banyak fasilitas pendukung yang kurang seperti kondisi jalan akses yang sebagian belum diaspal,” ungkap Nanang. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.