Nasi Dingin Lebih Rendah Gula Daripada Nasi Panas, Ini Fakta Sebenarnya!

Advertisement

Ada banyak orang yang menyebut bahwa nasi dingin lebih rendah gula daripada nasi panas dan baru datang.

Karena itulah, para penderita penyakit gula darah memilih untuk mengkonsumsi nasi yang sudah cukup lama.

Lantas apakah benar anggapan tersebut? Berikut informasi selengkapnya untuk Anda.

Viral Postingan Nasi Dingin Lebih Rendah Gula Daripada Nasi Panas

Belum lama ini, viral unggahan di Instagram yang menyebut bahwa kadar gula di dalam satu mangkuk nasi putih pulen.

Di mana unggahan itu menyebut bahwa satu mangkuk nasi pulen setara dengan dua sendok makan gula pasir.

Advertisement

Karena itulah, postingan tersebut menyebut bahwa harus stop konsumsi nasi putih karena dapat memicu perut buncit serta penyakit kencing manis.

Selain itu, banyak juga orang yang percaya bahwa nasi putih yang baru matang mengandung kadar gula lebih tinggi.

Oleh sebab itu, perlu untuk mendinginkan nasi terlebih dahulu sebelum mengkonsumsinya.

Lalu benarkah ungkapan tersebut?

Benarkah Nasi yang Baru Matang Membuat Kadar Gula Tinggi?

Menyadur alodokter.com, para penderita gula darah, perlu membatasi konsumsi nasi putih untuk mencegah kenaikan kadar gula darah.

Demi menghindari efek tersebut, ada anggapan bahwa sebaiknya para penderita mengkonsumsi nasi putih yang dingin.

Ini bisa terjadi karena mereka menganggap nasi dingin lebih rendah gula, benarkah begitu?

Sebagai informasi, diabetes mellitus adalah sebuah penyakit yang bisa menyebabkan tingginya kadar gula di dalam darah.

Para penderita penyakit tersebut harus membatasi makanan dengan indeks glikemik yang tinggi, salah satunya yaitu nasi putih.

Indeks glikemik adalah sebuah cara untuk mengelompokkan makanan dan minuman berdasarkan kecepatan dalam meningkatkan kadar gula darah.

Indeks glikemik yang semakin tinggi pada sebuah makanan atau minuman, maka kadar gula darah kian meningkat sesudah mengkonsumsi makanan tersebut.

Manfaat Konsumsi Nasi Dingin Bagi Penderita Gula Darah

Rupanya anggapan nasi dingin lebih rendah gula cukup benar adanya.

Di mana nasi putih yang kaya akan zat pati atau karbohidrat bisa tercerna dengan cepat oleh usus halus dan menyebabkan gula darah meningkat.

Namun, zat pati itu bisa berubah menjadi zat pati resisten dengan menyimpan nasi matang di dalam kulkas bersuhu 4 derajat selama satu hari.

Kemudian, sebelum mengkonsumsinya hangatkan kembali nasi tersebut.

Karena itulah, nasi putih yang dingin dengan kandungan zat pati resisten memiliki berbagai manfaat untuk penderita gula darah seperti:

1. Meningkatkan Kinerja dan Produksi Hormon Insulin

Para penderita gula darah, terutama tipe 2 akan terjadi gangguan pada kinerja hormone insulin.

Di mana hormon tersebut berfungsi untuk membantu gula darah masuk dalam sel untuk berubah menjadi energi.

Gangguan pada hormone satu ini nantinya menyebabkan gula menumpuk dalam darah dan kadarnya meningkat.

Pati resisten di dalam nasi putih dingin bisa meningkatkan kinerja insulin dalam jaringan lemak.

Adapun pati resisten yang sulit larut dalam usus halus nantinya masuk ke usus besar dan berubah menjadi asam lemak.

Di mana asam tersebut terutama asam propionate dengan bantuan dari bakteri baik dalam usus halus.

Keberadaan asam propionate itulah yang dapat meningkatkan kinerja hormon insulin dalam jaringan lemak dan gula darah bisa terkontrol.

2. Menurunkan Kadar Kolesterol di Dalam Tubuh

Sejumlah studi memperlihatkan bahwa konsumsi pati resisten, seperti di nasi putih dingin bisa mengurangi kadar kolesterol dan trigliserida dalam tubuh.

Kendati demikian, klaim tersebut masih perlu penelitian lebih lanjut.

Sebab, sejauh ini efek itu baru tampak pada hewan percobaan di dalam laboratorium.

Meskipun nasi dingin lebih rendah dari nasi panas sekalipun, penting untuk Anda berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.

Show More
Advertisement