NASA Namai Batu di Mars “Rolling Stones”

0
438
NASA Namai Batu di Mars “Rolling Stones”
Foto : Batu Rolling Stones

Reportasee.com,- Rolling Stones telah menjadi nama batu di Planet Mars. Beberapa waktu lalu, Badan Penerbangan dan Pesawat Antariksa (NASA) mengangkat nama itu dari band rock Amerika Serikat.

Melansir dari VoaNews.com, Selasa (27/08/2019), The Rolling Stones telah menggoyang panggung di seluruh dunia dalam lebih dari 50 tahun. Tetapi sekarang pengaruh mereka telah melesit ke luar angkasa pasca Mars InSight Mission NASA menamai batu di planet itu setelah nama band tersebut.

NASA memberi pernyataan resmi, ukuran batu Rolling Stones sedikit lebih besar dari bola golf. Batu itu telah bergulir sekitar 3 kaki dan didorong oleh pendorong pesawat ruang angkasa InSight saat mendarat di Mars pada bulan November 2018.

Baca:   Teleskop Webb NASA Siap Terbang Tahun Depan

Faktanya, InSight mempublikasikan batu tersebut melalui gambar di hari berikutnya. Itu menandakan bahwa gulungan batu tersebut merupakan yang terjauh dari pandangan NASA saat mendaratkan pesawat ruang angkasa di planet Mars.

Pengambilan Nama Rolling Stones

Aktor Hollywood Robert Downey Jr bersama dengan Keith Richards, Mick Jagger, Charlie Watts dan Ronnie Wood tengah melakukan konser di Stadion Rose Bowl Pasadena, Kamis (22/08/2019).

Baca:   Air Es di Planet Mars Bantu Manusia Mendarat

Secara kebetulan, Lokasi konser tersebut dekat dengan Jet Propulsion Laboratory NASA.

NASA menyebut, The Rolling Stones yang dikenal karena lagu-lagu hit seperti “Brown Sugar” dan “Sympathy for the Devil” merupakan kehormatan sebagai tonggak sejarah dalam sejarah panjang.

“Sementara nama batu tersebut masih bersifat informal. Meski begitu, nama itu akan ditampilkan pada peta Mars sesuai fungsinya,” untaran NASA.

Baca:   Perseid Akan Turunkan Hujan Meteor Tahun Ini

Pihak yang Berhak Meresmikan Rolling Stones

Dalam hal lain, hanya International Astronomical Union yang berhak memberikan nama ilmiah resmi untuk lokasi, asteroid dan objek lainnya di tata surya termasuk nama batu tersebut.

Anggota tim InSight, Matt Golombek mengatakan, dia beserta timnya telah sering melihat batu di Planet Mars selama karirnya sebagai astronot.

Ia memulai karirnya menuju permukaan NASA Mars sejak 1997.

“Batu ini mungkin tidak akan ada di banyak makalah ilmiah, tetapi itu menjadi salah satu yang paling keren,” tegas Golombek. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here