24 C
Indonesia
Rabu, Februari 19, 2020
No menu items!

Musim Hujan, Waspada Demam Berdarah dan Cara Pencegahan

Wajib Baca

Kesalahan Saat Berkunjung ke Paris Ini Perlu Diketahui Sebelum Anda Berangkat

Reportasee.com - Kesalahan Saat Berkunjung ke Paris Ini Perlu Diketahui Sebelum Anda Berangkat. Sebuah tempat wisata kelas...

Oleh-Oleh Khas Jogja, Ini Rekomendasinya

Reportasee.com - Oleh-Oleh Khas Jogja, Ini Rekomendasinya. Jogja, kota dengan sejuta pesona alam dan budaya. Jogja menjadi...

Curug Cigamea, Objek Wisata Alam Indah dan Sejuk

Reportasee.com – Curug Cigamea, Objek Wisata Alam Indah dan Sejuk. Curug Cigamea merupakan salah satu objek wisata...

Reportasee.com, – Memasuki musim hujan pastinya dibarengi dengan perkembangan biakan jentik-jentik nyamuk, salah satunya nyamuk aedes aegypti penyebab virus demam berdarah dengue (DBD).

Adapun yang menjadi gejala awal, biasanya penderita DBD akan mengalami demam tinggi disertai nyeri kepala, nyeri otot, nyeri ulu hati, sendi, dan susah buang air besar.

Sesudah itu, terdapat tanda pendarahan akibat kebocoran plasma berupa bintik-bintik merah di bagian kulit, gusi berdarah, dan buang air besar yang disertai darah.

Gejala tersebut berbeda dengan demam dengue atau dhf, karena biasanya untuk demam dengue, penderita hanya akan mengalami demam selama tiga hari, Sesudah itu akan berangsur turun.

Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan rumah seperti membersihkan saluran irigasi atau selokan, tempat tergenangnya air, serta memeriksa bak penampungan air yang biasa digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Memasuki musim hujan sekarang ini diprediksi puncaknya pada Maret-April mendatang, Dinas Kesehatan Kukar mengimbau masyarakat, untuk mengantisipasi nyamuk demam berdarah dengue (DBD).

Permasalahan demam berdarah selalu menghantui masyarakat Indonesia. Terlebih siklus perkembangan nyamuk aedes aegypti penyebab DBD sangat cepat.

Terlebih sekarang memasuki musim penghujan. Maka berpotensi banyak tempat-tempat yang menggenang air. Itu menjadi tempat berkembang biaknya. Sebab nyamuk aedes aegypti suka berkembang biak di air.

Diawali dengan membersihkan rumah, menguras bak mandi, menutup tempat-tempat penampungan air, dan membuang sampah ke tempat yang seharusnya.

Selain itu, disarankan untuk menanam tumbuh-tumbuhan yang sifatnya tidak disukai nyamuk aedes aegypti. Antara lain tumbuhan lavender, serai wangi, bunfs geranium, dan banyak.

Demam berdarah atau demam dengue (disingkat DBD) dikutip wikipedia.org infeksi yang ditimbulkan oleh virus dengue. Jenis nyamuk menularkan virus dengue. Demam dengue yaitu sebagai “breakbone fever” atau dapat disebut”bonebreak fever” (demam sendi) hal ini dikarenakan dapat menyebabkan sipenderita mengalami nyeri yang sangat hebat seperti tulang mereka akan patah. Sejumlah gejala dari demam dengue yaitu demam; sakit kepala; kulit kemerahan yang tampak seperti campak; serta nyeri otot dan persendian. Pada sejumlah pasien, demam dengue dapat berubah menjadi satu dari dua bentuk yang mengancam jiwa. Bentuk pertama yaitu demam berdarah, yang menyebabkan pendarahan, kebocoran pembuluh darah (saluran yang mengalirkan darah), dan rendahnya tingkat trombosit darah (yang menyebabkan darah membeku). Bentuk kedua yaitu sindrom renjat dengue, yang menyebabkan tekanan darah rendah yang berbahaya.

DBD di Musim Hujan dan Cara Pencegahan

Demam berdarah menyebar melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, dan hanya nyamuk betina yang mentransmisikan virus DBD.

Nyamuk ini biasanya menyerang di siang dan petang hari, baik di dalam maupun di luar rumah. Nyamuk Aedes berkembang biak di air yang tergenang dan jarang terbang menjauh lebih dari 200 meter dari tempat berkembang biak.

Gejala demam berdarah

Seseorang yang tergigit dan terinfeksi Aedes aegypti akan merasakan satu atau lebih gejala demam berdarah, antara lain demam selama 3-7 hari, sakit kepala hebat, nyeri otot dan sendi, kehilangan nafsu makan, mual, muntah, diare, ruam pada kulit, dan pendarahan mukosa (hidung dan gusi).

Jika merasakan gejala tersebut, penderita demam berdarah biasanya diharuskan untuk istirahat penuh di rumah (bed rest) sampai demamnya hilang. Biasanya demam turun Sesudah 3 sampai 5 hari dan sebagian besar penderita akan pulih dalam dua minggu.

Cara Pencegahan Demam Berdarah (DBD)

Sebelum telanjur terkena demam berdarah, jauh lebih baik meningkatkan kesadaran untuk membiasakan hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, dan membasmi tempat atau sarang perkembangbiakan nyamuk.

Pencegahan sebaiknya Diawali dari diri sendiri dan lingkungan tempat tinggal sekitar. Merangkum dari berbagai sumber, terdapat 11 langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan terhadap nyamuk Aedes aegypti dan terkena demam berdarah, antara lain:

  1. Oleskan lotion antinyamuk pada bagian tubuh atau kulit untuk mencegah gigitan nyamuk. Jam rawan nyamuk menyerang berkisar pukul 16.00-19.00. Jangan oleskan di permukaan yang luka atau lecet, dekat mata dan mulut. Sesudah itu jangan lupa untuk mencuci tangan
  2. Kenakan celana panjang dan baju lengan panjang untuk menutupi kulit Anda.
  3. Pasang kelambu atau kasa nyamuk di tempat tidur, terutama untuk bayi.
  4. Hindari menggantung terlalu banyak pakaian bekas pakai karena nyamuk menyukai aroma keringat manusia.
  5. Semprotkan obat pembunuh serangga di sudut-sudut gelap dalam rumah seperti di kolong tempat tidur, sofa, maupun di balik tirai.
  6. Tutup semua wadah dan hindari genangan air seperti ember buangan AC, penadah hujan. Untuk bak mandi, kuras setidaknya seminggu sekali untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk di dalam rumah.
  7. Gemburkan tanah pada pot untuk mencegah tergenangnya air.
  8. Kubur barang-barang yang dapat menampung air seperti plastik, ban bekas, drum, batok kelapa, pot, kaleng atau botol bekas yang sudah tak terpakai.
  9. Pangkas pohon yang terlalu rimbun, buang semua daun yang berguguran dan sampah yang menumpuk, serta bersihkan kotoran yang menyumbat di talang atap.
  10. Tabur insektisida pembunuh serangga di selokan dan talang atap.
  11. Segera bersihkan rumah Sesudah banjir surut agar menghindari lembap, tumbuhnya jamur, dan bersarangnya nyamuk.
- Advertisement -
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

Kesalahan Saat Berkunjung ke Paris Ini Perlu Diketahui Sebelum Anda Berangkat

Reportasee.com - Kesalahan Saat Berkunjung ke Paris Ini Perlu Diketahui Sebelum Anda Berangkat. Sebuah tempat wisata kelas...

Oleh-Oleh Khas Jogja, Ini Rekomendasinya

Reportasee.com - Oleh-Oleh Khas Jogja, Ini Rekomendasinya. Jogja, kota dengan sejuta pesona alam dan budaya. Jogja menjadi salah satu destinasi wisata yang...

Curug Cigamea, Objek Wisata Alam Indah dan Sejuk

Reportasee.com – Curug Cigamea, Objek Wisata Alam Indah dan Sejuk. Curug Cigamea merupakan salah satu objek wisata alam air terjun yang berlokasi...

Beberapa Makanan Pokok Pengganti Nasi Yang Baik Dikonsumsi

Reportasee.com, - Tak bisa dipungkiri jika nasi merupakan  makanan pokok bagi sebagaian besar penduduk di Indonesia. Bagi Anda yang sedang menjalani program...

Daftar Manfaat Kulit Jeruk Untuk Kesehatan Dan Kecantikan

Reportasee.com, - Ketika Anda sedang mengkonsumsi jeruk, seringkali yang Anda perhatikan hanya bagian buahnya dan melupakan kulitnya kan? Ya, memang yang enak...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -