Mobile Legends “Mengkafankan” Komunikasi Pertemanan

0
156
Mobile Legends

Reportasee.com,- Semakin berkembangnya dunia smartphone berbasis android atau IOS, semakin maju pula dunia digital khususnya game. Sebagai contoh, sejak kemunculan Game online mobile legends di tahun 2016 silam, sudah lebih dari 100 juta pengguna di seluruh dunia yang telah memainkan game berbasis online tersebut.

Seperti yang disampaikan oleh Andi dkk dalam penelitiannya yang berjudul perilaku komunikasi pengguna game online mobile legend. Ia mengatakan bahwa ada perubahan sikap, perilaku, serta perubahan dalam menyampaikan informasi khususnya dalam penggunaan bahasa gaul dan bahasa kasar yang pada umumnya bahasa tersebut digunakan sebagai sarana komunikasi antara pemain.

Konsep dasar Game online ML adalah suatu permainan melalui suatu perangkat yang terhubung dengan jaringan internet dimana memungkinkan suatu pemain untuk saling terhubung dengan pemain lain.

Saat ini, berbagai jenis game online dapat dengan mudah ditemukan di web atau ponsel anda, salah satunya mobile legends itu sendiri. Mobile Legends adalah salah satu permainan game online yang sekarang ini sedang digandrungi banyak orang.

Sejalan dengan pernyataan di atas, berdasarkan pernyataan Operasional Manager Moonton Indonesia, Dimas Wiratama S jumlah pengguna aktif bulanan Mobile Legends di Indonesia mencapai 50 juta dari total 170 juta pengguna aktif di seluruh dunia.

Dengan angka yang cukup fantastis tersebut Indonesia menjadi penyumbang terbesar pengguna aktif mobile legends di dunia. Permainan ini menjadi favorit karena bisa dilakukan di mana saja, kapan saja selama jaringan internet tersedia. Tidak dipungkiri permainan ini menciptakan keasyikan tersendiri bagi gamer (pemain game).

Kenyataan yang dapat kita lihat sekarang ini seorang gamer yang sedang memainkan mobile legends akan merasa begitu asyik hingga sampai terbawa begitu dalam ke dalam permainan yang sedang dimainkannya sampai mengindahkan apa yang ada di sekitarnya, meskipun berada dalam sekumpulan komunikasi pertemanan.

Mereka cenderung akan menuangkan segala fokus dan perhatiannya dalam permainan tersebut. Hal ini tentunya  menjadi kekhawatiran kita bersama jika terus berlanjut maka hal tersebut dapat “mengkafankan” atau mematikan bahasa komunikasi antar teman, interaksi sosial antar manusia atau yang lainnya.

Terlepas dari kenikmatan permainan game dan akibat yang akan ditimbulkan, kita perlu kiranya bijak dalam menyikapi setiap perkembangan teknologi yang ada. Teknologi dapat membawa kita ke dalam kebaikan akan menfaat, namun juka dapat memberikan dampak negatif jika kita tidak bijak.

Tingkah laku seseorang dalam suatu kelompok merupakan kegiatan yang dapat diukur dan diamati, dimana perilaku komunikasi mengacu pada terjadinya perubahan sikap serta pendapat sebagai akibat dari informasi yang disampaikan dari satu individu ke individu yang lain dalam suatu kelompok sebagai identitas dalam kelompok tersebut.

Berkaitan dengan penggunaan bahasanya, maka permainan tersebut cenderung akan menghasilkan dan menggunakan bahasa-bahasa gaul dan justru cenderung “keblablasan” dan mengarah ke bahasa kasar. Hal inilah yang kemudian jika tidak di batasi oleh individunya sendiri maka akan berdampak buruk terhadap tingkah perilaku dalam komunikasi kelompok.

Adapun saran dan pandangan dari penulis menyikapi hal ini adalah supaya kita semua perlu bijak dalam menggunakan teknologi khususnya dunia game online. Ciptakan suasana yang baik dengan bahasa komunikasi yang baik supaya tidak muncul konflik horizontal dalam komunitas. ***

Penulis: Eko Riyadi, S.Pd.SD
*Guru SD Negeri Wanareja 01, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here