28.9 C
Indonesia
Kamis, Desember 12, 2019
No menu items!

Miliaran Bulu Metana Ditemukan di Lautan Atlantik

Wajib Baca

Sherina Unggah Foto Dengan Derby Romero, Petualangan Sherina 2 Reborn?

Jakarta, Reportasee.com, - Sherina Unggah Foto Dengan Derby Romero, Petualangan Sherina 2 Reborn?. Sherina Munaf tiba-tiba membuat...

Lionel Messi Rajai Hattrick LaLiga Santander

Reportasee.com,- Lionel Messi kembali menjadi raja Hattrick LaLiga Santander. Ia telah menampilkan sihirnya dengan mencetak 3 gol...

Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom

Reportasee.com, Jakarta, - Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom. Vivo menyatakan ponsel...

Reportasee.com,- Miliaran bulu metana ditemukan di lautan Atlantik. Simpanan karbon yang luas di Kutub Utara bukan satu-satunya sumber potensial dari pelepasan umpan balik pemanasan global.

Melansir dari Tempo.co, Rabu (28/08/2019), miliaran ton bulu metana tersimpan dalam struktur klathrat. Cadangan ini terpisah dari simpanan karbon besar di Arktik. Akan tetapi mereka tidak terlalu berbahaya bagi ekosistem dan kehidupan manusia.

Pada 2012, Nature mengeluarkan sebuah penelitian yang menemukan bahwa simpanan klathrat yang menghasilkan milyaran ton metana kini tidak stabil di Pantai Timur AS.

Studi ini memperkirakan pelepasan skala besar dalam jajaran multi-gigaton berasal dari wilayah selatan Pantai Timur AS karena perubahan sirkulasi Gulf Stream dan pemanasan perairan dasar.

Kedua dampak itu diakibatkan oleh perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia. Studi ini tidak pasti seberapa cepat pelepasan itu terjadi. Namun telah tercatat bahwa pelepasan didasari oleh degradasi klathrat skala besar yang terkait dengan pemanasan dasar laut.

Penelitian Bulu Metana

Tahun ini, kapal penelitian Geomar kembali ke wilayah tersebut hingga menemukan ratusan bahkan miliaran bulu metana yang dilepaskan secara tidak stabil. Hasil ini mengejutkan beberapa fakta bahwa hanya tiga sumber yang meresap metana yang sebelumnya telah diidentifikasi.

Bulu-bulu itu ditemukan di permukaan 50 hingga 1.500 meter air. Sebagian besar rembesan terjadi pada kedalaman antara 250 dan 600 meter di sepanjang zona yang membentang dari Cape Hatteras ke Georges Bank.

Rembesannya berkisar dari yang baru sampai 100 atau 1.000 bahkan lebih. Secara keseluruhan, prevalensi rembesan lebih luas dari yang diperkirakan.

Analisis Tentang Bulu Metana

Ahli geofisika kelautan di Goemar di Kiel, Jerman, Christian Berndt menjadi orang pertama yang menganalisis dan memetakan bulu metana ke seluruh margin.

“Ia beserta timnya telah menemukan bahwa ada lebih banyak metana yang keluar dari dugaan sebelumnya,” menurut laporan Science Magazine, Rabu (28/08/2019).

Saat ini, hanya sejumlah kecil metana yang dilepaskan dari dasar laut dan dilepas di Pantai Timur AS yang kemungkinan mengenai atmosfer.

Sebagian besar gas yang dimilikinya hanya diserap oleh kolom air hingga meningkatkan pengasaman di wilayah tersebut dan berkontribusi terhadap anoksia.

Secara keseluruhan, sebanyak 300 hingga 400 gigaton metana berisiko menghantam atmosfer yang menyebabkan bahaya serius dan abadi. ***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

Sherina Unggah Foto Dengan Derby Romero, Petualangan Sherina 2 Reborn?

Jakarta, Reportasee.com, - Sherina Unggah Foto Dengan Derby Romero, Petualangan Sherina 2 Reborn?. Sherina Munaf tiba-tiba membuat...

Lionel Messi Rajai Hattrick LaLiga Santander

Reportasee.com,- Lionel Messi kembali menjadi raja Hattrick LaLiga Santander. Ia telah menampilkan sihirnya dengan mencetak 3 gol kemenangan FC Barcelona vs Real...

Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom

Reportasee.com, Jakarta, - Vivo X30 Rilis 16 Desember 2019 Kamera 64MP, 60x Hybrid Zoom. Vivo menyatakan ponsel terbarunya, X30, akan diumumkan pada...

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple mengungkapkan telah meningkatkan privasi di...

Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban

Jakarta, Reportasee.com, - Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan kota baru sedang disiapkan...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -