Mikroba Telah Tersebar Dari Berbagai Jenis Makanan

0
324
Mikroba Telah Tersebar Dari Berbagai Jenis Makanan
Foto : Mikroba

Reportasee.com,- Mikroba telah tersebar dari berbagai jenis makanan. Komunitas penyakit itu berkembang biak dari makanan yang berusia ratusan tahun.

Melansir dari Live Science, Sabtu (17/08/2019), mikroba yang hidup di endapan akuatik dalam telah beradaptasi pada bahan organik terdegradasi.

Studi baru tentang mikroba ini telah dikemukakan oleh para profesor di University of Tennessee, Knoxville.

Profesor UT, Andrew Steen mengatakan, ada mikroba yang hidup di endapan laut dengan memakan karbon seperti protein dan karbohidrat. Namun, tak banyak yang tahu tentang bagaimana penyakit itu memakan makanan tua yang berkualitas buruk.

Pemahaman tentang mikroorganisme pada makanan berkualitas rendah sangat penting untuk diketahui. Karena faktanya, hal itu dapat memperlambat metabolisme sel dalam organ manusia. Sehingga mereka dapat bertahan lebih lama selama proses transplantasi.

“Ini juga bisa membantu dalam melestarikan komunitasnya di bawah tanah yang berperan dalam penyerapan karbon dan proses peperangan melawan perubahan iklim,” kata Steen.

Penelitian Terhadap Mikroba

Untuk lebih memahami bagaimana mikroorganisme ini mengakses makanan ini, para peneliti menguji berbagai jenis peptidase.

“Komunitas ini hidup sangat lambat dengan sel berlipat ganda di suatu tempat antara setiap 10 tahun dan setiap 10.000 tahun. Tetapi kami tidak yakin bagaimana hal itu berkembang biak,” kata Steen.

Ia juga menambahkan, penelitian itu menunjukkan bahwa komunitas tersebut hidup dengan cara yang sama seperti halnya penyakit lainnya. Namun lebih lambat dan dengan beberapa peningkatan kemampuan untuk memakan makanan berkualitas rendah di lingkungan mereka.

Analisis Data Mikroba

Data yang dikumpulkan oleh para peneliti mewakili sekitar 275 tahun endapan sedimen dari muara Sungai White Oak.

Mereka menggunakan analisis DNA dalam sedimen ini. Dengan mengukur peptidase, mereka mengevaluasi bagaimana mikroorganisme ini memetabolisme dengan sedikit akses ke bahan organik segar.

Karbon organik yang terkubur dalam sedimen air adalah wadah jangka panjang untuk karbon dioksida atmosfer, dan sekitar 40 persen dari karbon organik terkubur terjadi di muara dan sistem delta.

“Studi kami menunjukkan bahwa komunitas tersebut senang berada di tempat mereka berada. Setidaknya mereka beradaptasi dengan baik terhadap lingkungan yang mengerikan,” kata Steen. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here