Mesin Roket Terbaru NASA Lakukan Uji Coba

0
102
Mesin Roket Terbaru NASA Lakukan Uji Coba
Foto : Mesin Roket

Reportasee.com,- Mesin roket terbaru NASA baru saja melakukan uji coba. Elemen pesawat ruang angkasa Orion itu akan diluncurkan agensi di sekitar Bulan pada tahun 2020.

Mengutip dari Space.com, Senin (12/08/2019), mesin roket itu merupakan bagian dari program Artemis yang baru saja menjalani uji tonggak penting.

Dalam pengujian pada Senin (05/08/2019), sistem propulsi untuk modul layanan Orion menyala terus menerus selama 12 menit. Hal ini telah mensimulasikan aktivitas mesin selama skenario Abort-to-Orbit.

Dalam skenario ini, modul layanan akan terpisah lebih awal dari the Interim Cryogenic Propulsion Stage (ICPS) bila tidak menempatkan mesin roket pada jalur ke Bulan dengan benar.

Baca : Teleskop Webb NASA Siap Terbang Tahun Depan

Ini akan memungkinkan kontrol darat untuk mengevaluasi kembali dengan kru dan pesawat dan merencanakan rute alternatif ke bulan. Bahkan jika Orion harus beralih ke rencana misi alternatif, itu mungkin masih dapat mencapai beberapa misi.

Uji Coba Mesin Roket

Selama pengujian tersebut, para insinyur Orion NASA menembakkan mesin utama Orion dan kedelapan mesin bantu modul pada saat yang bersamaan.

Sepanjang penembakan, pendorong kontrol reaksi Orion secara berkala ditembakkan untuk mensimulasikan kontrol sikap dan kapasitas sistem propulsi mesin tersebut.

Tes ini memungkinkan mereka untuk mengevaluasi sistem propulsi dan subsistem bersama dengan kinerja mesin ketika beberapa mesin menyala secara bersamaan.

Tes ini datang setelah kapsul awak Orion berhasil menyelesaikan uji aborsi peluncuran pada Selasa (02/07/2019).

Baca : Planet Baru Ditemukan oleh Para Astronom NASA

Modul Layanan Orion

Modul layanan Orion adalah pembangkit tenaga listrik mesin roket sebagai pesawat ruang angkasa. Hal itu akan memberikan kemampuan untuk bergerak di ruang angkasa dan memberikan dorongan pada sistem pendukung kehidupan.

Wakil manajer Modul Layanan Orion di Pusat Penelitian Glenn NASA, Josh Freeh menyebut bahwa itu adalah pengujian yang menuntut sistem tekanan, termasuk tangki propelan, katup dan komponen lainnya.

Menurut manajer program Orion di Johnson Space Center NASA, Mark Kirasich. Ia mengatakan bahwa memasukkan Orion ke orbit Bulan dan mengembalikan kru pada lintasan pulang ke Bumi membutuhkan ketepatan ekstrem dalam merencanakan jalur dan menembakkan mesin untuk menjalankan rencana itu. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here