32 C
Indonesia
Kamis, Agustus 5, 2021
BerandaBeritaMesin Pencari Sebelum Google, Apa Saja?

Mesin Pencari Sebelum Google, Apa Saja?

Reportasee.com – Situs website untuk umum sudah tersedia pada tahun 1990. Namun, mesin pencari tidak hadir sampai dengan tahun 1993. Waktu itu, seluruh situs website secara manual dilacak dan diindeks oleh orang-orang. Mungkin saat ini kita bisa menganggap bahwa Google adalah raja mesin pencarian web, tapi Google belum hadir hingga tahun 1998.

Selama jeda waktu tersebut, sejumlah mesin pencari lain mempunyai kesempatan untuk meraih kejayaan. Namun, sayang kebanyakan dari mereka tidak berhasil. Mungkin kamu akan mengetahui beberapa diantaranya. Berikut merupakan mesin pencari yang hadir sebelum Google hadir.

AltaVista

AltaVista hadir pada bulan Desember 1995 dan pada saat itu dengan cepat menjadi search engine terpopuler pada tahun 1990an. Popularitasnya hanya bergantung pada desain pencarian tersebut. AltaVista mempunyai basis data teks lengkap pertama yang mampu ditelusuri web yang mempunyai interface dan dapat mengaksesnya dengan mudah.

Pada hari peresmianya, AltaVista mampu mengumpulkan lebih dari 300.000 pengunjung. Dalam waktu dua tahun saja, lalu lintas harianya mencapai 80 juta. AltaVista ini merupakan situs ke-11 yang paling banyak pengunjungnya di web pada tahun 1998 dan 2000. Hal tersebut karena pada pergantian millennium, 17 persen dari semua pengguna website mengunjungi setiap minggunya.

Jika kita bandingkan, Google hanya sekitar 7 persen. Pada tahun 2003, Overture membeli situs tersebut dengan harga 140 juta dollar amerika, kemudian Yahoo mengakuisisi Overture pada tahun yang sama. Pada tahun 2013, situs tersebut akhirnya offline.

Excite

Situs ini merupakan mesin pencari tertua yang pernah ada. Resmi hadir pada tahun 1995. Penciptanya merupakan enam orang mahasiswa dari Universitas Standford yaitu Joe Kraus, Graham Spencer, Ryan Mclntyre, Mark VanHaren, Martin Reinfried dan Ben Lutch.

Excite merupakan salah satu mesin pencari yang lebih dari sekedar pencarian biasanya. Ketika situs tersebut online pada tahun 1995, Excite juga menawarkan beberapa informasi seperti portal berita, cuaca, layanan email, harga saham, layanan pesan instan, dan beranda yang bisa disesuaikan sepenuhnya. Pada tahun 1996, Excite membeli WebCrawler dan melakukan tanda tangan perjanjian eksklusif dengan banyak raksasa perusahaan teknologi termasuk Apple dan Microsoft.

Excite juga terkenal menawarkan seluruh bisnis Google hanya dengan harga 750.000 dollar Amerika pada tahun 1999 setelah Sergey Brin dan Larry Page memutuskan bahwa hal tersebut menyita banyak waktu belajar mereka. Namun, pada saat itu George Bell selaku CEO perusahaan memutuskan bahwa harga tersebut terlalu mahal dan membatalkan kesepakatan tersebut. Saat ini, Google mempunyai kekayaan 900 miliar dollar Amerika. Hal tersebut menjadikan keputusan Excite sebagai salah satu kesalahan bisnis paling mahal sepanjang masa.

Baca:  Resep Sayur dan Tumis Kacang Panjang yang Patut Dicoba!

Yahoo

Pada tahun 1995 situs resmi Yahoo mulai beroperasi. Yahoo merupakan mesin pencari terkenal sebelum Google ada. Meskipun sempat mengalami beberapa periode kesulitan, termasuk jumlah pengunjung yang buruk, pembelian, dan beberapa keputusan produk yang patut dipertanyakan. Saat ini, Yahoo masih merupakan raksasa teknologi.

Baca:  Resep Sayur dan Tumis Kacang Panjang yang Patut Dicoba!

Pada tahun 2021, beberapa layananya yang lain seperti Yahoo Mail, News, Finance, Sports, semuanya mempunyai perolehan puluhan juta tampilan perharinya. Seperti Google, Yahoo juga mempunyai sejumlah produk gagal seperti Yahoo Games, Music, Messenger dan Directory. Namun, pada saat ini Yahoo masih menjadi situs ke-11 yang paling banyak kunjungan di tahun 2021.

Lycos

Lycos merupakan search engine jadul lainya yang mempunyai situs yang masih berfungsi. Situs ini lahir dari Universitas Carnegie Mellon pada Mei 1994. Saat itu, penciptanya Michael Loren mengubah proyek universitasnya menjadi perusahaan. Para pemodal Ventura dengan cepat melihat manfaatnya. Lycos akhirnya mendapatkan pendanaan lebih dari 2 juta dollar Amerika.

Kehadiran Google yang menjadikan Lycos terjual ke Telefonica pada tahun 2000. Selang empat tahun kemudian, situs ini berpindah tangan ke perusahaan dari Korea Selatan yaitu Daum Communications Corporation.

Daum akhirnya mengubah Lycos yang awalnya mesin pencari standar menjadi ke aksi komunitas berbasis hub, kemudian memperkuat fitur mail-nya dan menambahkan Lycos Phone yang mirip dengan Skype. Namun, hal tersebut tidak membawa kesuksesan. Sehingga, pada tahun 2012 Lycos kembali berpindah tangan oleh perusahaan marketing web India yaitu Ybrant Digital.

Dogpile

Dogpile resmi hadir pada November 1996. Nama mereknya mungkin terdengar jelek, tapi hal tersebut yang menjadikan nama tersebut mudah diingat. Aaron Flin yang merupakan penciptanya merasa frustasi dengan kurangnya konsistensi dari hasil penyedia lain, sehingga dia mulai membuat mesin pencari metasearch.

Dogpile mempunyai kemampuan dalam hal mencari Usenet, dan menjadikanya sebagai salah satu pencarian terlengkap pada web saat itu. Setidaknya hal itu yang membuat pengguna menemukan sesuatu yang baru untuk membaca. Saat ini, Dogpile mengumpulkan hasil dari Yahoo, Google dan mesin pencari dari Rusia seperti Yandex dan yang usianya lebih tua dari Google.

Dunia internet memang sangat jauh berbeda sebelum Google menjadi raja website. Meskipun search engine lama ini mencoba menjadi besar, namun mereka akhirnya hancur dan terlupakan oleh pertumbuhan besar-besaran dari Google.

Berita Terkait
- Advertisment -

Paling Populer