Menelisik Warisan Budaya dan Sejarah di Ciamis

0
88
Menelisik Warisan Budaya di Karangampel Ciamis
Tim Pendamping Komunitas Penggiat Potensi Sejarah dan Nilai Budaya, Kabuyutan Galuh Bojongloa, Andang Andi, menunjukkan warisan budaya bersifat kebendaan. Foto : Dokumentasi Istimewa

CIAMIS,- Warisan Budaya dan Sejarah. Kabuyutan Galuh Bojongloa, Desa Karangampel, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, meminta perhatian dari Pemerintah Kabupaten Ciamis. Perhatian itu terkait pelestarian potensi nilai budaya dan sejarah di wilayah tersebut.

Andang Andi, pendamping Kabuyutan Galuh Bojongloa, ketika ditemui, Senin (13/05/2019), mengungkapkan bahwa Kabupaten Ciamis mempunyai potensi nilai budaya dan sejarah yang perlu dikelola dan dilestarikan secara serius.

Menurut Andang Andi, dari hasil observasi pihaknya, di Desa Karangampel terdapat warisan budaya yang bersifat kebendaan. Diantaranya berupa benda cagar budaya, bangunan cagar budaya,
situs cagar budaya, struktur cagar budaya dan kawasan cagar budaya.

“Keberadaannya perlu dilestarikan. Alasannya karena ini memiliki nilai penting buat sejarah, pendidikan, ilmu pengetahuan, kebudayaan dan agama,” ucapnya.

Menelisik Warisan Budaya dan Sejarah di Ciamis

Andang Andi menyayangkan, nilai-nilai budaya di wilayah tersebut kondisinya sekarang hampir luntur. Diantaranya seperti tradisi Adat Mupunjung, Seni Reog/ Bobodoran, Seni Ronggeng Gunung, Ma Apai, Seni Marawis/Qosidah/Hadroh, Silat dan Kuda Lumping.

“Makanya peranan dan kerjasama antara pemerintah dan pelaku budaya sangat diperlukan. Tujuannya untuk memajukan potensi budaya dan sejarah yang ada di wilayah Karangampel,” tegasnya.

Apalagi, kata Andang Andi, upaya itu memiliki rujukan hukum, yakni
Peraturan Daerah Kabupaten Ciamis Nomor 19 tahun 2013 tentang Pelestarian Pengelolaan Cagar Budaya dan Undang-undang Nomor 5 tahun 2017 tentang Kemajuan Kebudayaan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komunitas Penggiat Potensi Sejarah dan Nilai Budaya, Kabuyutan Galuh Bojongloa, Hadma, Senin (13/05/2019), menyebutkan, banyak sekali peninggalan budaya dan sejarah di wilayah Desa Karangampel.

“Peranan stakeholder untuk mengelola dan melestarikannya sangat diperlukan sekali,” ucapanya. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here