Memilih Bibit Ayam Kampung Terbaik, Begini Caranya!

Advertisement

Reportasee.com – Memilih bibit ayam kampung terbaik, begini caranya! Permintaan terhadap daging ayam memang tidak terlalu jauh berbeda dengan emas.

Setiap tahun jumlahnya relatif stabil bahkan selalu mengalami peningkatan.

Menjamurnya bisnis kuliner olahan ayam, dari mulai tradisional sampai dengan olahan ayam ala milenial, masih menjadikan bisnis peternak ayam sebagai salah satu bisnis primadona di kalangan masyarat.

Olahan daging ayam menjelma menjadi salah satu makanan yang bisa menembus berbagai dinding perbedaan, baik itu usia, daerah, bahkan strata ekonomi dan sosial.

Meskipun pamor ayam kampung masih kalah tipis dengan ayam boiler yang masih menguasai permintaan pasar.

Advertisement

Ayam kampung memiliki segmentasi pasar tersendiri yang juga terus meningkat.

Selain permintaan yang terus meningkat, harga dari ayam kampung juga relatif lebih stabil.

Hal itu jika dibandingkan dengan harga ayam boiler yang seringkali mengalami fluktuasi harga yang tajam.

Selain anggapan mengenai daging dari ayam kampung yang lebih sehat ketimbang ayam boiler, telur ayam kampung juga masih memiliki daya tarik sendiri.

Banyak orang yang mencari telur ayam kampung untuk berbagai alasan.

Misalnya untuk pengobatan dan cita rasa yang jauh lebih enak dari pada telur ayam lainnya.

Inilah yang membuat bisnis ayam kampung juga kini semakin dilirik oleh masyarakat.

Terdapat kunci utama dalam bisnis ternak ayam kampung, yaitu pemilihan bibit yang unggul.

Bagaimana caranya? Mari kita simak!

Cara Memilih Bibit Ayam Kampung

Beberapa cara dapat anda lakukan untuk memilih bibit ayam kampung dengan kualitas baik

1. Bibit dengan usia tepat

Pilih bibit ayam kampung dengan rentan usia 2-3 minggu.

Ketergantungan mereka pada sang induk sudah berkurang pada usia ini.

Sehingga, mudah bagi anak-anak ayam untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

Pastikan juga, bahwa pada usia ini bibit memiliki ukuran sekitar 10 cm, warna bulu kuning cerah.

Serta pastikan anak ayam sudah dapat berjalan dengan tegak dan kuat.

Jangan terkecoh hanya dari warna bulu yang cerah. 

Periksalah kesehatan bibit dengan pemeriksaan sederhana yang dapat anda lakukan, diantaranya :

2. Bibit dengan kualitas tepat

  • Bentuk tubuh yang terlihat bugar dan utuh, tidak cacat ataupun pincang
  • Tubuhnya gempal, anda akan merasakan massa otot bibit pada saat anda memegangnya
  • Tulang yang terlihat kuat dan kokoh
  • Bulu yang tidak hanya cerah, namun mulus dan mengkilat. Kondisi bulu ini penting, karena ia mewakili kondisi kulit yang sehat secara umum
  • Mata tidak berair dan berselaput, ia cenderung memiliki pandangan tajam
  • Tidak terlalu gemuk ataupun terlalu kurus
  • Gerakannya gesit
  • Kulit kaki tidak pucat dan tidak terlihat lebam
  • Warna merah segar pada jengger
  • Paruh yang terlihat kuat, pendek dan tajam
  • Perhatikan juga ujung tulang dada dengan daerah dubur yang jaraknya sekitar 3 jari tangan

Namun, tunggu dulu, bibit ayam kampung yang berkualitas tentunya memerlukan penanganan yang tepat.

Agar bibit ayam ini mampu memaksimalkan keuntungan yang akan anda dapatkan.

Beberapa cara budidaya ayam kampung yang dapat anda lakukan diantaranya

Cara Budidaya Ayam Kampung

  • Pemilihan sistem budidaya

Secara umum, terdapat dua sistem dalam budidaya ayam kampung, yaitu sistem umbaran dan juga sistem semi intensif.

Berbeda dengan sistem umbaran yang membiarkan ayam berkeliaran bebas tanpa perlu repot memasukan kandang.

Pada sistem semi intensif terdapat pembatasan ruang gerak bagi ayam agar menghasilkan daging yang jauh lebih banyak.

Dan pada sistem semi intensif, anda wajib menyediakan kandang dengan satu ayam jantan dan beberapa ayam betina.

Tujuannya agar proses berkembang biak dapat berjalan lebih cepat.

  • Persiapan kandang

Anda dapat menyiapkan kandang dari bahan bambu, kayu atapun besi dengan tinggi minimal 3 meter.

Letakan kandang pada lokasi yang dapat dengan mudah anda awasi.

Jaga terus kebersihan kandang, dengan menyemprotkan pestisida organik untuk membasmi parasite-parasit pengganggu.

Bagi kandang menjadi dua area untuk ayam dewasa dan anakan.

  • Pemilihan Indukan unggul

Kesuksesan budidaya ayam kampung tidak terlepas dari pemilihan indukan unggul.

Seperti buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, indukan unggul tentunya akan menghasilkan keturunan yang juga unggul.

Perhatikan dengan baik kondisi fisik dan kesehatan dari indukan yang akan anda pilih.

  • Proses perkawinan indukan

Indukan akan membutuhkan beberapa waktu untuk saling beradaptasi dilingkungan mereka yang baru.

Proses perkawinan ini adalah proses alamiah yang terjadi jika indukan memang sudah siap.

Sambil menunggu, anda harus terus memberikan makanan tambahan yang cukup.

Jika indukan sudah melalui proses perkawinan, anda harus memisahkan ayam dan menempatkannya pada area khusus untuk bertelur.

Biasanya, indukan akan menghasilkkan 5-14 telur dalam sekali proses bertelur.

  • Memelihara anakan dengan baik

Sebagaimana bayi baru lahir yang membutuhkan perhatian lebih, anakan yang baru menetas juga memerlukan perawatan intensif dengan pemberian makanan khusus.

Pindahkan anakan ke area ayam dewasa, jika usia anakan sudah lebih dari 2 bulan.

Demikianlah cara untuk pemilihan bibit ayam kampung serta cara budidaya ayam kampung yang langsung dapat anda praktekan.

Show More
Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *