32 C
Indonesia
Minggu, Agustus 1, 2021
BerandaBeritaMata Uang Digital Ada Apa Saja? Ini Ulasannya

Mata Uang Digital Ada Apa Saja? Ini Ulasannya

Pada saat ini, mata uang digital atau cryptocurrency semakin diminati oleh orang-orang. Cryptocurrency tersebut biasanya digunakan sebagai mata uang transaksi digital maupun untuk investasi. Nah, di bawah ini adalah ulasan tentang beberapa cryptocurrency yang terbaik.

Bitcoin

Awal mula dari munculnya cryptocurrency yaitu Bitcoin. Jadi, Bitcoin adalah jenis crytocurrency pertama yang digunakan dan masih menjadi yang terbaik hingga saat ini. Bitcoin pertama kali hadir pada tahun 2008.

Bitcoin terus berkembang dan pada tahun 2019 data mencatat ada lebih dari 18 juta Bitcoin yang digunakan. Data juga mencatat market value Bitcoinmencapai hingga US$ 146 miliar dan 68% jenis cryptocurrency yang digunakan saat ini adalah Bitcoin.

Bitcoin menjadi mata uang untuk digital transaksi yang terbaik bukan tanpa alasan. Hal ini karena terdapat banyak sekali kelebihan-kelebihan Bitcoin sebagai cryptocurrency. Kelebihannya yang pertama yaitu Bitcoin memiliki investor dan komunitas pengembang terbesar.

Dengan ini, Bitcoin memiliki kemungkinan pertumbuhan lebih lanjut yang besar. Selain itu, kelebihan lainnya adalah kemudahan untuk membeli Bitcoin bahkan untuk pemula sekalipun. Hal ini karena Bitcoin tersedia di seluruh bursa dan dompet digital teratas.

Selanjutnya, Bitcoin juga telah diterima di berbagai jenis pembayaran ekonomi arus utama, seperti Microsoft, Expedia, Bloomberg, dan lain sebagainya.

Ethereum

Jenis cryptocurrency terbaik yang kedua yaitu Ethereum. Ethereum hadir pertama kali pada tahun 2015 yang pembuatnya adalah Vitalik Buterin. Ethereum bukan hanya sekedar mata uang digital saja. Namun, Ethereum juga berfungsi sebagai platform blockchain yang terdesentralisasi dan kontrak pintar.

Kelebihan dari Ethereum tentu fungsinya yang juga sebagai platform untuk membangun kontrak pintar. Hal ini juga dianggap sebagai hal yang besar nantinya di dunia cryptocurrency. Selain itu, Ethereum juga mempunyai proses transaksi yang cepat yaitu hanya dalam hitungan detik.

Kecepatan transaksi ini jauh lebih cepat daripada kecepatan transaksi miliki Bitcoin yang membutuhkan hitungan menit. Selain itu, Ethereum juga telah mengeluarkan Initial Coin Offerings (ICO) yang berfungsi untuk pembangunan proyek blockchain yang lain.

Total nilai ICO yang dari Ethereum yaitu sebesar US$ 5,6 miliar pada tahun 2017. Saat ini Ethereum sedang bersaing secara ketat dengan beberapa cryptocurrency yang menawarkan platform serupa namun dengan teknologi yang lebih canggih, seperti Cardano dan NEO.

BitcoinCash (BCH)

BitcoinCash pertama kali muncul lantaran terdapat sejumah komunitas pengembang Bitcoin yang tidak setuju terhadap perubahan yang ada di Bitcoin. Akhirnya, mereka pun memisahkan diri dan membentuk BitcoinCash pada tahun 2017.

Baca:  Tempat Wisata di Surabaya Jatim Bernuansa Alam

Setelah memisahkan diri, para komunitas pengembang itupun melakukan perubahan atau improvisasi terhadap cryptocurrency terbaru ini. Para pengembang tersebut juga telah mengklaim bahwa BCH lebih baik dibandingkan dengan Bitcoin.

Perubahan yang terjadi yaitu seperti ketentuan biaya transaksi dan skalabilitas. Dengan demikian, BCH akhirnya memiliki kecepatan transaksi yang lebih cepat dari Bitcoin sendiri karena memiliki peningkatan ukuran blok yang menjadi 8MB.

Baca:  Mobil Hatchback Toyota: Seputar Yaris dan Agya

Biaya transaksi di BCH juga lebih murah dibandingkan dengan Bitcoin. BCH memiliki biaya transaksi sebesar US$ 0,067 sedangkan Bitcoin memiliki biaya transaksi sebesar US$ 1,8.

Namun, kekurangan dari BCH yaitu tidak tersedia di berbagai jenis pertukaran mata uang digital teratas dunia. Selain itu, crypto mining BCH juga masih mahal seperti Bitcoin.

Cardano

Cardano pertama kali muncul pada tahun 2017. Mata uang ini penciptanya tidak lain adalah salah satu pendiri Ethereum yaitu Charles Hoskinson. Oleh karena itu, Cardano memiliki kemiripan dengan Ethereum yaitu sama sama sebagai platform yang terdesentralisasi dan kontrak pintar untuk aplikasi.

Namun, perbedaannya yaitu pada peningkatan teknologi yang ada pada Cardano daripada Ethereum. Cardano juga banyak yang menganggap sebagai terknologi tercanggih di blockchain. Oleh karena itu, Cardano sekarang berada di urutan 10 cryptocurrency teratas dunia pada tahun 2021.

Tak heran karena Cardano memiliki banyak kelebihan, salah satu di antaranya yaitu kemampuan transaksi yang lebih cepat daripada Ehtereum, yaitu hanya 257 detik untuk setiap transaksi.

Selain itu, Cardano juga mendapatkan dukungan dari komunitas akademik dan ilmuwan global yang berkontribusi terhadap pengembangan blockchain. Cardano juga berencana untuk menghadirkan berita terkini tentang cryptocurrency dan berita infrastruktur mereka.

Litecoin (LTC)

Jenis mata uang digital selanjutnya yaitu Litecoin (LTC). LTC penciptanya adalah Charlie Lee yang merupakan mantan pegawai di Google. Konsep Litecoin ini hampir mirip dengan Bitcoin yang berfungsi sebagai alat transaksi saja tanpa menyediakan platform kontrak pintar.

Biaya transaksi di LTC jauh lebih murah dari Bitcoin yaitu hanya US$ 0,179. Selain itu, LTC juga membutuhkan waktu yang lebih cepat untuk transaksi yaitu sekitar 2,5 menit saja. LTC juga telah ada semenjak 7 tahun lalu dan telah teruji dan terpercaya sebagai 10 cryptocurrency terbaik dunia.

Stellar

Stellar juga merupakan salah sau jenis cryptocurrency terbaik tahun ini. Mata uang ini pendirinya adalah Jed McCaleb, yang juga merupakan pendiri Ripple, pada tahun 2014. Fokus dari Stellar yaitu membuat transaksi lintas batas menjadi lebih efektif dan efisien.

Berita Terkait
- Advertisment -

Paling Populer