26.8 C
Indonesia
Sabtu, September 21, 2019
No menu items!

Masa Transisi, Warga Cilacap Diminta Waspadai ISPA

Wajib Baca

Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu

Reportasee.com, Kepulauan Seribu, - Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu. Oceanik Folk Festival...

Era Revolusi Industri 4.0, Kenali Peluang Profesi Baru Ini

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini sudah mencapai era revolusi industry 4.0. Keadaan seperti ini membuat banyaknya...

Daftar Kuliner Dari Betawi Yang Serba Nikmat

Indonesia memang kaya dengan keindahan alam dan kelezatan khas makanan di setiap daerah. Wisatawan baik dalam negeri...

Reportasee.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Marwoto, telah menghimbau kepada warga supaya mewaspadai penularan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) selama masa transisi. Kini ISPA di Kabupaten Cilacap sudah mulai meningkat.

Efek asap dan polusi udara yang dihirup sangat mungkin menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA adalah infeksi akut yang menyerang komponen saluran pernapasan atas.

Bagian dari saluran pernapasan bagian atas yang terkena mungkin termasuk hidung, sinus, faring dan laring. Bagian dari sistem pernapasan ini akan mengarahkan udara yang dihirup dari luar ke trakea dan akhirnya ke paru-paru tempat pernapasan berlangsung.

“ISPA ditandai dengan gejala batuk, bersin, pilek, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, sesak napas, demam, sakit kepala, dan nyeri otot,” katanya di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, (11/09/2019).

Marwoto mengatakan, laporan puskesmas di daerah Cilacap, pasien ISPA mulai meningkat. Namun, angka pastinya tidak diketahui karena proses pengumpulan data masih belum diketahui.

“Yang pasti jumlahnya meningkat seiring masa transisi,” tambahnya.

Selain ISPA, penyakit yang sekarang sering menular selama masa transisi adalah diare karena makanan yang terkontaminasi. Ia menekankan pentingnya kepada warga suaya menerapkan gaya hidup bersih dan sehat (PHBS).

Dia menjelaskan bahwa PHBS melibatkan mencuci tangan dengan sabun dan air sebelum makan, menutup makanan untuk menghindari debu dan lalat, dan membersihkan rumah dan lingkungan yang bersih.

“PHBS perlu dikelola oleh masyarakat, terutama sekarang karena ada banyak debu yang berpotensi menyebabkan penyakit menular seperti diare,” katanya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dari Stasiun Meteorologi Chilakap memperkirakan bahwa wilayah selatan Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Tsilakap dan sekitarnya, akan memasuki masa transisi.

Transisi dari musim kemarau ke musim hujan di selatan Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Cilacap dan sekitarnya, diperkirakan akan terjadi pada pertengahan September hingga pertengahan Oktober 2019.

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) adalah infeksi yang mengganggu proses pernapasan seseorang. Jika tidak diobati, ISPA dapat menyebar ke sistem pernapasan dan menyebabkan tubuh tidak menerima oksigen yang cukup. Lebih buruk lagi, ISPA dapat menyebabkan kematian.

Gejala Umum ISPA:

  1. Hidung tersumbat dan sekresi hidung. Jika Anda mulai mengalami gejala-gejala ini, minum obat dan segera beristirahat di rumah. Jika semakin buruk, berkonsultasilah dengan dokter.
  2. Batuk berdahak kering dihasilkan oleh paru-paru.
  3. Demam ringan adalah salah satu karakteristik tubuh yang melawan virus dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh.
  4. Radang tenggorokan
  5. Sedikit sakit kepala
  6. Napas cepat atau napas pendek.
  7. Warna kulit kebiru-biruan karena kekurangan oksigen.
  8. Gejala sinusitis seperti nyeri wajah, pilek dan terkadang nyeri dan demam.

Orang yang menderita ISPA atau infeksi saluran pernapasan akut dapat menularkan penyakit ini kepada mereka yang kontak langsung dengannya.

Penularan ISPA juga disebabkan oleh pasien yang mengalami batuk atau bersin, kemudian bakteri yang menyebabkan ISPA ditularkan kepada orang yang di dekatnya.

ISPA juga cenderung terjadi pada orang yang memiliki penyakit jantung atau masalah paru-paru. Perokok juga memiliki risiko infeksi yang tinggi dan lebih sulit untuk pulih.

ISPA di Indonesia menempati urutan pertama sebagai penyakit paling umum di masyarakat dan kebanyakan adalah anak-anak.

Rata-rata anak di Indonesia menderita batuk pilek. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), frekuensi ARF yang tetap pneumonia (pneumonia) adalah umum pada anak-anak.

Terutama jika Anda memiliki kekurangan gizi dan menggabungkannya dengan lingkungan yang tidak sehat. Jumlah bayi di Indonesia cukup tinggi, dengan 10-20 persen setahun.

Jika Anda atau keluarga Anda mengalami gejala ISPA atau memiliki keluhan pernapasan lainnya, segera konsultasikan dengan dokter dekat Anda untuk perawatan medis yang baik, cepat dan tepat. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu

Reportasee.com, Kepulauan Seribu, - Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu. Oceanik Folk Festival...

Era Revolusi Industri 4.0, Kenali Peluang Profesi Baru Ini

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini sudah mencapai era revolusi industry 4.0. Keadaan seperti ini membuat banyaknya peluang profesi baru semakin banyak...

Daftar Kuliner Dari Betawi Yang Serba Nikmat

Indonesia memang kaya dengan keindahan alam dan kelezatan khas makanan di setiap daerah. Wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri banyak yang...

Jus buah sehat yang juga bermanfaat untuk kencantikan

Menjadi cantik pasti idaman bagi seluruh kaum wanita. Skincare dan perawatan tubuh selalu ada untuk mempercantik diri. Selain menggunakan skincare dan perawatan tubuh yang...

Daftar Makanan Penyebab Kulit Menua

Penuaan merupakan salah satu hal yang dihindari karena bisa membuat penampilan tidak menarik lagi. Banyak masyarakat terutama wanita untuk mencegah penuaan...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -