Makanan Anti Inflamasi Meringankan Peradagan pada Tubuh

makanan anti inflamasi
ilustrasi makanan anti inflamasi (foto: sehatq)

Reportasee.com – Makanan anti inflamasi bisa menjadi andalan untuk meringankan peradangan yang terjadi pada tubuh Anda. Sangat mudah untuk mendapatkan makanan tersebut, Anda bisa menjumpainya di pasaran.

Makanan tersebut kebanyakan berupa sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Makanan tersebut memiliki kandungan yang kaya akan anti inflamasi sehingga peradangan akan lebih ringan dan cepat pulih kembali.  

Apa Itu Inflamasi?

Inflamasi atau peradangan merupakan reaksi tubuh untuk menghadapi serangan patogen yang menyerang tubuh. Patogen tersebut biasanya terjadi saat kulit terluka, terbakar, atau iritasi.

Peradangan juga berperan sebagai sistem imunitas tubuh yang dapat melawan berbagai penyakit masuk ke dalam tubuh. Saat patogen menyerang, tubuh akan mengeluarkan zat kimia berupa histamin, bradikinin, leukotriene, dan serotonin yang akan melindungi jaringan tubuh.

Bagian tubuh yang terkena inflamasi akan menjadi bengkak, nyeri, demam, warna kulit tubuh menjadi kemerahan, dan suhu tubuh naik. Dalam hal ini imunitas tubuh bisa saja kalah dan tidak kuat melawan patoge, sehingga tubuh akan menjadi sakit.

Pada dasarnya inflamasi itu baik bagi tubuh karena dapat mencegah penyakit yang lebih serius. Meski begitu, tetap saja efek dari inflamasi ini merugikan karena dapat menimbulkan rasa nyeri hingga demam. Bahkan pada beberapa kasus, inflamasi justru menyerang sel-sel baik.

Inflamasi juga sangat mungkin terjadi meskipun tidak ada patogen yang masuk ke tubuh. Hal ini tentu sangat merugikan, karena dapat merusak jaringan tubuh yang awalnya normal.

Macam-Macam Makanan Anti Inflamasi Terbaik

Makanan alami menjadi pilihan beberapa orang untuk mengobati inflamasi, meskipun penggunaan obat tentunya akan lebih cepat menyembuhkan peradangan. Orang-orang yang tidak ingin mendapatkan efek samping dari penggunaan obat, biasanya memilih alternatif yang lebih sehat.

Salah satunya yaitu dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi. Makanan sehat sangat bagus untuk meningkatkan imunitas tubuh, sehingga inflamasi juga dapat sembuh secara berangsur. Berikut adalah beberapa makanan anti inflamasi yang bisa Anda konsumsi:

Ubi Jalar

Umbi-umbian manis dan enak ini ternyata dapat melawan infeksi penyakit dalam tubuh. Ubi jalar memiliki kandungan anti inflamasi yang cukup tinggi, juga kaya akan serat dan nutrisi untuk meningkatkan imunitas.

Terutama bagi orang sakit yang nafsu makannya pasti sedang menurun. Anda bisa memberikan ubi jalar rebus agar nutrisi tetap masuk ke tubuhnya. Makanan yang mengenyangkan ini bisa Anda temui dengan mudah, seperti di pasar dan supermarket.

Bawang Putih dan Bawang Bombay

Keluarga bawang-bawangan ternyata juga mampu mengatasi inflamasi pada tubuh. Anda bisa memilih salah satu antara bawang putih atau bawang bombay. Bawang putih mempunyai kandungan sulfur yang mampu melawan penyakit dan mencegah peradangan.

Sementara bawang bombay memiliki kandungan quercetin dan flavonoid yang ampuh mencegah dan mengobati peradangan. Jika ingin mendapat khasiat maksimal, Anda harus mengonsumi bawang tersebut mentah-mentah, bisa mencampurkannya dengan madu agar lebih berasa.

Cabai Rawit

Cabai rawit menjadi makanan anti inflamasi yang kini harganya mulai naik di pasaran. Meski begitu, kandungan antioksidan pada cabai rawit sangat mampu meningkatkan imunitas dan menangkal serangan infeksi. Asalkan mengkonsumsinya masih dalam jumlah yang wajar.

Jika Anda hobi makan pedas, maka sangat beruntung karena bisa langsung memakannya dan menjadikannya sebagai pendamping makanan lain. Namun jika Anda tidak kuat pedas, sebaiknya buat olahan dari cabai agar rasa pedasnya tidak terlalu kuat.

Pepaya

Pepaya terkenal sebagai buah yang dapat melancarkan pencernaan. Namun ternyata tidak hanya itu, buah ini juga mampu melawan serangan penyakit yang akan masuk ke tubuh Anda. Kandungan vitamin dan mineralnya sangat baik untuk memperkuat imunitas.

Baca:  Final Tut Wuri Handayani Cup ke-15 Masih Belum Bisa Digelar

Saran konsumsinya yaitu dengan memakannya secara langsung, bisa juga mengolahnya terlebih dahulu menjadi jus atau smoothie. Mengonsumsi pepaya secara rutin dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh. Maka dari itu, buah yang enak dan terjangkau ini harus selalu ada di dekat Anda.

Blueberry

Buah imut berwarna ungu gelap ini juga memiliki kandungan antioksidan dan flavonoid yang dapat mencegah peradangan tubuh. Blueberry ini cukup populer karena rasanya yang asam manis. Anda bisa memakannya langsung atau mengolahnya menjadi smoothie.

Mendapatkan blueberry tidak semudah mendapatkan makanan lainnya. Anda harus mengunjungi supermarket besar atau toko buah yang lengkap untuk bisa mendapatkan buah imut ini.

Sayur Bayam

Untuk jenis sayurannya, Anda bisa mengkonsumsi bayam sebagai makanan anti peradangan. Bayam memiliki kandungan flavonoid yang bersifat antioksidan. Kandungan ini dapat mencegah dan mengobati inflamasi pada tubuh Anda meskipun dalam waktu yang berangsur.

Saran konsumsinya yaitu tidak membuatnya menjadi sup atau masakan lain. Anda harus memakannya dalam keadaan segar, bisa membuat jus bayam atau menjadikannya campuran smoothie dengan buah dan yogurt.

Minyak Ikan

Minyak ikan sangat terkenal karena kandungan omega 3 yang tinggi. Selain itu, bahan herbal ini juga dapat mencegah peradangan akibat infeksi. Harganya mungkin akan lebih mahal daripada bahan makanan anti inflamasi lainnya, namun minyak ikan dapat bekerja lebih cepat menangani inflamasi.

Anda pun bisa mengonsumsinya secara langsung. Caranya, tuangkan minyak ke sendok makan lalu Anda langsung melahapnya agar kandungannya tidak terkontaminasi dengan zat lain. Dengan begitu, kinerja minyak ikan di dalam tubuh akan semakin maksimal

Jahe

Jahe merupakan rempah-rempah yang banyak perannya untuk pengobatan herbal. Rempah ini dapat mengurangi nyeri sendi akibat inflamasi kronis di dalam tubuh, seperti osteoarthritis rheumatoid arthritis. Para atlet dan lansia biasanya mengalami peradangan pada sendi seperti ini.

Anda bisa mengkonsumsinya dengan cara mengolah jahe menjadi minuman hangat. Mungkin sudah tidak asing lagi dengan minuman jahe? Tapi ingat, jangan terlalu banyak gula karena dapat merusak kandungan zat untuk peradangan.

Kacang

Kacang-kacangan menjadi sumber lemak sehat yang dapat melawan inflamasi secara efektif. Misalnya kacang Almond, memiliki kandungan vitamin E yang tinggi, kalsium dan serat. Kacang kenari, memiliki kandungan asam nabati omega 3 yang sangat tinggi.

Jenis kacang lainnya seperti biji bunga matahari dan hazelnut dapat menjadi alternative sumber makanan yang tingi akan asam omega 3. Menu harian kacang, ikan, sayuran hijau, dan biji-bijian sangat populer di Mediterania. Makanan tersebut terbukti dapat menghindari peradangan setidaknya dalam 6 minggu.

Teh

Meskipun teh tidak masuk kategori makanan, namun tumbuhan yang satu ini nyatanya memiliki kandungan antioksidan yang dapat meredakan inflamasi. Teh hijau memiliki khasiat yang lebih tinggi dalam hal peradangan daripada teh hitam.

Teh hijau mampu mengurangi rasa nyeri karena radang sendi, juga dapat mengurangi resiko penyakit kanker. Anda bisa memium the hijau panas setiap pagi untuk mendapatkan khasiatnya. Pastikan the hijauh yang Anda beli itu asli dan bukan abal-abal.

Makanan anti inflamasi sangat banyak jenisnya dan bisa Anda dapatkan dengan mudah. Namun cara konsumsinya harus benar agar kandungan nutrisinya tetap terjaga dan dapat bermanfaat bagi tubuh.