Percantik Pandangan, Mahasiswa KKN UNM Branding Langgar

0
67
Mahasiswa KKN UNM Branding Langgar
Foto : Mushola Baitulloh

JATIM,- Mahasiswa KKN UNM. Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, memiliki desain mushola atau langgar yang unik.

Di desa yang mayoritas penduduknya muslim ini, terdapat lebih dari dua puluh lima langgar dengan desain menyerupai rumah beratapkan kubah.

Jarak antar langgar berkisar antar 50 meter saja. Uniknya, dari jumlah tersebut, tidak semua memiliki “identitas” seperti mushola pada umumnya. Sering kali pengunjung terkecoh dengan arsitektur yang tidak melambangkan tempat ibadah itu.

Mahasiswa KKN UNM Branding Langgar

Dari permasalahan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Malang (UNM) memiliki inisiatif melakukan branding langgar.

Kegiatan tersebut dilakukan mulai akhir Mei hingga awal Juli nanti. Dan Branding langgar sendiri merupakan program baru.

Koordinator Desa, Fitrah Izul Falaq, menuturkan, program kerja ini untuk mendukung persiapan desa wisata edukasi. Tujuannya agar nanti wisatawan yang datang kesini bisa tahu dan nyaman beribadah.

“Biar gak salah sangka, memang mushollah disini mirip rumah”, kata Fitrah, Mahasiswa KKN UNM.

Bentuk kegiatan ini dengan memberikan papan nama, papan petunjuk, dan bersih-bersih. Untuk strategi awal, ditargetkan ada tiga mushola yang akan dilakukan branding.

Penanggung jawab Branding Mushola, Sekar, menjelaskan bahwa fokus kegiatan ini pemberian identitas.

“Sudah ada satu mushola yang kami branding, yaitu mushola Baitullah. Letaknya strategis, dekat balai desa. Alhamdulillah, respon warga sangat baik,” kata mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan itu.

Mahasiswa KKN UNM Branding Langgar

Takmir Masjid Baitullah, Jono, memberikan apresiasi kepada Mahasiswa KKN UNM yang membranding masjid tersebut.

“Desainnya bagus, warnanya pas. Kalau bisa mushola lain dibuat seperti ini juga,” katanya.

Jono berharap, kegiatan ini mampu menjadi awal yang baik untuk menyiapkan desa wisata edukasi.

Nia, salah satu Mahasiswa KKN UNM, berharap semoga dengan adanya beberapa mushola yang dibranding ini, mushola-mushola lain bisa mengikuti.

“Jadinya pengunjung gak bingung nyari tempat sholat. Soalnya memang banyak banget, cuma kurang diperjelas aja,” kata Mahasiswa KKN UNM asal Kalimantan. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here