Kontribusi Forsalim Kota Banjar di Desa

0
366
Kontribusi Forsalim Kota Banjar di Desa

Desa dipandang sebagai entitas penting dalam pembangunan nasional. Tak kurang pemerintah sendiri sudah menerbitkan UU No. 6 tahun 2014 tentang Desa. Namun demikian, potensi Sumber Daya Manusia (SDM) di desa belum cukup mumpuni. Baca: Kontribusi Forsalim Kota Banjar di Desa.

Hal ini ditandai oleh tingkat dan kapasitas pendidikan masyarakat desa yang belum beranjak naik. Selain itu, akses masyarakat desa terhadap pendidikan di desa tidak sebaik akses masyarakat di perkotaan.

Kondisi semacam itu menjadi keprihatinan para alumni remaja masjid di Kota Banjar. Forum Silaturahim Alumni Ikatan Remaja Masjid Mamba’ul Ulum SMAN 1 Banjar (Forsalim), misalnya. Mereka bergerak untuk meningkatkan kapasitas pendidikan di desa.

Menurut Bayu Faisal yang juga Ketua Forsalim, kegiatan edukatif anak-anak dan remaja di desa ini masih sangat minim, sehingga sangat penting bagi Forsalim untuk hadir dan berkontribusi nyata dalam pengembangan potensi sumber daya manusia di desa. Kontribusi itu diwujudkan dalam bentuk program “Desa Binaan Forsalim”.

Setelah melalui berbagai tahapan pertimbangan dan survey, mereka menetapkan Program Desa Binaan Forsalim difokuskan di Masjid Baitul Karim dan Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Al-Bayyin. Lokasi itu terletak di  Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar.

“Melalui program ‘Bina Desa Forsalim’, kami bertekad untuk  mengembangkan potensi anak-anak dan remaja di desa binaan,” ujar Bayu yang juga mahasiswa Fakultas Teknik Mesin, Universitas Galuh, Ciamis.

Tekad itu diwujudkan dalam kegiatan mentoring terhadap anak-anak dan remaja untuk meningkatkan penguasaan materi pendidikan umum, pendidikan agama, dan kegiatan edukatif lainnya.

Selain itu, Forsalim juga membidik masyarakat umum di desa binaan untuk pengembangan dakwah islam. Mereka menggelar pengajian rutin pada Jumat minggu pertama setiap bulannya.

“Melalui Program Bina Desa, kami sangat berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan potensi masyarakat desa di Kota Banjar,” pungkas Bayu, yang juga bekerja di Bagian Kerjasama Internasional, Kantor Pascasarjana, Unigal, Ciamis. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here