Khofifah Berencana Ubah Transportasi Umum Jatim

0
87
Khofifah Berencana Ubah Transportasi Umum Jatim Mirip Jakarta
Foto : Khofifah Indar Parawansa (RMOL)

JATIM,- Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa, mendatangi kediaman Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di Istana Kepresidenan, DKI Jakarta, Selasa (18/06/2019).

Melansir dari halaman Detikfinance, Selasa (18/06/2019), Khofifah telah mengajukan beberapa prososal kepada Presiden RI Jokowi, terkait perubahan konektivitas transportasi umum di beberapa daerah Jawa Timur.

“Kami menyampaikan bahwa ada 2 Rancangan Peraturan Presiden (Raperpres) yang sejauh ini telah dibahas di Menko Perekonomian. Setelah itu, kami hanya ingin tanggapan secara rinci dari Presiden atas hal itu,” ucap Khofifah.

Khofifah mengatakan, saat ini Raperpres tengah disusun mengenai proses terbentuknya Gerbang Kertasusila (Gresik – Bangkalan – Mojokerto – Surabaya – Bangkalan – Lamongan). Konektivitas Gerbang Kertasusila tengah dipersiapkan untuk kemajuan ekomoni di masa yang akan datang.

Sejauh ini, di Jakarta telah terdapat 3 ring, dan sekarang masih proses pengadaan 4 ring tambahan. Kota Surabaya yang merupakan Kota Megapolitan masih belum memiliki ring.

“Bisa dibayangkan Kota tersebut akan semakin maju kedepannya,” ungkap Khofifah.

Mengatasi Kepadatan

Khofifah berharap, Gerbang Kertasusila yang nantinya tersambung secara resmi bisa mengatasi kepadatan sejumlah alat transportasi darat. Karena saat ini masih sering dijumpai adanya keluar masuk mobil logistik, baik itu pengiriman barang ekspor-impor dan lain sebagainya.

“Kita tak bisa bayangkan Jawa Timur kedepan seperti apa dan bagaimana. Mengingat, saat ini beberapa Kota kecil sudah mulai memadati jalan raya, baik di hari aktif atau libur,” katanya.

Meningkatkan Ekonomi

Dengan diberlakukan pembentukan Gerbang Kertasusila, transportasi umum di Jawa Timur akan berjalan lancar. Selain itu, hal tersebut juga digunakan sebagai pertumbuhan ekonomi di masa depan.

Khofifah juga menegaskan, kontribusi industri dari PDRB di Jatim mencapai 30%. Dengan ini, perkembangan industri dan ekonomi di Jawa Timur akan semakin maju kedepannya.

“Maka dari itu, sejumlah titik tol yang berdiri telah diusulkan untuk membuka exit toll. Sehingga, akan ada ekonomi yang tumbuh dari hal itu. Ini merupakan jalan terbaik untuk meningkatkan kemajuan industri dan ekonomi,” jelas Khofifah. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here