Keringat Berlebih di Area Kewanitaan dan Mengatasinya

keringat berlebih di area kewanitaan
ilustrasi keringat berlebih di area kewanitaan (foto: dokter)

Reportasee.com – Keringat berlebih di area kewanitaan sebenarnya bisa Anda atasi dengan mudah. Keringat yang berlebihan di area kewanitaan pastinya dapat menimbulkan masalah pada kesehatan. Termasuk mengganggu penampilan serta kenyamanan Anda dalam beraktivitas.

Cuaca yang lembab serta paparan panas dari sinar matahari bisa menyebabkan seseorang lebih mudah dalam mengeluarkan keringat. Khususnya pada bagian tubuh tertutup, salah satunya di bagian area kewanitaan.

Kondisi cuaca yang panas bisa menjadikan area tubuh menjadi lembab hingga seperti mandi keringat. Hal itu ternyata juga dapat menimbulkan beragam masalah pada kesehatan.

Ada beberapa penyebab yang menjadi pemicu munculnya keringat di sekitar area kewanitaan. Pada dasarnya, keringat yang keluar adalah kondisi lazim dan sebagai cara alami tubuh untuk mendinginkan diri.

Beberapa bagian pada tubuh terdapat konsentrasi folikel rambut sehingga kelenjar keringat memproduksi keringat lebih tinggi daripada bagian lainnya. Ini terjadi tepat di sekitar bagian kulit kepala, ketiak dan selangkangan.

Meski demikian, Anda tak perlu khawatir karena Ada beberapa cara untuk atasi keringat berlebih yang ada pada bagian kewanitaan.

Melansir dari Prevention, yakni pakar kulit di Massachusetts, Joyce Imahiyerobo-Ip, MD, menyebutkan bahwa kebanyakan wanita lebih cenderung memperhatikan keringat pada area tersebut. Biasanya hal itu terjadi saat temperature dalam kondisi panas, atau sat melakukan olahraga berat dan intens.

Joyce juga mengemukakan bahwa stres bisa menjadi salah satu faktor pemicu keluarnya keringat.

Selain itu, hal lainnya yang harus Anda sadari yaitu aroma tak sedap kerap kali muncul pada area selangkangan akibat keringat yang berlebih.

Menurut pakar kulit dari New York, Suzanne Friedler, hal itu dapat terjadi karena area kewanitaan termasuk tempat dari dua jenis kelenjar keringat yang berbeda-beda.

Cara Mengatasi Keringat Berlebih di Area Kewanitaan

Perlu Anda ketahui, bagaimana cara mengatasi keringat berlebih yang timbul di sekitar area kewanitaan. Karena pada area tersebut terdapat kelenjar yang bernama apokrin. Kelenjar tersebut yang dapat menyebabkan timbulnya bau badan dan biasanya muncul pada bagian ketiak.

Tubuh manusia umumnya banyak memproduksi kelenjar ekrin yakni kelenjar penghasil keringat. Kelenjar ini akan berfungsi sebagai kelenjar untuk mendinginkan tubuh.

Munculnya keringat di sekitar area kewanitaan sebenarnya sangat normal dan umum terjadi. Meski demikian, Anda bisa melakukan beberapa cara untuk meminimalisir terjadinya keringat berlebih.

Berikut ini ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi masalah keringat yang berlebihan pada area kewanitaan.

Pemilihan Pakaian Dalam

Cara yang pertama untuk atasi keringat berlebih di sekitar area kewanitaan yakni pemilihan pakaian dalam yang harus tepat khususnya memilih bahan pada celana dalam.

Untuk mengatasinya, Anda harus menghindari penggunaan celana dalam yang menggunakan bantalan dan panty liners. Karena produk tersebut tidak mampu dalam menyerap keringat.

Baca:  Fakta Unik Instagram Reels, Lebih Baik dari TikTok?

Bahkan, celana dalam yang menggunakan panty liners ini dapat memicu timbulnya keringat yang lebih banyak lagi.

Maka dari itu, sebaiknya Anda gunakan celana dalam yang berukuran sedikit longgar dan berbahan katun.

Jika keringat berlebih Anda muncul karena sehabis olahraga, maka Anda lebih baik segera mengganti celana dalam Anda. Hal ini tentunya untuk menghindari timbulnya masalah yang lainnya.

Ganti Pakaian Setelah Berkeringat

Melakukan aktivitas berat seperti olahraga tentunya membuat Anda memproduksi keringat yang lebih banyak.

Anda harus upayakan untuk selalu mengganti pakaian Anda setelah berkeringat, termasuk pada pakaian dalam.

Kemunculan keringat dapat membuat orgam ini terasa lembab dan akhirnya memberi peluang bagi jamur dan bakteri tumbuh.

Hal itu juga akan membuat orgam intim terasa gatal dan perih seperti terbakar. Dengan mengganti pakaian dalam saat berkeringat, maka akan meminimalisir area kewanitaan tetap kering dan bebas dari keringat.

Bercukur

Anda harus pastikan rambut yang terdapat di sekitar area kewanitaan Anda tetap pendek. Hal ini akan membantu dalam meminimalisir keringat yang berlebih.

Metode bercukur ini juga menjadi salah satu cara untuk mengatasi keringat berlebih.

Rambut yang lebat pada sekitar area tersebut dapat memicu keluarnya keringat yang justru lebih banyak lagi.

Selain itu, keberadaan rambut terlalu lebat dapat menimbulkan aroma yang tak sedap. Karena itu, sebisa mungkin Anda perlu mencukurnya cukup pendek guna mengatasi masalah tersebut.

Untuk atasi masalah keringat berlebih yang ada di sekitar area kewanitaan, maka sebaiknya Anda gunakan pembersih atau sabun yang sesuai. Seperti halnya pemakaian bedak yang mampu mengatasinya tanpa menimbulkan efek sensitif maupun alergi.

Selain itu, Anda juga perlu menghindari penggunaan sabun batang atau sabun cair yang memiliki kandungan keras.

Dengan Anda menjaga kebersihan pada area kewanitaan ini dapat membantu Anda dalam mengatasi keringat berlebih, sekaligus menghilangkan aroma yang tidak sedap.

Pemakaian produk pembersih yang sesuai akan menjadi cara untuk atasi keringat berlebih di sekitar area kewanitaan Anda.

Konsultasikan dengan Dokter

Munculnya keringat di area kewanitaan sebenarnya tergolong normal. Namun jika keluarnya terlalu berlebihan,  maka Anda harus konsultasikan dengan dokter. Sehingga, Anda pun akan mendapatkan penanganan lebih tepat agar bisa menghindari masalah tersebut yang lebih parah.

Keringat yang timbul pada area kewanitaan tak perlu Anda takuti. Namun, jika kondisinya sangat mengganggu, Anda bisa menerapkan tiga cara tersebut.

Perawatan pada area kewanitaan penting Anda lakukan untuk menjaga kesehatan. Anda bisa menerapkan cara-cara tersebut untuk mengatasi keringat berlebih. Namun, jika masalah tersebut semakin parah, maka Anda sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk pengobatan yang tepat.