28.6 C
Indonesia
Senin, November 18, 2019
No menu items!

Kementerian BUMN Dihapus, Super Holding Dibentuk

Wajib Baca

Ivan Rakitic Inginkan Pergi Dari Barcelona

Reportasee.com,- Ivan Rakitic ingin segera pergi dari FC Barcelona dalam waktu dekat. Sejatinya, pemain berusia 31 tahun...

NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi

Reportasee.com, - NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi. NASA secara resmi menamai sebuah batu...

Hisense Siapkan Baterai Jumbo Kapasitas 10.010 mAh

Reportasee.com, - Hisense Siapkan Baterai Jumbo Berkapasitas 10.010 mAh. Hisense memang nyaris tidak terdengar lagi gaungnya di...

JAKARTA,- Pemerintah berencana menghapus Kementerian BUMN dan membentuk sejumlah holding Badan Usaha Milik Negara yang nantinya akan mengarah pada pembentukan super holding.

Menteri BUMN, Rini Soemarno menjelaskan, super holding itu nantinya akan terdiri dari beberapa holding-holding BUMN, yang akan menaungi seluruh BUMN yang ada sesuai dengan sektornya bidangnya masing-masing.

“Nantinya, itu akan menjadi seperti Temasek (Singapura) ataupun Khazanah (Malaysia),” jelas Rini di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (15/4).

Rini mengakui, dari segi kewenangan, nantinya super holding itu akan setara dengan Kementerian BUMN. Sehingga, ia pun mengungkapkan, bisa saja Kementerian ini akan ditiadakan dengan lahirnya super holding tersebut.

“Ya, Kementerian BUMN akan hilang. Jadinya, nanti ada super holding,” ujar Rini.

Dia memastikan, meskipun nantinya Kementerian BUMN akan digantikan dengan super holding BUMN, namun kontrol pemerintah terhadap para BUMN itu tidak akan berubah dan tetap akan seperti semula. Sebab, nantinya super holding itu akan berada langsung di bawah pengawasan Presiden.

Rini juga menambahkan, ide super holding gagasannya langsung dari Presiden Jokowi. Super holding dibuat dengan tujuan supaya pengelolaan BUMN menjadi lebih profesional.

Karena, fungsi pengawasan untuk super holding itu akan dilakukan oleh para profesional, serta tidak lagi berada di bawah pengawasan birokrasi sebagaimana saat berada di bawah kementerian.

“Peran pemerintah tidak hilang dong, pemegang sahamnya pemerintah kok. Jadi, nanti super holding itu juga langsung ke Presiden. Cuma, bentuknya itu bukan seperti birokrasi atau kementerian,” pungkasnya. ***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

Ivan Rakitic Inginkan Pergi Dari Barcelona

Reportasee.com,- Ivan Rakitic ingin segera pergi dari FC Barcelona dalam waktu dekat. Sejatinya, pemain berusia 31 tahun...

NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi

Reportasee.com, - NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi. NASA secara resmi menamai sebuah batu es kecil di luar Pluto....

Hisense Siapkan Baterai Jumbo Kapasitas 10.010 mAh

Reportasee.com, - Hisense Siapkan Baterai Jumbo Berkapasitas 10.010 mAh. Hisense memang nyaris tidak terdengar lagi gaungnya di Indonesia, meskipun ponsel besutannya tampak...

Liverpool Kalahkan Manchester City Dengan Skor 3 – 1

Reportasee.com,- Liverpool berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor akhir 3 - 1. Partai ke-13 Liga Primer Inggris itu telah memanas di Anfield...

Ampuh! Cara Menghilangkan Bau Ketiak

Reportasee.com - Ternyata, cara menghilangkan bau ketiak sangatlah mudah. Tapi, biar hasilnya efektif dan permanen, sebaiknya kamu mengenali sumber yang penyebab ketiak kamu menjadi...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -