Karakter Suami Ideal, Yuk Ketahui Semuanya Di Sini!

0
16
Foto : thebridedept.com

Karakter Suami Ideal, Yuk Ketahui Semuanya Di Sini! Setiap lelaki pasti ingin menjadi suami serta bapak yang ideal dalam memimpin rumah tangganya. Namun, menjadi suami seperti itu tentunya bukanlah hal mudah, terlebih ideal dalam pandangan Islam, kecuali bagi lelaki yang bertakwa kepada Allah.

Rasulullah pernah bersabda mengenai sosok kepala rumah tangga ideal dalam pandangan Islam, yaitu lelaki yang paling baik perlakuannya terhadap keluarganya. Dan tidak ada yang lebih baik Rasulullah dalam bergaul dengan keluarga.

Seorang kepala rumah tangga wajib bergaul dengan baik kepada keluarganya (istri dan anak-anak), terlebih kepada anak perempuan. Ia harus sabar menghadapi lemahnya akal mereka dan akhlak yang kurang sopan, dan juga harus mencurahkan kasih sayang untuk mereka.

Karakter Suami Ideal

Shalih dan Taat Beribadah

Ukuran kemuliaan manusia di sisi Allah adalah ketakwaan dan keshalihan dari hamba-Nya. Suami yang taat kepada Allah pasti akan mudah dalam urusannya, termasuk dalam bergaul dengan keluarganya. Dengan ketakwaan seorang suami, ia akan bisa menjaga batasan yang telah terdapat dalam syariat Islam.

Baca:  Ide Bisnis Sederhana Modal Kecil Minim Resiko, Cocok untuk Siapa Saja

Bertanggung Jawab Memberi Nafkah Keluarga

Salah satu kewajiban utama seorang kepala keluarga adalah memberikan nafkah yang baik kepada anggota keluarganya. Hal ini juga yang menjadi salah satu sebab ia menjadi sebagai pemimpin dalam rumah tangga.

Rasulullah pernah di tanya mengenai hak istri atas suami, lalu beliau bersabda: “Hendaknya suami memberi makanan untuk istrinya seperti apa yang ia makan, memberi pakaian istri seperti yang ia pakai, jangan memukul wajah, jangan mendokan keburukan bagi istri (mencelanya), serta jangan mendiamkannya kecuali di dalam rumah.

Memperhatikan Pendidikan Agama Anggota Keluarga

Salah satu karakter suami ideal dalam rumah tangga Islam adalah memperhatikan pendidikan agama istri dan anak-anaknya. Ia tidak akan membiarkan keluarganya hidup tanpa fondasi agama yang kokoh.

Baca:  Hutan Pakal, Pesona Alami Ujung Barat Surabaya Jatim

Seorang sahabat nabi bernama Malik bin al-Huwairits beserta kaumnya pernah mengunjungi Rasulullah selama dua puluh hari demi mempelajari al-Qur-an dan sunnah. Kemudian, Rasulullah memerintahkan mereka untuk pulang dan mengajarkan ilmu yang mereka dapat kepada keluarganya.

Pembimbing dan Motivator

Suami merupakan pemimpin rumah tangga. Di mana, ia bertanggung jawab terhadap segala kebaikan dan keburukan anggota keluarganya. Oleh karenanya, suami yang baik akan terus membimbing dan memotivasi anggota keluarga untuk terus berbuat baik dan taat terhadap perintah Allah.

Membimbing dan memotivasi anggota keluarga untuk melakukan kebaikan juga harus dilakukan dengan memberikan contoh nyata. Mengajak istri dan anak-anaknya melakukan amal yang ada dalam syariat agamanya.

karakter suami ideal
Foto : idntimes

Bersikap Baik dan Sabar dalam Menghadapi Kelakuan Buruk Anggota Keluarga

Sabar dalam menghadapi tingkah laku istri dan anak-anak juga merupakan salah satu karakter suami ideal dalam rumah tangga Islam. Seorang suami yang bijak akan dapat memaklumi kelemahan dan kekurangan istri maupun anak-anaknya.

Baca:  Mengunduh Youtube MP3 Lebih Mudah Dan Praktis Tanpa Menggunakan Aplikasi

Suami yang beriman akan selalu menggunakan pertimbangan akal sehatnya saat menghadapi tingkah laku anggota keluarga. Kemudian, ia akan bersabar dan tetap bersikap baik terhadap mereka, seraya terus menasihati dan meluruskan kesalahan anggota keluarga agar menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Selalu Mendoakan Kebaikan untuk Istri dan Anak

Seorang suami yang ideal pasti akan selalu berdoa untuk kebaikan istri dan anak-anaknya. Bukan hanya kebaikan untuk dunia mereka, tetapi juga akhiratnya. Hal ini juga bisa menjadi salah satu penyebab datangnya hidayah untuk anggota keluarga.

Itulah beberapa karakter suami ideal dalam rumah tangga Islam yang perlu Anda ketahui. Jangan lupa untuk terus berdoa kepada Allah agar diberi kemudahan dalam memimpin dan membimbing keluarga di dalam syariat-Nya.