Kalapas Ciamis Klaim Rutin Berikan Warning ke Sipir

0
514
Kalapas Ciamis Klaim Rutin Berikan Warning ke Sipir

Reportasee.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan/ Kalapas Ciamis sudah seringkali memberikan warning (peringatan) kepada para petugas atau sipir terkait pengamanan di lingkungan Lapas Kelas IIB Ciamis.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Ciamis, Zainal Arifin, menegaskan, pengamanan di lingkungan Lapas Ciamis dijaga ketat.

Pihaknya memastikan, barang haram seperti narkoba dan alat elektronik tidak bisa masuk ke area Lapas.  

Menurut Zainal, Kalapas Ciamis setiap apel selalu mewanti-wanti kepada para petugas terkait pengamanan di lingkungan Lapas.

Zainal menegaskan, pihaknya kecolongan menyusul penangkapan oknum petugas (sipir) yang diduga terlibat jaringan pengedar narkoba.    

Sebelumnya, Polres Ciamis berhasil membongkar jaringan pengedar narkoba di Lapas Ciamis.

Hal itu terungkap setelah oknum petugas Lapas Ciamis berhasil ditangkap atas dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso, saat menggelar konferensi pers, Kamis (07/11/2019), mengungkapkan, oknum petugas Lapas Kelas IIB Ciamis berhasil ditangkap Satnarkoba saat akan menyelundupkan sabu seberat 50,1 gram.

Petugas tersebut, kata Bismo, ditangkap di halaman depan Lapas Ciamis, tepatnya di sebuah warung. Rencananya, barang haram tersebut akan diselundupkan pelaku ke dalam area Lapas.

Selain oknum petugas Lapas, Polres Ciamis juga berhasil menangkap pembawa sabu berinisal AF (32), warga Bandung.  

Menurut Bismo, oknum petugas lapas berinisal AG, berperan sebagai penyalur narkoba ke dalam area Lapas.

Sedangkan AF, penyuplai atau pembawa narkoba yang akan diperjualbelikan di area Lapas.   

AG dan AF rencananya akan mengantarkan sabu kepada warga binaan Lapas, yakni AS dan RC. Menurut kedua pelaku, sabu seberat 50,1 gram tersebut dihargai Rp. 90 juta.  

Bismo menegaskan, tersangka AG dan AF dijerat Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here