KA Mutiara Selatan Terbakar di Tasikmalaya

5
224
Lokomotif KA Mutiara Selatan Terbakar di Jalur Tasikmalaya

TASIKMALAYA,- Kereta Api/ KA Mutiara Selatan menemukan masalah di lokomotif ketika menuju Bandung dari Malang, Kamis (16/4). Akibatnya, kereta mogok di Desa Walagar, Desa Kumulyaan, Kecamatan Manonja, Kabupaten Tasikmalaya.

Salah satu penjaga barang KA Mutiara Selatan, Djoko Kopra (30), mengatakan kereta sudah mulai berhenti sekitar pukul 06:00 pagi WIB.

“Sebelum kita berhenti total, ada asap tebal dan bau asap bercampur minyak di lokomotif. Dan ada api di lokomotif,” tandasnya, Kamis (16/05/2019).

Ketika asap menyebar, Joko melanjutkan, kecepatan kereta terus berkurang hingga akhirnya berhenti total. Beberapa penumpang ada yang turun. Tetapi dia meyakinkan bahwa meskipun insiden itu terjadi, tidak ada orang yang meninggal atau terluka.

Kereta itu sendiri baru dievakuasi ke Stasiun Tasikmalaya sekitar pukul 09.13 WIB usai ditarik kembali dengan bantuan lokomotif. Hingga hari Kamis sore, lokomotif KA Mutiara Selatan masih terlihat di Stasiun Tasikmalaya.

Penumpang Diangkut ke Stasiun Cibatu

Kepala Staf Stasiun Tasikmalaya, Syaeful Mukmin, mengatakan, kereta penumpang di kereta Mutiara Selatan telah diangkut untuk menerima bantuan dari Stasiun Cibatu, Kabupaten Garut.

Tentang lokomotif Kereta Api Mutiara Selatan yang sudah mengalami kerusakan, sejauh ini masih berada di Stasiun Tasikmalaya.

“Kami tidak tahu di mana mendapatkan lokomotif yang rusak, belum ada informasi mau di bawa ke Bandung atau Jogja,” katanya.

Syaeful mengatakan, pihaknya masih belum tahu persis penyebab kerusakan lokomotif itu. Dia mengaku hanya tahu bahwa kereta hanya memiliki masalah di lokomotif.

“Kita mendapat laporan dari Stasiun Awipari tentang gangguan lokomotif,” katanya.

Saat gangguan di bagian lokomotif jalur Kereta Api Mutiara Selatan terjadi, beberapa penumpang turun dan pergi ke Stasiun Tasikmalaya. Mereka memutuskan turun di lokasi kereta mogok. Bagi penumpang yang melanjutkan perjalanan ke Bandung, perjalanan harus ditunda hingga tiga jam.

“KA Mutiara selatan harusnya tiba di Stasiun Tasikmalaya pada pukul 05.31 WIB. Tetapi karena kejadian itu, kereta api ini tiba di Stasiun Tasikmalaya bergeser 240 menit dari jadwal semula. Kami mengumumkan penundaan dan memberikan layanan “Service Recovery” kepada Penumpang KA Mutiara Selatan,” jelasnya.

Selain dampak pada perjalanan KA Mutiara Selatan, insiden itu juga menyebabkan beberapa kereta lain mengalami penundaan karena mogok pada jalur tunggal.

Namun hal ini tidak terlalu dan tidak terlalu menjadi masalah, karena yang terganggu adalah KA Pasundan dan Serayu dengan tujuan Pasar Senen, Jakarta. ***

5 KOMENTAR

  1. Sudah dijelaskan oleh pihak Humas Daop terkait. Bahwa kebakaran yang dimaksud bukanlah bagian turbo seperti yang sempat beredar di masyarakat. Melainkan teknis umum lainnya. Penumpang dalam gerbong telah diberangkatkan kembali dengan loko cadangan dan tanpa mengganggu perjalanan kereta lainnya.

  2. Gangguan tersebut langsung diatasi oleh pihak KAI dan untungnya tidak menganggu perjalanan kereta lainnya. Semoga perjalanan kereta api semakin lancar tanpa adanya gangguan.

  3. Manajemennya kereta api bagaimana ya kok bisa cepet, aku biasanya naik bis kalau masalah harus macet dan nunggu lama bahkan pernah bermalam di lampung gara2 bisnya mogok. Andai semua transportasi bisa membuat manajement transportasinya seperti keret api pasti cakep tu.

  4. Disaat kita malas keluar rumah karena menahan lapar, pekerja kereta api dengan sigap mengatasi hambatan-hambatan yang terjadi di lapangan.

    Respek buat tim KAI yang cepat tanggap.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here