Jupiter Muda Dihantam Planet yang Baru Lahir

0
807
Jupiter Muda Dihantam Planet yang Baru Lahir
Foto : Jupiter Muda

Reportasee.com,- Jupiter muda dihantam oleh planet besar yang baru lahir. Inti Jupiter mungkin masih belum pulih dari tabrakan yang terjadi sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu.

Melansir dari Kompas.com, Jumat (16/08/2019), tabrakan kolosal antara Jupiter muda dan planet yang masih terbentuk di tata surya sekitar 4,5 miliar tahun lalu, dapat menjelaskan bacaan mengejutkan dari pesawat ruang angkasa Juno NASA.

Para astronom dari Rice University dan China Sun Yat-sen University menjelaskan, pembacaan gravitasi Juno yang sebelumnya membingungkan telah menunjukkan bahwa inti Jupiter kurang padat dan lebih luas dari yang diharapkan.

“Itu menunjukkan bahwa sesuatu yang terjadi telah menggerakkan inti Jupiter, dan di situlah dampak raksasa berperan,” kata Andrea Isella, salah seorang astronom Rice University.

Terjadinya Tabrakan Jupiter Muda

Anggota fakultas China Sun Yat-sen University, Shang-Fei Liu mengatakan, perhitungan termasuk perkiraan probabilitas tabrakan berada di bawah skenario yang berbeda dan distribusi sudut dampak.

Dalam semua kasus, Liu dan rekannya menemukan bahwa ada kemungkinan 40% bahwa Jupiter muda akan menelan embrio planet dalam beberapa juta tahun pertamanya.

Selain itu, planet itu memproduksi “fokus gravitasi yang kuat” yang diproduksi secara massal sehingga tabrakan langsung lebih sering terjadi.

Isella mengatakan, skenario tabrakan menjadi lebih menarik setelah Liu menjalankan model komputer 3D yang menunjukkan bagaimana tabrakan akan mempengaruhi inti Jupiter.

“Karena padat, ia datang dengan banyak energi. Penabrak itu seperti peluru yang menembus atmosfer dan mengenai inti secara langsung,” kata Isella.

Penelitian Tentang Jupiter Muda

Isella mengatakan, teori-teori terkemuka pembentukan planet menunjukkan bahwa Jupiter muda bermula sebagai planet padat, berbatu atau es yang kemudian mengumpulkan atmosfer tebal.

Ia juga menambahkan bahwa perhitungan terhadap dampak tersebut telah terjadi 4,5 miliar tahun yang lalu.

Misi Juno dirancang untuk membantu para ilmuwan agar lebih memahami asal-usul dan evolusi Jupiter. Pesawat ruang angkasa yang diluncurkan pada 2011 membawa instrumen untuk memetakan medan gravitasi dan magnet Jupiter dan menyelidiki struktur internal planet yang dalam.

Penelitian ini didukung oleh NASA, National Science Foundation dan Swiss National Science Foundation. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here