Jawa Berpotensi Tsunami, Para Ahli Siagakan Warga

0
113
Jawa Berpotensi Tsunami, Para Ahli Siagakan Warga
Foto : Tsunami

Tsunami berpotensi besar di Selatan Jawa, para ahli siagakan warga untuk melakukan beberapa hal penting. Yang mana mereka harus lebih cekatan untuk menyelamatkan diri dari bencana mengerikan itu.

Dikutip dari Kompas.com, Senin (22/07/2019), hingga kini banyak rumor mengabarkan bahwa gelombang tsunami setinggi 20 meter disertai gempa dengan magnitudo 8,8 SR tengah viral di media sosial.

Meski begitu, warga Jawa tidak perlu panik akan hal itu. Sebab para ahli telah mengisyaratkan warga untuk melakukan beberapa hal berikut ini, antara lain;

Mengetahui Ciri-ciri Tsunami

Ciri-ciri tsunami harus diketahui sejak dini. Karena tak kan ada yang tahu kapan bencana besar itu akan tiba dan menyapu bersih tanah kelahiran.

Menurut para ahli dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Abdul Muhari, warga sekitar harus tahu 2 ciri utama terjadinya bencana itu. Keduanya adalah bencana yang jarang terjadi namun berisiko sangat besar dan bencana yang sering terjadi namun berrisiko kecil hingga medium.

Ingat Sejarah 20-20-20

Di samping itu, pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan, warga harus paham tentang sejarah 20-20-20. Lebih tepatnya para individu yang saat ini tinggal di sekitar pantai.

Kepala Pusat Data, Humas dan Informasi BNPB, Agus Wibowo mengutarakan, mengingat sejarah 20-20-20 adalah salah satu upaya untuk berlingung dari tsunami.

“Warga harus melarikan diri ke bangunan setinggi 20 meter setelah merasakan gempa selama 20 detik. Karena akan ada potensi bencana dalam 20 menit,” ujarnya.

Menggunakan Aplikasi InaRISK

Aplikasi InaRisk adalah layanan untuk mengetahui potensi bencana besar yang mungkin saja terjadi.

Para warga sekitar hanya perlu memilih jenis bencana dan memasukkan nama daerah pada aplikasi itu untuk mengetahui potensi terjadinya tsunami.

Selain menyajikan berita tentang bencana, aplikasi ini juga menginformasikan langkah pencegahan dan penyelamatan dari bencana saat para pengguna berada di daerah itu.

Berkaca dari Tsunami di Jepang

Abdul Muhari juga mengingatkan warga untuk berkaca pada bencana alam mengerikan yang terjadi di Jepang tahun 2011.

Ia terus menghimbau agar warga tidak bertempat tinggal di daerah yang berjarak 3 kilometer dari pantai.

Kedepannya, pihak Pemerintah sangat diharap untuk menyediakan pra sarana evakuasi terhadap tsunami bagi para korban dimana saja mereka berada. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here