Jalur Mudik Lebaran di Jabar sudah siap, Cisumdawu Sebagian

0
113
Jalur Mudik Lebaran di Jabar sudah siap, Cisumdawu Sebagian
Sejumlah truk melintasi proyek pembangunan Jalan Tol Sejumlah truk melintasi proyek pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (8/5/2019), Istimewa.

BANDUNG, – Jalur mudik lebaran di Jabar sudah siap, Cisumdawu Ssagian. Secara umum jalur mudik lebaran di Jawa Barat sudah siap untuk digunakan. Salah satunya yaitu Tol Cisumdawu (Cileunyi, Sumedang, Dawuan). Namun, Tol Cisumdawu baru bisa digunakan sebagian untuk digunakan sebagai jalur mudik.

Dirlantas Polda Jabar Kombes Mohamad Aris mengungkapkan jalur mudik di Jawa Barat sudah siap digunakan. Pihaknya telah beberapa kali melakukan pengecekan terhadap jalur tol serta jalur biasa.

“Beberapa kali cek jalur tol maupun non tol alhamdulillah sudah siap semua. Rest area di tol serta non tol sudah siap serta disiapkan semua oleh pemerintah daerah maupun Kepolisian,” ungkap Aris di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (28/5/2019).

Untuk tol Cisumdawu, Mohamad Aris mengungkapkan masih belum bisa digunakan seluruhnya. Hanya 5,5 km yang bisa dipergunakan dengan hanya satu jalur sebagai antisipasi kemacetan di yaitu Cadas Pangeran.

“Yang bisa lewat hanya mobil kecil, motor pun tidak kita sarankan lewat situ. Mobil besar gak bisa lewat karena di situ kecepatan dengan rambu-rambu belum lengkap,” ujar Mohamad Aris.

Dengan demikian, jalur Cisumdawu yang dapat digunakan antara lain mulai dari Pamulihan hingga Rancakalong Sumesertag. Menurutnya paling cepat laju kendaraan di jalur alternatif itu hanya bisa menempuh 40-50 km per jam.

“Dua hari lalu [Cisumdawu] sudah dibuka, hanya nanti akan ditempatkan petugas di situ untuk “mengerem” kendaraannya,” ujar Mohamad Aris.

Selain itu, jika terjadi kepadatan arus lalu lintas di pintu tol Cileunyi, Mohamad Aris memastikan pintu tol Gede Bage masih belum bisa digunakan.

“Meskipun macet di Cileunyi, [Gedebage] tidak dipakai, nanti ke luarnya di tempat lain,” ujar Mohamad Aris.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, mengungkapkan penggunaan jalur tersebut hanya bersifat situasional. Jika jalur utara serta selatan Jawa Barat sudah tidak memungkinkan, maka fungsi Cisumdawu baru akan dioptimalkan.

“Apabila diperlukan saja. Kalau ada kepadatan baru nanti akan kami arahkan,” pungkas Trunoyudo.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here