28.7 C
Indonesia
Senin, November 18, 2019
No menu items!

Harga Tembakau di Jember Anjlok, Petani Ngeluh ke Dewan

Wajib Baca

Ivan Rakitic Inginkan Pergi Dari Barcelona

Reportasee.com,- Ivan Rakitic ingin segera pergi dari FC Barcelona dalam waktu dekat. Sejatinya, pemain berusia 31 tahun...

NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi

Reportasee.com, - NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi. NASA secara resmi menamai sebuah batu...

Hisense Siapkan Baterai Jumbo Kapasitas 10.010 mAh

Reportasee.com, - Hisense Siapkan Baterai Jumbo Berkapasitas 10.010 mAh. Hisense memang nyaris tidak terdengar lagi gaungnya di...

Reportasee.com – Sejumlah aktivis dan pegiat pertembakauan, serta perwakilan perusahaan penampung tembakau pabrikan, mendatangi Kantor DPRD Jember, Kamis (10/10/2019) siang. Kedatangan mereka untuk menyuarakan aspirasi petani melalui rapat dengar pendapat perihal anjloknya harga tembakau.

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Kasturi Jember, Abdurrahman, mengatakan, saat ini harga tembakau anjlok. Harga perkilogramnya hanya berkisar Rp 13.000 untuk jenis tembakau kasturi. Artinya, harga penjualan tidak sesuai bahkan terbilang sangat jauh dari harapan petani.

“Sering menjadi masalah ketika petani tembakau kasturi di Jember, 75 persen tidak mengeringkan tembakaunya sendiri. Mereka menjualnya dalam bentuk tembakau setengah kering. Memang daunnya kering, tapi untuk gagangnya tetap hijau. Mereka tidak memproses untuk siap kirim ke pabrik, sehingga 25 persennya itu pengusaha yang memprosesnya sampai siap dikirim ke pabrik,” ungkapnya.

Hal berbeda disampaikan Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jember, Suwarno. Pihaknya lebih menitikberatkan perhatian pada pembinaan petani tembakau dan memperbaikinya secara kualitas. Sehingga petani mampu membangun pola kemitraan usaha yang baik dan sehat.

Menurut Suwarno, mendengarkan keluh-kesah, aspirasi masyarakat, itu memang tugas anggota dewan. Terlebih dari pantauan pihaknya di lapangan, tanaman tembakau tembakau jenis Na-Ogs ada sekitar 4000 hektar. 2500 Na-Ogs tanaman awal ada di daerah selatan.

Lalu Na-Ogs tradisional itu berada di daerah utara dan ini sudah 50 persen yang menjalin kemitraan. Meski pihaknya belum bisa mengcover semuanya bermitra, namun pihaknya mengupayakan agar petani tembakau yang belum bermitra bisa dicover semuanya. Juga, pihaknya perlu melakukan pendampingan agar petani mampu mencetak mutu yang dibutuhkan perusahaan.

Sementara Joko Prabowo, Perwakilan UPT Pengujian Sertifikasi Mutu Barang dan Lembaga Tembakau Jember, mengatakan, tidak ada kewenangan pihaknya untuk pengawasan dan membahas harga tembakau di pasaran. Lembaga tembakau tempat dirinya bekerja hanya berwenang untuk sistem keamanan dan penjaminan mutu produk pertembakauan.

“Jadi kami tidak ada kewenangan berbicara tentang harga tembakau di pasaran, kami hanya memverifikasi mutu untuk kualitas ekspor. Dan mekanisme mutu tembakau juga ditetapkan eksportir, ada sarana dan prasarana juga. Kalaupun ada permasalahan-permasalahan, harus kami diskusikan dengan pimpinan,” tegasnya.

Menanggapi berbagai aspirasi dan masukan tersebut, Anggota Komisi B Fraksi Pandekar DPRD Jember, Nyoman Aribowo, mengatakan, konsep pola kemitraan dengan perusahaan itu memang ada kekurangan dan kelebihannya. Namun, paling tidak dengan adanya kontrak kemitraan mampu menjamin hak dan kewajiban petani. Sehingga, bisnis pertembakauannya berjalan lebih stabil.

Menurut Nyoman Aribowo, kemitraan itu memang plus-minus. Plusnya karena aman pasarnya, pasti harganya dan ada pembinaan. Tapi terkadang, petani ketika harga lebih tinggi di pasar, ini macam-macam perspektifnya, sepertinya enak kalau jual diluar, itu juga problem.

“Tetapi kalau kuat modal dan tau kondisi pasar, ya mungkin lebih menguntungkan. Kami katakan bermitra itu lebih aman dan berkelanjutan, lebih stabil dan tidak terlalu banyak keluhan berarti seperti mandiri,” pungkasnya. ***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

Ivan Rakitic Inginkan Pergi Dari Barcelona

Reportasee.com,- Ivan Rakitic ingin segera pergi dari FC Barcelona dalam waktu dekat. Sejatinya, pemain berusia 31 tahun...

NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi

Reportasee.com, - NASA Merubah Nama Batu Es Akibat Dituduh Berkonotasi Nazi. NASA secara resmi menamai sebuah batu es kecil di luar Pluto....

Hisense Siapkan Baterai Jumbo Kapasitas 10.010 mAh

Reportasee.com, - Hisense Siapkan Baterai Jumbo Berkapasitas 10.010 mAh. Hisense memang nyaris tidak terdengar lagi gaungnya di Indonesia, meskipun ponsel besutannya tampak...

Liverpool Kalahkan Manchester City Dengan Skor 3 – 1

Reportasee.com,- Liverpool berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor akhir 3 - 1. Partai ke-13 Liga Primer Inggris itu telah memanas di Anfield...

Ampuh! Cara Menghilangkan Bau Ketiak

Reportasee.com - Ternyata, cara menghilangkan bau ketiak sangatlah mudah. Tapi, biar hasilnya efektif dan permanen, sebaiknya kamu mengenali sumber yang penyebab ketiak kamu menjadi...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -