27.8 C
Indonesia
Sabtu, Oktober 19, 2019
No menu items!

Gerhana Matahari di Jupiter Diabadikan NASA

Wajib Baca

Lagi viral, 7 Manfaat Batang Pohon Pisang yang Tersembunyi

Pisang merupakan salah satu tananaman yang tidak asing lagi terdengar. Bahkan, buah ini juga menjadi favorit banyak...

Makanan Khas Bangka Belitung Ini Akan Membuat Anda Ketagihan

Bangka belitung sebuah daerah di indonesia yang ketika mendengarnya pasti merasa tidak asing lagi. Tapi taukah Anda apa...

Mitos BBM Irit Berikut Ternyata Salah Besar

Setiap pemilik kendaraan pasti menginginkan kendaraan mereka tidak terlalu boros terhadap bahan bakar bakar, hal tersebut tentu...

Reportasee.com,- Gerhana Matahari di Planet Jupiter telah diabadikan oleh NASA beberapa waktu lalu. Para peneliti telah menemukan Io yang merupakan salah satu bintang tata surya yang menonjol di Planet itu.

Melansir dari Forbes, Jumat (27/09/2019), Gerhana Matahari yang tercipta dari bulan vulkaniknya telah menjadi dunia vulkanisme mentah oleh atmosfer atau erosi. Fenomena ini didukung oleh tarian kompleks antara Matahari dengan Jupiter dan dua bulan terdekat lainnya, Europa dan Ganymede.

Ini adalah tempat pertama vulkanisme ekstraterestrial yang pernah ditemukan jauh di tahun 1979 ketika gumpalan api vulkanik terlihat ditembakkan ke luar angkasa.

Para peneliti berfokus pada geologi yang aneh yang dipicu oleh gelombang pasang. Bidikan bayangan Io yang menjulang ke pusaran Van Goghian di Jupiter, menunjukkan atau tidak mengungkapkan apa pun tentang kedua subjek tersebut.

Akan tetapi, fenomena itu sangat menakjubkan, begitu mengingatkan pada sinematografi fiksi ilmiah terbaik. Sehingga mereka tercengang pada fenomena yang muncul selama beberapa tahun lamanya.

Waktu Penangkapan Gerhana Matahari

Gambar Gerhana Matahari itu ditangkap oleh pesawat ruang angkasa NASA Juno pada 12 September 2019 ketika sedang melakukan penerbangan jarak dekat.

Itu mendekati 8.000 kilometer (hampir 5.000 mil) ke atap awan Jupiter berjalan dengan kecepatan sekitar 74.000 kilometer per jam (46.000 mil per jam) pada saat berlangsung.

Peneliti Jet Propulsion Laboratory NASA, Kevin M. Gill telah mengabadikan momen itu. Lantas ia mengatakan, dimana pun Anda berada di tata surya, gerhana itu bukanlah fenomena yang umum terjadi.

Fakta Tentang Gerhana Matahari

Gerhana Matahari di Jupiter tidak hanya mengandalkan Io. Tembakan dari tahun 2009 menunjukkan bahwa fenomena yang sangat langka telah terjadi di Jupiter dengan Io, Ganymede dan Callisto yang semuanya berhasil memblokir Matahari di berbagai sudut.

Sementara Gerhana di Planet lain yang diciptakan oleh bulan vulkanik dengan posisi sempurna mengingatkan banyak orang terhadap keindahan alam semesta.

Ini juga mendorong mereka untuk mengingat betapa beruntungnya melihat fenomena tersebut. Fakta itu tidak hanya menyaksikan aksi-aksi astronomi yang menakjubkan, tetapi juga menyaksikannya dari dekat dan bahkan memahaminya berkat kecerdasan ilmiah.***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Terbaru

Lagi viral, 7 Manfaat Batang Pohon Pisang yang Tersembunyi

Pisang merupakan salah satu tananaman yang tidak asing lagi terdengar. Bahkan, buah ini juga menjadi favorit banyak...

Makanan Khas Bangka Belitung Ini Akan Membuat Anda Ketagihan

Bangka belitung sebuah daerah di indonesia yang ketika mendengarnya pasti merasa tidak asing lagi. Tapi taukah Anda apa saja makanan khas Bangka Belitung...

Mitos BBM Irit Berikut Ternyata Salah Besar

Setiap pemilik kendaraan pasti menginginkan kendaraan mereka tidak terlalu boros terhadap bahan bakar bakar, hal tersebut tentu wajar mengingat mahalnya harga BBM...

Keindahan Wisata Air Panas Bukit Hitam

Alam memang tidak ada hentinya memberikan segala  pesonanya untuk kita semua, tidak terkecuali wisata air panas bukit hitam yang terletak di TWA Bukit...

Ini Dia Kuliner Lezat Di Jakarta Barat

Jika Anda sangat menyukai dunia kuliner, maka berburu kuliner di Jakarta Barat merupakan sesuatu hal yang salah satu hal yang harus dilakukan....
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -
%d blogger menyukai ini: